Home / NASIONAL

Selasa, 19 Januari 2021 - 16:37 WIB

Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan Digeledah

Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek di Jakarta. Foto/Istimewa

Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek di Jakarta. Foto/Istimewa

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kejaksaan Agung menggeledah kantor pusat PT Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Jakarta, Senin (18/1). Sejumlah dokumen diamankan usai kantor BPJS Ketenagakerjaan digeladah penyidik.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan penggeledahan kantor BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian dari penyidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di perusahaan pelat merah tersebut.

“Tim jaksa penyidik telah melakukan penggeledahan di kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan di kawasan Jakarta Selatan dan menyita data serta dokumen,” kata Leonard dalam keterangan resmi, Selasa (19/1).

Penanganan kasus itu berdasarkan pada surat penyidikan Nomor: Print-02/F.2/Fd.2/01/2021. Kasus tersebut telah masuk ranah penyidikan pada 2021 ini. Ada dugaan korupsi dalam pengelolaan uang dan dana investasi di BPJS Ketenagakerjaan. Selebihnya, Leonard tak menjelaskan lebih rinci.

Penyidik saat ini tengah memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami kasus tersebut.

“Adapun 20 orang saksi merupakan pejabat dan karyawan Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan Jakarta,” ucap dia.

Leonard belum membeberkan lebih lanjut terkait identitas dari para saksi yang diperiksa oleh penyidik pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus hari ini. Sejauh ini pun belum ada tersangka yang dijerat penyidik.

Akhir Desember lalu, Direktur Penyidikan pada Jampidsus, Febrie Adransyah pernah menyatakan kasus BPJS Ketenagakerjaan disinyalir sama seperti yang terjadi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Kata dia, kasus tersebut melibatkan banyak transaksi terkait dengan pengelolaan saham dan reksadana. Diduga kuat, kasus itu telah membuat perusahaan merugi hingga Rp43 triliun.

“BPJS itu sampai sekarang masih kita lihat karena kayak Jiwasraya, transaksi banyak. Nilainya sampai Rp43 Triliun sekian di reksadana dan saham,” kata Febrie, Selasa (29/12) lalu.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Sejumlah buruh dari berbagai daerah melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Raya Rancaekek, Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Kamis 22 Oktober 2020. Selasa 27 Oktober 2020, buruh berencana demo kembali mengenai UMP 2021 Jawa Barat. Foto: Pikiran Rakyat/Armin Abdul Jabbar

NASIONAL

Sikapi Upah Minimum 2021, KSPI Berencana Demo di 24 Provinsi
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat jumpa Pers di Polda Metro Jaya, Senin (7/12/2020). Foto/Jawa Pos

NASIONAL

Kapolda Metro Imbau Warga DKI Rayakan Tahun Baru di Rumah

NASIONAL

Jokowi Ingatkan TNI-Polri Soal Dampak Pandemi pada Situasi Geopolitik
Menko PMK Muhadjir Effendy. Foto/MI

NASIONAL

Rapat Evaluasi Cuti Bersama 2021 Digelar Pekan Depan
Ilustrasi lifting minyak. Foto/Ist

NASIONAL

Pemerintah Seharusnya Tak Lewatkan Momentum Tingkatkan Cadangan Minyak
Presiden Joko Widodo. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

NASIONAL

Istana Klaim Kekeliruan UU Ciptaker soal Teknis Penulisan
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Foto/Antara

NASIONAL

Aturan PPKM Mikro Berlaku Mulai 9-22 Februari 2021
Ilustrasi kegiatan belajar-mengajar oleh guru dan para siswa di sekolah. Foto/Ist

NASIONAL

Persoalan Guru Honorer Harus Segera Diselesaikan