Home / EKONOMI

Selasa, 29 September 2020 - 09:41 WIB

Kelancaran Sistem Pembayaran Tetap Terjaga

Ilustrasi uang Rupiah. Foto/Ist

Ilustrasi uang Rupiah. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Bank Indonesia (BI) memastikan kelancaran sistem pembayaran, baik tunai maupun nontunai, tetap terjaga. Hal itu seiring transaksi nontunai yang meningkat saat pandemi Covid-19 sekarang ini.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko mengatakan,
pertumbuhan uang kartal yang diedarkan (UYD) pada Agustus 2020 menurun dari 6,17 persen (yoy) pada Juli 2020 menjadi 5,82 persen (yoy). Sehingga, kata dia, tercatat Rp762,1 triliun.

“Sejalan dengan itu, pertumbuhan nilai transaksi nontunai menggunakan ATM, Kartu Debet, Kartu Kredit, dan Uang Elektronik (UE) juga masih mencatat kontraksi 13,94 persen (yoy) pada Juli 2020,” kata Onny dalam keterangan resminya, Senin (28/9).

Kendati demikian, ungkap Onny, terdapat peningkatan nilai maupun volume transaksi yang disebabkan oleh pergeseran preferensi masyarakat menggunakan instrumen digital.

“Pertumbuhan nilai transaksi UE tetap kuat pada Juli 2020 yakni 24,42 persen (yoy) sedangkan volume transaksi digital banking juga mengalami pertumbuhan yang tinggi sebesar 38,81 persen (yoy) pada Juli 2020,” ungkapnya.

Menurutnya, Bank Indonesia memprakirakan berbagai transaksi sistem pembayaran kembali meningkat sejalan prospek pemulihan ekonomi dan perkembangan positif berbagai inovasi pada aktivitas ekonomi dan keuangan digital.

Dia menjelaskan, maraknya kolaborasi antara pelaku ekonomi dan keuangan digital melalui pemanfaatan application programing interface (API), baik bank maupun nonbank, menunjukan respons industri yang sangat baik terhadap upaya Bank Indonesia melakukan transformasi digital yang inklusif dalam kerangka Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025 (BSPI) termasuk penguatan digitalisasi UMKM.

“Ke depan, Bank Indonesia akan melanjutkan percepatan implementasi BSPI melalui perbaikan infrastruktur, pengaturan dan mekanisme insentif yang relevan melalui kebijakan sistem pembayaran, termasuk terus mendukung efektivitas berbagai program pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional,” pungkasnya.

(bin/keu)

Share :

Baca Juga

Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto/Antara

EKONOMI

Sri Mulyani Rombak Besar-besaran Pejabat Kemenkeu
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) nasional sebesar 103,1 pada Februari 2021. Foto/Antara

EKONOMI

Nilai Tukar Petani Turun 0,15 Persen Per Februari 2021
WIsata Labuan Bajo. Foto/Ist

EKONOMI

Ini Syarat Dapat Dana Hibah Pariwisata dari Pemerintah
Menteri Ketengakerjaan Ida Fauziyah. Foto/MI

EKONOMI

Negara Penempatan TKI Akan Diperluas pada 2021
Ilustrasi--Pesawat boeing 737-300 seri classic. Foto/Antara

EKONOMI

Inspeksi Seluruh Boeing 737 Seri Classics Dimulai
Ilustrasi--Pabrik menghasilkan mobil baru. Foto/Istimewa

EKONOMI

DP Nol Persen Mobil dan Sepeda Motor Per 1 Maret
Ilustrasi rokok. Foto/Antara

EKONOMI

Cukai Rokok Naik 12,5 Persen Mulai 1 Februari 2021
Kredit Usaha Rakyat. Ist

EKONOMI

Jawa Tengah Jadi Provinsi Terdepan dalam Penyaluran KUR