Home / NASIONAL

Selasa, 16 Februari 2021 - 16:06 WIB

Jokowi Serahkan 12 Barang Gratifikasi Rp8,7 Miliar ke Negara

Presiden Joko Widodo. Foto/Antara

Presiden Joko Widodo. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan sebanyak 12 objek barang gratifikasi senilai Rp8,788 miliar. Barang tersebut diserahkan untuk ditetapkan menjadi barang milik negara (BMN).

Serah terima barang dilakukan oleh Sekretariat Negara bersama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mewakili pelapor gratifikasi menyerahkan kepada Plt Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Syarief Hidayat. Selanjutnya, diserahkan kepada Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

“Seluruh barang-barang gratifikasi yang telah dilaporkan oleh Presiden Joko Widodo kepada KPK ditetapkan menjadi milik negara dengan Keputusan,” ungkap Syarief Hidayat seperti dikutip dari situs DJKN, Senin (15/2).

“Sesuai peraturan, setelah Keputusan ditetapkan maka KPK wajib menyerahkan barang-barang dimaksud kepada Kemenkeu melalui DJKN,” sambungnya.

Serah terima barang gratifikasi ini merupakan tindak lanjut terbitnya Keputusan Pimpinan KPK Nomor 1527 tahun 2020 tanggal 27 Oktober 2020 tentang Penetapan Status Kepemilikan Gratifikasi, atas laporan Presiden RI Joko Widodo.

Pelaporan oleh Presiden adalah wujud kepatuhan Penyelenggara Negara sesuai amanat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002.

“Tuntas sudah proses yang harus dilakukan sesuai peraturan atas laporan gratifikasi oleh Bapak Presiden. Seluruh prosesi ini juga akan didokumentasikan menjadi lembaran negara,” kata Kasetpres Heru Budi Hartono.

Berikut 12 barang gratifikasi hasil laporan Presiden, di antaranya:

1. Satu buah lukisan bergambar Ka’bah
2. Satu kalung dengan taksiran emas 18 karat
3. Satu buah gelang dengan taksiran emas 18 karat
4. Satu pasang anting dengan taksiran emas 18 karat
5. Satu buah cincin dengan taksiran emas 18 karat
6. Satu buah jam tangan Bovet AIEB001
7. Satu buah cincin bermata blue sapphire 12,46 karat
8. Cufflink bermata blue sapphire 6,63 karat dan 8,01 karat
9. Satu buah pulpen berhias berlian 17,57 karat
10. Tasbih berbahan batu mulia (berlian dan blue sapphire)
11. Dua buah minyak wangi
12. Satu set Alquran

(set/pre)

Share :

Baca Juga

Massa aksi ANAK NKRI di Patung Kuda, Jumat (18/12/2020). Foto/Kompascom

NASIONAL

Massa Aksi 1812 di Patung Kuda Dibubarkan
Ilustrasi--Salah satu kotak hitam (black box) pesawat Lion Air JT-610 PK-LQP yang diyakini flight data recorder (FDR) telah ditemukan oleh Tim Gabungan Basarnas, Kamis (1/10) pagi. Foto/MI

NASIONAL

Kenapa Black Box Berbentuk Silinder dan Berwarna Oranye?
Kapolda Metro Jaya bersama Pangdam Jaya serta jajarannya melakukan sidak protokol kesehatan (prokes) di Stasiun Kota Jakarta Barat. Foto/Istimewa

NASIONAL

Kapolda Metro-Pangdam Siap Bikin Kios Masker Gratis
Simulasi vaksin covid-19 kepada tenaga medis. Foto/MI

NASIONAL

Tolak Sanksi Karena Vaksin Hak Warga Negara
Presiden Joko Widodo tengah rapat bersama jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju. Foto/Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay

NASIONAL

Tembus Satu Juta, Jokowi Gelar Ratas Bahas Corona
Sekretariat Presiden menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas rekor Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia secara Daring oleh Peserta Terbanyak. Acara penyerahan penghargaan dilakukan di Gedung III Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, pada Senin, 17 Agustus 2020. Foto: BPMI Setpres/Lukas

NASIONAL

Sekretariat Presiden Terima Rekor MURI
Buruh unjuk rasa tolak omnibus law. Foto/Ist

NASIONAL

9 Alasan Buruh Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law
Warga berjalan melintasi banjir di Kebon Pala, Jatinegara, Selasa (22/9). Banjir tersebut terjadi karena luapan Sungai Ciliwung. Foto/Antara

NASIONAL

Pemprov DKI Didesak Buka Dokumen Evaluasi Banjir