Home / NASIONAL

Senin, 11 Januari 2021 - 15:34 WIB

Kapten Vincent: Bukan Salah Usia Pesawat

Maskapai penerbangan Sriwijaya Air. Foto/Antara

Maskapai penerbangan Sriwijaya Air. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Pilot kapten Vincent Raditya buka suara terkait jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute penerbangan Jakarta-Pontianak pada Sabtu (9/1). Menurut dia, usia pesawat tak bisa dijadikan patokan terkait penyebab jatuhnya SJ 182.

“Pesawat dikatakan tua ketika memasuki 50.000 jam ke atas, ini bisa dikatakan masa tuanya,” ujar Vincent seperti dikutip dari kanal Youtube Vincent Raditya, Senin (11/1).

Vincent menjelaskan sebuah pesawat memasuki masa tua ketika memiliki jam terbang 50.000 ke atas. Kendati begitu, ia menegaskan bahwa pesawat tidak memiliki limitasi.

“Tidak ada limitasi pesawat harus stop dioperasikan. Pesawat dari tahun 1940 kalau diurus dengan baik masih bisa digunakan,” katanya.

Akan tetapi, kata Vincent, biaya yang tinggi menjadi salah satu kendala dalam melakukan perawatan pesawat tua. Vincent mengatakan tak sedikit maskapai penerbangan yang memilih mengganti pesawat baru daripada merawat pesawat tua.

Vincent pun merasa pesawat Boeing 737-500 yang berusia 26 tahun dan digunakan Sriwijaya Air, tidak bisa disimpulkan sebagai penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

“Saya bukan membela maskapai, Sriwijaya Air ini sering menggunakan pesawat lama, tapi belum pernah kejadian (jatuh), jadi kita tidak mempermasalahkan dari umur pesawat,” ujarnya.

Ia menegaskan banyak faktor yang harus ditelusuri terkait penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama Sriwijaya Air Jeff Jauwena mengungkapkan kondisi Sriwijaya Air SJ 182 dalam kondisi baik saat diterbangkan menuju Pontianak, dan akan terbang lagi ke Pangkal Pinang

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sebelumnya dinyatakan jatuh di perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu setelah sempat hilang kontak.

Pesawat dengan rute penerbangan Jakarta-Pontianak tersebut berangkat pada Sabtu (9/1) pukul 14.36 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta, dan mulai hilang kontak sekitar pukul 14.40 WIB.

Dilansir dari laman flightradar24, Sriwijaya Air dikabarkan terjun bebas dari ketinggian 10.000 kaki ke 250 kaki hanya dalam waktu kurang dari satu menit.

(heq)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi vaksin Covid-19. Ist

NASIONAL

Update Kasus Corona 16 September: 228.993 Positif, 164.101 Sembuh
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Foto/Istimewa

NASIONAL

DPR Masih Tunggu Daftar Nama Calon Kapolri
Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Pusat, membersihkan dan mengangkut sekitar 7,5 ton atau setara 47,43 meter kubik sampah setelah aksi demo penolakan omnibus law Undang-undang Cipta Kerja, Selasa (13/10). Foto/Ist

NASIONAL

Sudin LH Jakpus: 7,5 Ton Sampah Sisa Aksi Demo Tolak Omnibus Law
Massa Front Pembela Islam (FPI) saat aksi di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu silam. Foto/Antara

NASIONAL

Setiap Kegiatan FPI Bakal Dibubarkan
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala BNPB Doni Monardo. Foto/Ist

NASIONAL

Satgas Covid-19 Minta Warga Hindari Kerumunan
Menteri KKP Edhy Prabowo, langsung ditahan usai diperiksa, di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta. Foto/MI

NASIONAL

Edhy Prabowo Resmi Serahkan Surat Pengunduran Diri ke Jokowi
Aksi unjuk rasa buruh. Foto/Detik

NASIONAL

Tolak UU Ciptaker, Buruh Demo Besar-besaran di Hari Pahlawan
Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo saat uji kelayakan dan kepatutan di ruang Komisi III DPR, Rabu (20/1). Foto/DPR RI

NASIONAL

Komjen Listyo Sigit Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini