Home / EKONOMI

Kamis, 11 Februari 2021 - 17:06 WIB

Jokowi Tegaskan Lockdown Skala Mikro Tak Merusak Ekonomi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu. Foto/BPMI Setpres

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu. Foto/BPMI Setpres

JAKARTA, BERITANUSA.id – Pemerintah terus mengupayakan dan menerapkan berbagai kebijakan, salah satunya menerapkan kembali lockdown jika memang dalam satu wilayah terdapat masyarakat yang teridentifikasi Covid-19.

Di hadapan para kepala daerah, Presiden Jokowi mewanti-wanti pemerintah daerah untuk tak asal menerapkan lockdown. Ia meyakini pembatasan bisa dilakukan dalam skala kecil. Menurutnya, karantina wilayah secara mikro lewat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) lebih efektif.

“Jadi, kalau ditemukan masyarakat yang terinfeksi virus di dalam satu RT atau kelurahan, maka yang di-lockdown itu jangan sampai seluruh kota, untuk apa coba? Kita ini sering keliru di sini,” ungkap Presiden Joko Widodo, dalam Musyawarah Nasional VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia di Istana Negara, yang disiarkan langsung melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (11/2).

Lebih lanjut, Jokowi menegaskan bahwa lockdown yang dilakukan di titik wilayah kecil ini merupakan bagian dari penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), dan tidak akan menimbulkan efek merusak ekonomi masyarakat.

“Maka dari itu, saya sampaikan lockdown yang dilakukan ini skala mikro, micro-lockdown, ketika dilaksanakan tidak akan merusak pertumbuhan ekonomi, tidak merusak kegiatan ekonomi masyarakat. Sebab, lockdown mikro ini adalah dalam skala-skala RT, RW, dan kelurahan saja,” sambung Jokowi.

Lebih jauh, Jokowi mengajak dan mengingatkan kepada seluruh wali kota dan wakil wali kota serta pejabat daerah lainnya untuk terus melakukan pemetaan terkait Covid-19 secara lebih detail. Jangan sampai langsung melakukan lockdown satu negara, satu provinsi hingga satu kota karena bisa menyebabkan ekonomi masyarakat menjadi lumpuh atau jatuh.

(*)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi Facebook. Ist

EKONOMI

Facebook Luncurkan Bantuan UKM Rp12,5 Miliar, Begini Cara Daftarnya
Ilustrasi perhotelan. Foto/Antara

EKONOMI

80 Pelaku Usaha Perhotelan Usulkan Penyesuaian UMP Tahun 2021
Kantor Bank Indonesia. Foto/Ist

EKONOMI

BI Harus Cari Terobosan Baru Agar Utang Tak Bebani APBN
Menteri Pariwisata, Ekonomi dan Kreatif Sandiaga Uno. Foto/Antara

EKONOMI

Menparekraf Dukung Kelola Ekosistem Mangrove Buat Pariwisata
Menteri Keuangan Sri Mulyani rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI sedang merumuskan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Materai, Kamis (8/4). Foto/Kemenkeu

EKONOMI

Harga 1,2 Juta Dosis Vaksin Capai Rp290 M
Ilustrasi uang Rupiah. (Foto: Ist)

EKONOMI

Sinergi Pengawasan Dana Penanganan Covid-19 Dilakukan Pemerintah Pusat dan Daerah
Petugas melakukan pemeriksaan dokumen perjalanan penumpang pesawat yang tiba di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Foto/Antara

EKONOMI

Bandara Sediakan Tes Swab dan Rapid Antigen, Ini Harganya
Biji kopi. Foto/Antara

EKONOMI

Indonesia Penghasil Kopi Tapi Minim Ekspor