Home / NASIONAL

Jumat, 5 Februari 2021 - 19:35 WIB

KAI Kembalikan Biaya Tiket Jika Penumpang Tak Lolos GeNose

Petugas berpatroli untuk memantau penerapan protokol kesehatan oleh penumpang dalam rangkaian KRL, di Jakarta. Foto/Antara

Petugas berpatroli untuk memantau penerapan protokol kesehatan oleh penumpang dalam rangkaian KRL, di Jakarta. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mewajibkan calon penumpang KA Jarak Jauh menunjukan surat bebas Covid-19. Bukti ini bisa didapatkan dengan melakukan pemeriksaan GeNose C19 atau rapid test Antigen atau PCR.

Vice President Public Relation PT KAI, Joni Martinus menyebut saat ini pihaknya telah menyediakan alat tes GeNose di empat stasiun di Jakarta, Yogyakarta dan Solo. Penumpang yang diizinkan naik harus negatif Covid-19.

Sementara apabila calon penumpang yang mengikuti tes GeNose C19 di stasiun mendapat hasil pemeriksaan positif Corona, tentu dilarang melakukan perjalanan dan biaya tiket yang telah dipesan akan dikembalikan 100 persen.

“Tiket yang dimiliki kita batalkan, cancel, dan biayanya kita kembalikan 100 persen,” ujar Joni Martinus kepada wartawan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (5/2).

Lebih lanjut Joni mengatakan, untuk calon penumpang yang terindikasi positif akan diarahkan ke ruang isolasi yang telah disediakan. Di sini, calon penumpang akan mendapatkan arahan dan edukasi dari petugas kesehatan pihak PT KAI dan PT Rajawali Nusantara Indonesia.

“Diarahkan isolasi mandiri atau direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan PCR,” tuturnya.

Menurut Joni, hasil tes GeNose di stasiun akan dilaporkan ke Satgas Penanganan Covid-19. Kemudian, data tersebut akan diambil alih oleh tenaga kesehatan PT KAI guna disalin dan dilaporkan pada Satgas Penanganan Covid 19 setempat.

“Data akan dikalkulasi dan diambil alih oleh teman-teman kita dan disalin, nanti dilaporkan ke Satgas setempat,” ungkapnya.

Menurut Joni, tes GeNose merupakan tahap pemindaian awal dalam mendeteksi virus Covid-19. Pemeriksaan ini tidak berfungsi untuk menetapkan apakah peserta tes positif atau negatif Covid-19.

“Jadi bukan diagnosis, kalau ada yang positif itu artinya terduga Covid-19,” tukasnya

(kai/heq)

Share :

Baca Juga

Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Liputan 6

EKONOMI

Erick Thohir Bakal Bubarkan 14 BUMN
Simulasi pasien Covid-19. Foto/Ist

NASIONAL

Update Kasus Corona 7 Oktober: 315.714 Positif, 240.291 Sembuh
Kapolri Idham Aziz. Foto/Ist

NASIONAL

Polri Tak Keluarkan Izin Keramaian Pilkada Serentak 2020
Sebagian pekerja di DKI Jakarta saat PSBB. Foto/MI

NASIONAL

PSBB Jawa-Bali, WFH Wajib 75 Persen
Presiden Joko Widodo menjadi salah satu pembicara dalam APEC CEO Dialogues 2020 secara virtual sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis, 19 November 2020. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Jokowi Akan Kenalkan Calon Menteri Jelang Reshuffle
Kantor KPK. Foto/Tirto

NASIONAL

KPK Tetapkan Empat Tersangka Baru Terkait Korupsi e-KTP

NASIONAL

Soal Pandemi dan Ekonomi, Presiden Jokowi: Ini Saatnya Bertransformasi
Ilustrasi virus corona. Ist

NASIONAL

Update Kasus Corona 15 September: 225.030 Positif, 161.065 Sembuh