Home / NASIONAL

Kamis, 3 September 2020 - 17:09 WIB

Kementerian ESDM Sepakat Kembalikan Volume Elpiji 3 Kg

Tabung gas elpiji 3 kg. Ist

Tabung gas elpiji 3 kg. Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – DPR RI dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sepakat mengembalikan volume elpiji 3 kilogram (kg) bersubsidi menjadi 7,50 juta metrik ton (MT). Sebelumnya, pemerintah menetapkan volume elpiji 3 kg hanya 7 juta MT.

“Ada beberapa kesimpulan dalam rapat kerja komisi VII DPR RI dengan Menteri ESDM hari ini. Termasuk volume BBM bersubsidi sebesar 16,30 juta kilo liter yang terdiri dari minyak tanah sebesar 0,50 kilo liter. Sementara volume elpiji 3 kg bersubsidi sebesar 7,50 juta MT,” kata ketua komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto dalam rapat kerja dengan Menteri ESDM Airifin Tasrif, Kamis (3/9).

Selain itu, dalam raker tersebut juga disepakati beberapa poin yang kemudian menjadi kesimpulan. Pertama adalah menyepakati Indonesia Crude Price (ICP) sebesar 45 dolar Amerika Serikat per barel.

Kedua adalah menyepakati lifting Migas sebesar 1.712 ribu barel setara minyak per (BOEPD), yang terdiri dari lifting minyak bumi sebesar 705 ribu barel per hari (BPOD), Lifting gas bumi sebesar 1007 ribu BOEPD, sementara cost recovery-nya sebesar 8.00 Miliar dolar amerika.

Komisi VII DPR RI dan Menteri ESDM juga menyepakati Subsidi tetap minyak solar (gas oil 48) sebesar Rp 500 per liter, sedangkan subsidi listrik sebesar Rp 53,59 triliun. Selain itu ada beberapa catatan yang disepakati dalam raker tersebut, yakni jika Pemerintah mengajukan RAPBN Perubahan tahun 2021 dan mempertimbangkan realisasi anggaran semester I, maka subsidi elpiji 3 kg diupayakan menjadi 7,80 juta MT.

Sedangkan untuk cost recovery yang disepakati sebesar 8,00 miliar dolar AS diupayakan penggunaannya se-efisien mungkin.

Point berikutnya, Komisi VII DPR RI dapat memahami pengantar dari Menteri ESDM terkait RKA K/L Kementerian ESDM pada RAPBN Tahun Anggaran 2021, dan akan diperdalam dalam rapat dengar pendapat dengan Eselon I Kementerian ESDM pada tanggal 3 dan 7 September 2020.

Diakhir kesimpulan Komisi VII DPR RI juga meminta Menteri SDM untuk menyampaikan jawaban tertulis atas semua pertanyaan anggota Komisi VII DPR RI dan sampaikan kepada Komisi VII DPR RI paling lambat tanggal 14 September 2020. (heq)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi kota DKI Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional. Foto/Ist

NASIONAL

Dentuman Misterius di Langit Jakarta, Ini Kata BMKG
Tenaga kesehatan tengah menyimpan data pasien Covid-19. Foto/Antara

NASIONAL

Update Corona 22 Januari: Tambah 13.632, Positif 965.283
Gunung Merapi mengeluarkan empat kali guguran lava pijar. Foto/Antara

NASIONAL

Merapi Keluarkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km
Gunung merapi erupsi. Foto/ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

NASIONAL

Merapi Luncurkan Guguran Awan Panas Sejauh 1,3 Km
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mewanti-wanti semua pihak yang mencoba mengganggu persatuan dan kesatuan Indonesia. Foto/TNI

NASIONAL

Panglima: Ganggu Persatuan Akan Berhadapan dengan TNI
Beras Bulog. Ist

NASIONAL

Per Agustus-Oktober, Bulog Salurkan Ratusan Ribu Beras Bansos
Spanduk sosialisasi cegah virus korona di Jakarta. Foto/MI/Bary Fathahilah

NASIONAL

10 Instruksi Anies Soal Pencegahan Covid di Jakarta

NASIONAL

Pemberian Stimulus Listrik Diperpanjang