Home / EKONOMI

Rabu, 13 Januari 2021 - 13:11 WIB

Kementan Siapkan 6 Varietas Kedelai Unggul

Pekerja sedang mengangkat kedelai saat memproduksi tahu. Foto/Antara/Arif Firmansyah

Pekerja sedang mengangkat kedelai saat memproduksi tahu. Foto/Antara/Arif Firmansyah

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan 6 varietas kedelai unggul untuk mempercepat proses penanaman produksi lokal dalam kurun waktu 200 hari ke depan.

Varietas itu masing-masing diberi nama Detap 1, Dega 1, Dena 1, Dering 1, Anjasmoro dan Grobogan.

Kepala Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) Kementan Titik Sundari menyampaikan varietas tersebut merupakan hasil pengembangan Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) Balitkabi Kementan dan akan ditanam di luas area yang tersedia.

“Proses tanam akan digelar pada Januari, April dan Agustus 2021. Sedangkan waktu panen diperkirakan berlangsung pada April, Juli dan November 2021,” kata Titik seperti dikutip dari Antara, Selasa (12/1).

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan tahun ini pihaknya akan fokus pada pelipatgandaan produksi kedelai dalam negeri yang akan diimplementasikan dalam 200 hari.

Itu dilakukan demi mengurangi ketergantungan pada kedelai impor. Itu juga dilakukan demi mengatasi kenaikan harga kedelai yang menekan perajin tahu dan tempe belakangan ini.

Syahrul menambahkan peningkatan produksi kedelai dalam negeri yang berdaya bersaing baik kualitas maupun harganya merupakan program prioritas pembangunan pertanian ke depan.

“Masalah kedelai yang ada saat ini adalah kontraksi global, khususnya akibat pandemi covid-19. Kami sikapinya dengan siapkan langkah kongkret mendorong petani tingkatkan produksi. Program aksi nyatanya kami susun, tapi bagi kami yang terpenting bagaimana dapat diimplementasikan di lapangan. Ini yang kita pastikan,” kata Syahrul.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Pelayanan pajak. Foto/Antara

EKONOMI

3,82 Juta Orang Sudah Lapor SPT Tahunan Per 1 Maret
Presiden Joko Widodo. Foto: Istimewa

EKONOMI

Jokowi: Percepat Belanja Daerah untuk Dongkrak Ekonomi di Tengah Pandemi
Ilustrasi--Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah lelang dini atas 4.694 paket proyek infrastruktur. Angka itu mewakili 86,5 persen dari total paket 5.426 senilai Rp58,1 triliun. Foto/Antara

EKONOMI

PUPR Lelang Dini 4.694 Paket Proyek Infrastruktur
Ketua VIWI Board Hariyadi Sukamdani. Foto/Antara

EKONOMI

Pengusaha Pariwisata Minta PSBB Transisi DKI Dicabut
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/Antara/Muhammad Adimaja

EKONOMI

Daftar Stimulus UMKM dalam Pemulihan Ekonomi Nasional 2021
Pedagang menata cabai rawit merah di Pasar. Foto/MI

EKONOMI

Survei BI: Inflasi November 2020 Naik 0,21 Persen
Presiden Joko Widodo. Foto/Antara

EKONOMI

Jokowi Ingin RI Main Pasar Mobil Listrik
Resesi RI Tak Akan Lama Mal kembali beroperasi. Foto/MI/Ramdani

EKONOMI

Resesi RI Tak Akan Lama