Home / NASIONAL

Rabu, 29 Juli 2020 - 12:28 WIB

Kasus Covid-19 Tembus 100 Ribu, DPR Pertanyakan Penanganan Pemerintah

Ilustrasi pasien positif Covd-19. Foto: Istimewa

Ilustrasi pasien positif Covd-19. Foto: Istimewa

JAKARTA, BERITANUSA.id – Jumlah kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi pada Senin (27/7) kemarin, tercatat angka kumulatif kasus positif di Tanah Air mencapai 100.303 orang.

Berdasarkan data Worldometers, jumlah tersebut membuat Indonesia berada di urutan 24 sebagai negara dengan kasus virus Corona terbanyak di dunia. Angka ini melewati negara asalnya China yang berada di posisi ke-26 dengan jumlah kasus infeksi virus Corona sebanyak 83.959 orang.

Melihat penambahan kasus yang terjadi, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan akan menempuh mekanisme yang dianggap perlu untuk melihat sejauh mana penanganan Pemerintah. Bahkan, jika diperlukan DPR akan mengadakan rapat dengan pemerintah untuk membahas hal ini.

“Kita tahu bahwa pemerintah telah membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dengan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020, sebenarnya kami berharap banyak bahwa dengan aturan itu implementasinya yang dilakukan bisa berjalan dengan baik di lapangan,” kata Dasco saat menjawab pertanyaan awak media di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/7).

Soal lain yang juga disampaikan Politisi Partai Gerindra tersebut yaitu terkait rencana pemerintah untuk membuka kembali sektor pariwisata dalam waktu dekat. Menurutnya, perlu ada uji coba secara parsial terkait pemberlakuan protokol Covid-19 secara ketat dan disiplin.

“Karena kalau pariwisata ini tidak kita diperhatikan, ini akan membuat ekonomi masyarakat di daerah wisata akan sulit. Sehingga usul saya secara parsial dilakukan uji coba antara membuka pariwisata dan melakukan uji rapid dan swab,” tutur Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR itu.

Sementara terkait sebagian masyarakat Bali yang menolak tes Covid-19, Dasco menegaskan itu menjadi tugas pemerintah daerah setempat untuk meyakinkan masyarakat, sehingga wilayahnya kembali menjadi tempat tujuan pariwisata sekaligus bisa memberikan rasa aman.

“Kalau turis asing melihat bahwa protokol Covid-nya bagus, penanganan Covid-nya bagus, saya pikir Bali bisa kembali menjadi alternatif wisata di saat pandemi,” tutup Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) itu. (rls/dpr)

Share :

Baca Juga

Presiden RI Jokowi saat Sidang PBB. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Presiden Jokowi Singgung PBB soal Permasalahan Global
Gempa Mamuju. Foto/Antara

NASIONAL

Korban Meninggal Akibat Gempa Sulbar Jadi 88 Orang
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rumah Sakit Duren Sawit untuk persalinan bagi ibu hamil yang terpapar Covid-19. Foto/Istimewa

NASIONAL

RS Duren Sawit Disiapkan untuk Persalinan Penyintas Covid
Ilustrasi warga menggunakan masker di ruang publik. Foto/Ist

NASIONAL

Kasus Positif Makin Banyak, DKI Tingkatkan Tes Covid-19
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Foto/MI

NASIONAL

Surya Paloh Positif Covid-19
Komjen Listyo Sigit Prabowo. Foto/Antara

NASIONAL

Daftar Lengkap Perwira yang Dirotasi Kapolri Listyo Sigit
Kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) terpasang di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

Tarif Denda e-TLE Mulai Rp250 Ribu-500 Ribu

NASIONAL

Soal Pandemi dan Ekonomi, Presiden Jokowi: Ini Saatnya Bertransformasi