Home / EKONOMI

Selasa, 26 Januari 2021 - 13:46 WIB

Jokowi Resmikan Tol Lampung-Palembang, Jarak Tempuh 3 Jam

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Kayu Agung – Palembang sepanjang 42,5 Kilometer. Foto/Youtube Skekretariat Presiden

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Kayu Agung – Palembang sepanjang 42,5 Kilometer. Foto/Youtube Skekretariat Presiden

JAKARTA, BERITANUSA.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Kayu Agung – Palembang sepanjang 42,5 Kilometer. Jokowi mengatakan pembangunan tol yang baru diresmikan itu untuk pemerataan pembangunan.

“Jalan tol ini adalah poros terpenting dari jalan Tol Trans Sumatera. Poros utama backbone Sumatera bagian selatan, ruas terakhir yang menghubungkan pelabuhan Bakauheni, bisa tembus sampai ke Palembang,” kata Jokowi dalam video peresmian yang ditayangkan di akun Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (26/1).

Tol tersebut berjarak tempuh dari Bakauheni ke Palembang yang dengan 373 KM. Biasanya melalui jalan umum ditempuh dengan waktu 12 jam, kini hanya dibutuhkan 3 hingga 3,5 jam untuk perjalanan dari Bakauheni ke Palembang.

Menurut Jokowi, tol tersebut akan menjadi sebuah lompatan besar karena bisa memotong waktu tempuh perjalanan hingga 5 jam.

“Ini akan menjadi sebuah lompatan besar karena menghemat waktu, waktu tempuh hingga 75 persen dan efisiensi ini jelas akan memberikan kontribusi pada penurunan biaya logistik dan akan memberikan competitiveness, daya saing yang besar bagi Palembang dan juga Lampung,” ucap Jokowi.

Jokowi juga menuturkan mengenai dampak perekonomian dari pembangunan Tol Kayu Agung Palembang. Dia juga berharap ada pusat-pusat perekonomian di Sumatera, khususnya di Sumatera Selatan.

“Oleh sebab itu saya titip pada gubernur, bupati, wali kota agar jalan tol ini disambungkan pada sentra-sentra ekonomi, sentra-sentra pariwisata. Kawasan industri, sentra pertanian, sentra-sentra perkebunan sambungkan, berikan akses penghubung ke sana. Manfaat ekonominya akan bisa maksimal dan ini adalah tugas pemerintah provinsi, tugas pemerintah daerah, dan di sepanjang koridor jalan ini masih banyak lahan yang dapat dikembangkan sebagai kawasan yang produktif,” ujarnya.

“Ada potensi tadi sudah saya sampaikan ada potensi besar yang dikembangkan pertanian, perkebunan, pariwisata, pertambangan yang ini akan meningkatkan nilai ekonomi dari produk yang dihasilkan,” sambung Jokowi.

(set/pre)

Share :

Baca Juga

ilustrasi -- Pekerja mengerjakan proyek pembangunan rumah bersubsidi. Foto/Antara

EKONOMI

PUPR Gelontorkan Rp21 T Bantu Warga Miskin Miliki Rumah
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto/Antara

EKONOMI

Program Kartu Prakerja Bakal Berlanjut hingga 2022
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto/Pikiran Rakyat

EKONOMI

Pemerintah Tambah BLT Dana Desa Jadi hingga 12 Bulan
Suasana Bundaran Hotel Indonesia yang sepi pada 29 Maret 2020. Foto/MI/Ramdani

EKONOMI

Hanya 11 Persen Investasi Eropa di ASEAN Masuk ke RI
Ilustrasi pertanian di daerah pegunungan. (Foto: IST)

EKONOMI

Pemerintah Daerah Diharapkan Lebih Kreatif Kelola Ekonomi di Masa Pandemi
Pemerintah akan memberikan biaya ganti rugi atau kompensasi bagi penerima vaksin corona atau covid-19 yang mengalami efek samping atau kejadian ikutan pasca-vaksinasi, cacat ataupun meninggal dunia. Foto/Antara

EKONOMI

Kompensasi Efek Samping Vaksin Corona Bukan Tunai
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/AntaraMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/Antara

EKONOMI

Defisit APBN Oktober 2020 Tembus Rp764,9 T
ilustrasi -- Pekerja mengerjakan proyek pembangunan rumah bersubsidi. Foto/Antara

EKONOMI

Syarat Beli Rumah DP 0 Persen