Home / NASIONAL

Jumat, 9 Oktober 2020 - 16:22 WIB

Kemendagri Siap Sukseskan Pilkada Serentak 9 Desember 2020

Ilustrasi Pilkada serentak 2020. Foto/Ayo Jakarta

Ilustrasi Pilkada serentak 2020. Foto/Ayo Jakarta

JAKARTA, BERITANUSA.id – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) siap menyukseskan Pilkada serentak 2020.

Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, petugas di Dukcapil tetap melayani masyarakat untuk administrasi kependudukan (adminduk) termasuk saat hari-H pencoblosan pada 9 Desember.

“Di daerah yang menggelar pilkada, Disdukcapil setempat tetap buka kantor melayani masyarakat yang mungkin kehilangan KTP untuk dicetak kembali untuk bisa mencoblos,” kata Zudan melalui keterangannya, Jumat (9/10).

“Kami mohon dukungan dari semua masyarakat yang ingin mencoblos ayo datang ke Dinas Dukcapil atau beritahu kami agar kami jemput bola mendatangi penduduk,” kata Zudan.

Khusus pengadaan blanko KTP-el, kata Zudan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M.Tito Karnavian sudah mengajukan tambahan anggaran untuk penyediaan blanko ke Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Ibu Menkeu sudah memenuhi tambahan anggaran pengadaan blanko sebanyak 25 juta keping. Maka suket tahun ini kita cetak semua. Disdukcapil Kab/kota saya minta tidak lagi mengeluarkan surat keterangan tanda sudah merekam KTP-el. Setiap orang datang melakukan perekaman KTP-el dan sudah print ready record (PRR) agar segera dicetak KTP-elnya,” urainya.

Berkaca dari hal tersebut, Zudan minta kedisiplinan para Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota menuntaskan perekaman dan pencetakan KTP-el. Sebab blanko sudah tersedia. Kemudian bagi daerah yang blankonya sudah habis diminta segera mengambil ke pusat, bisa juga mengambil via provinsi atau melalui kantor perwakilan di Jakarta.

“Jika stok blanko menipis segera ambil ke pusat. Tidak perlu menunggu sampai blanko habis,” tegasnya.

Di masa pandemi Covid-19 ini, Zudan mengakui ada kendala dalam perekaman data KTP-el. Penduduk yang datang hendak merekam data disebutnya jauh berkurang. Padahal, perekaman data KTP-el menuntut kehadiran fisik warga di hadapan petugas.

“Dibanding tahun lalu jumlah warga yang merekam data KTP-el hanya separuhnya. Berbeda jauh dengan tahun lalu saat mau pileg dan pilpres, tingkat perekaman saat itu naik tinggi sekali,” tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M.Tito Karnavian meminta agar pencetakan KTP-el ditingkatkan, sebelum hari pemungutan suara pada pilkada serentak yang digelar Desember mendatang.

“Kekurangan blanko KTP-el yang jadi masalah di tahun-tahun lalu, di tahun ini secara teori tidak boleh ada kelangkaan blanko. Kenapa? Karena anggaran kebutuhan blanko 2020 sudah dipenuhi oleh menteri keuangan,” tegasnya.

(kem/dag)

Share :

Baca Juga

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. Foto/Ist

NASIONAL

Mahfud MD Buka 5 Nama Jenderal Calon Kapolri
Petugas memakamkan jenazah pasien covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

Satgas Klaim Kasus Kematian Covid-19 Turun
Petugas gabungan melakukan Operasi Yustisi Protokol Covid-19 di perbatasan Kota Bekasi dan Jakarta di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur. Foto/Media Indonesia/Vicky Gustiawan

NASIONAL

Operasi Yustisi di DKI, Polisi Kantongi Denda Rp798 Juta
Ilustrasi vaksin COVID-19 atau virus corona. REUTERS/Dado Ruvic

NASIONAL

Vaksin Covid-19 dari China Harus Aman dan Transparan
Ilustrasi gempa bumi. Foto/Ist

NASIONAL

BMKG: Potensi Gempa dan Tsunami 18 Meter di Banyuwangi
Ilustrasi vaksin Covid-19. Ist

NASIONAL

Update Kasus Corona 16 September: 228.993 Positif, 164.101 Sembuh
Mendikbud Nadiem Makarim. Foto/Antara

NASIONAL

Cara Dapat Modul Latihan Seleksi Guru PPPK
Kendaraan terjebak macet di ruas Tol Dalam Kota, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Foto/Antara/Wahyu Putro A

NASIONAL

Satgas Imbau Disiplin 3M Saat Libur Akhir Tahun