Home / NASIONAL

Selasa, 16 Februari 2021 - 18:32 WIB

Jokowi Targetkan Produksi Vaksin Merah Putih Akhir 2021

Presiden Joko Widodo telah disuntik vaksin Covid-19 untuk yang pertama kali di Indonesia bersama sejumlah pejabat tinggi negara, kepala lembaga, tokoh agama hingga tokoh masyakarat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1). Foto/Setneg

Presiden Joko Widodo telah disuntik vaksin Covid-19 untuk yang pertama kali di Indonesia bersama sejumlah pejabat tinggi negara, kepala lembaga, tokoh agama hingga tokoh masyakarat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1). Foto/Setneg

JAKARTA, BERITANUSA.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada instansi terkait untuk mempercepat produksi vaksin Merah Putih. Kepala Negara memperkirakan vaksin corona buatan Indonesia ini akan diproduksi akhir tahun 2021.

“Saya juga telah perintahkan untuk mempercepat produksi vaksin kita sendiri, vaksin Merah Putih, tetapi ini juga memerlukan waktu, mungkin akhir tahun Insya Allah bisa diproduksi,” jelas Jokowi yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (15/2).

Menurut Jokowi, saat ini vaksin Merah Putih masih dalam tahap pertama, yakni riset dan pengembangan yang akan menghasilkan bibit vaksin. Dimana dalam proses ini melibatkan enam institusi.

Enam institusi tersebut di antaranya Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, dan Universitas Gadjah Mada.

Pemerintah menargetkan vaksin Merah Putih akan memasuki masa uji klinis pada Juni 2021. Vaksin Covid-19 buatan lokal ini harus melewati tiga tahapan sebelum akhirnya bisa diedarkan ke masyarakat.

Selain menyiapkan vaksin Merah Putih, Jokowi menyebut pemerintah tengah berupaya keras untuk memperoleh vaksin lain dari berbagai negara. Saat ini, Indonesia baru mendatangkan vaksin produksi China, Sinovac.

“Tapi kita berusaha dari beberapa negara, dan itu juga menjadi rebutan 215 negara, yang kita harus sadar tidak mudah mendapatkan yang namanya vaksin sekarang ini,” tuturnya.

Setidaknya, Indonesia membutuhkan vaksinasi Covid-19 untuk menciptakan kekebalan komunal atau herd immunity guna menyudahi pandemi. Oleh sebab itu, pemerintah menargetkan sekitar 70 persen penduduk harus mendapatkan suntikan vaksinasi.

“Angkanya kurang lebih 182 juta orang yang divaksin, artinya karena harus disuntik dua kali, kita harus menyuntik 364 juta suntikan. Bukan angka yang kecil,” tukasnya.

(set/pre)

Share :

Baca Juga

Gunung Merapi mengeluarkan empat kali guguran lava pijar. Foto/Antara

NASIONAL

Gunung Merapi Lepaskan 3 Kali Guguran
Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek di Jakarta. Foto/Istimewa

NASIONAL

8 Saksi Bakal Diperiksa Dugaan Korupsi BJPS Ketenagakerjaan
Ilustrasi covid-19.

NASIONAL

Update Kasus Corona 14 September: 221.523 Positif, 158.405 Sembuh
Maskapai penerbangan Sriwijaya Air. Foto/Antara

NASIONAL

Kapten Vincent: Bukan Salah Usia Pesawat
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin upacara penyerahan jabatan (sertijab) dua Perwira Tinggi (Pati) TNI yaitu, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III dan Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Mabes TNI, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, hari ini Kamis (25/2). Foto/ dok TNI

NASIONAL

Panglima TNI Lantik Dua Pati Hari Ini
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Menparekraf Sandiaga: Setop Perdebatan Soal Wisata Halal
PT Transjakarta melipatgandakan frekuensi pencucian armada bus dengan menggunakan desinfektan dan menyediakan cairan pembersih tangan. Foto/MI/Pius Erlangga

NASIONAL

Jam Operasional Transjakarta dan MRT Dibatasi hingga 20.00
Aparatur sipil negara (ASN) Biro Umum Pemprov DKI Jakarta beraktivitas pada hari pertama masuk kerja di Balai Kota, Jakarta, kemarin. Foto/MI

NASIONAL

Gaji ASN Minimal 9 Juta Tahun Depan