Home / NASIONAL

Selasa, 8 September 2020 - 14:58 WIB

Kejagung Gelar Perkara Jaksa Pinangki

Kejagung melakukan gelar perkara atau ekspose terkait penanganan kasus suap yang menjerat Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Ist

Kejagung melakukan gelar perkara atau ekspose terkait penanganan kasus suap yang menjerat Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan gelar perkara atau ekspose terkait penanganan kasus suap yang menjerat Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

“Bahwa kita hari ini melakukan ekspose mengenai perkara jaksa P. Ini sudah atas ijin pak jaksa agung. Dengan adanya gelar perkara ini membuktikan bahwa Kejaksaan tidak pernah menutup- nutupi penanganan perkara ini,” kata Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus Kejagung Ali Mukartono saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (8/9).

Dia menyatakan bahwa ekspose perkara baru dilakukan, karena saat ini bahan untuk gelar perkara sudah mencapai 80 sampai 90 persen.

“Kalau di awal kita lakukan gelar, kita tidak bisa gelar materinya. Kita telah sampaikan secara terbuka, tidak ada yang ditutup- tutupi,” ujar dia.

Bahkan, pihaknya pun telah meminta masukan-masukan dari instansi terkait untuk menambah kekurangan data guna penegakan hukum.

Gelar perkara ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bareskrim Polri dan Komisi Kejaksaan.

Kendati demikian, dia tidak menyampaikan terkait materi gelar perkara hari ini. “Nanti itu akan bermuara di pengadilan. Nanti rekan- rekan bisa mengawal perkara ini sampai ke pengadilan, seperti apa materinya,” jelas dia.

Seperti diketahui, Kejagung dan Bareskrim Polri sedang menangani kasus yang melibatkan terpidana korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra.

Bareskrim Polri menangani kasus penerbitan surat jalan palsu dan penghapusan red notice. Sementara, Kejagung menangani perkara dugaan pemberian gratifikasi terhadap Jaksa Pinangki.

Dalam perkara ini, Kejagung telah menetapkan tiga orang tersangka yaitu, Pinangki, Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra, dan Andi Irfan Jaya. Pinangki diduga menerima suap dari Djoko Tjandra. Sementara, Andi diduga menjadi perantara yang memberikan uang tersebut kepada Pinangki. (inf)

Share :

Baca Juga

Bioskop di Jakarta kembali dibuka. Foto/Ist

NASIONAL

Bioskop Cinema XXI di Jakarta Mulai Dibuka Senin
Ilustrasi swasembada pangan. Foto/Ist

NASIONAL

Wujudkan Swasembada Pangan dengan Ketersediaan Bibit Unggul
Vaksin Covid-19 produksi Bio Farma. Foto/Istimewa

NASIONAL

Bio Farma Distribusikan 2,3 Juta Dosis Vaksin ke 4 Provinsi
Ilustrasi vaksin. Foto/Pixabay

NASIONAL

MUI Dukung Vaksin Nusantara dan Merah Putih Buatan RI
Sejumlah kamera cctv terpasang di perempatan Jalan Gunung Sahari, Jakarta untuk tilang elektronik (e-TLE). Foto/MI

NASIONAL

Dirlantas Polda Metro: 98 Kamera e-TLE Sudah Dipasang
Deretan gedung bertingkat tersamar polusi udara di kawasan Monas, Jakarta, Senin (29/7/2019). Foto/MI

NASIONAL

Atasi Polusi, Pemprov DKI Usung Jakarta Clean Air Partnership
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto: Kementerian PUPR

NASIONAL

Realisasi Belanja Infrastruktur PUPR Per Agustus Capai Rp33,9 Triliun
Presiden Joko Widodo menjadi salah satu pembicara dalam APEC CEO Dialogues 2020 secara virtual sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis, 19 November 2020. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Kejaksaan Harus Bersih dan Terdepan Berantas Korupsi