Home / NASIONAL

Kamis, 4 Maret 2021 - 13:36 WIB

Kemendikbud Ajukan Rp2,6 T untuk Kuota PJJ 2021

Ilustrasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tengah pandemi Covid-19. Foto/Antara

Ilustrasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tengah pandemi Covid-19. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengajukan alokasi anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk kuota internet pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tengah pandemi Covid-19.

Plt. Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Hasan Chabibie menyebutkan, alokasi anggaran tersebut telah diajukan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan diasumsikan untuk sekitar 30 juta penerima.

“Pengajuan kami Rp2,6 triliun untuk asumsi sekitar 30 juta penerima,” ujar Hasan dalam konferensi daring, Rabu (3/3).

Menurut dia, jumlah itu memang berkurang dari total alokasi anggaran kuota PJJ pada 2020 sebesar Rp7,2 triliun. Namun, hasil Rp2,6 triliun didapat usai pihaknya mengevaluasi tingkat keterpakaian oleh penerima.

Kemendikbud, kata Hasan, terutama mengevaluasi tingkat keterpakaian atau penggunaan kuota di bawah satu giga byte (GB). Pihaknya sepakat dengan operator seluler agar penggunaan di bawah jumlah tersebut dikembalikan ke kas negara.

“Anggaran yang kemarin sempat disampaikan oleh Mas Menteri (Mendikbud) di 2020 infonya kita dapat Rp7,2 triliun untuk kuota, dan di lapangan tidak habis segitu,” kata dia.

Hasil evaluasi tersebut, lanjut Hasan, Kemendikbud juga telah memangkas besaran kuota dibanding 2020, baik untuk tingkat PAUD, peserta didik tingkat dasar, jenjang menengah, hingga mahasiswa dan dosen.

Namun, Hasan memastikan bahwa kuota yang akan didapat oleh mereka adalah kuota umum yang bisa digunakan untuk mengakses internet, kecuali situs yang dilarang Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Adapun rinciannya yakni, 7 GB per bulan untuk peserta didik tingkat PAUD, 10 GB untuk tingkat peserta didik tingkat pendidikan dasar, 12 GB untuk pendidik PAUD, jenjang pendidikan dasar, dan menengah, lalu 15 GB untuk mahasiswa dan dosen.

“Bahwa dengan kuota umum yang dihadirkan ini kita harapkan peserta didik lebih fleksibel dalam mengeksplorasi semua website, yang akan mereka jadikan referensi pembelajaran,” katanya.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Pusat, membersihkan dan mengangkut sekitar 7,5 ton atau setara 47,43 meter kubik sampah setelah aksi demo penolakan omnibus law Undang-undang Cipta Kerja, Selasa (13/10). Foto/Ist

NASIONAL

Sudin LH Jakpus: 7,5 Ton Sampah Sisa Aksi Demo Tolak Omnibus Law
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Foto/MI

NASIONAL

Kota Bogor Terapkan PJJ-Sekolah Tatap Muka Mulai 11 Januari
Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri. Foto/Antara/Mohammad Ayudha

NASIONAL

Densus Polri Tangkap Buronan Bom Bali I di Lampung
Kementerian Pertanian bersama Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional Indonesia (Kapten) berencana mengirimkan petani muda untuk magang di Jepang. Foto/Kementan

NASIONAL

Pemerintah Siapkan Petani Muda Magang ke Jepang
Menteri Sosial Juliari P Batubara (kanan). Foto/Antara/Hafidz Mubarak A

NASIONAL

KPK Tetapkan Mensos Juliari Tersangka Bansos Covid-19
Artis Gisella Anastasia atau Gisel. Foto/Ist

NASIONAL

Polisi: Gisel yang Rekam Video dan Kirim ke MYD Via AirDrop
Rizieq Shihab. Foto/MI/Ramdani

NASIONAL

Rizieq Shihab Akhirnya Minta Maaf Soal Kerumunan
Tangkapan layar situs Aisha Weddings

NASIONAL

Akun Domain Aisha Weddings Diduga Dibuat di Luar Negeri