Home / EKONOMI

Kamis, 27 Agustus 2020 - 09:47 WIB

Kemnaker Percepat Pengecekan Data Calon Penerima Subsidi Upah

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Foto/Ist

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyatakan bahwa pihaknya terus mempercepat pengecekan data calon penerima subsidi gaji/upah sehingga proses pencairan dapat segera dilakukan.

“Mudah-mudahan Pak Presiden besok (27 Agustus 2020) akan me-launching,” ujar Menaker Ida sebelum mengikuti Raker dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, Rabu (26/8).

Menaker mengungkapkan bahwa Kemnaker telah menerima 2,5 data calon penerima subsidi gaji/upah dari BPJS Ketenagakerjaan pada hari Senin (24/8) lalu. Sebelum diserahkan ke Kemnaker, data tersebut telah diverifiksi dan divalidasi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Kemudian, setelah data diserahterimakan kepada Kemnaker, data tersebut kembali dicek oleh Kemnaker sebelum diserahkan kepada KPPN. Sesuai dengan Juknis, pengecekan dilakukan maksimal selama 4 hari.

“Kemnaker hanya melihat kesesuaian data peserta setelah dilakukan validasi secara berlapis oleh BPJS Ketenagakerjaan,” kata Menaker menjelaskan.

Menaker Ida menegaskan bahwa pengecekan berlapis ini untuk memastikan subsidi gaji/upah tepat sasaran.

“Hari ini secara bertahap dari 2,5 juta data rekening yang sdh di-check list Kemnaker disampaikan kepada Himbara untuk diteruskan ke rekening penerima progam subsidi upah/gaji,” katanya.

Program subsidi upah/gaji merupakan program stimulus yang dikoordinasikan dan dibahas bersama Tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kementerian BUMN, Kemnaker, Kemenkeu, dan BPJS Ketenagakerjaan tahun 2020. Subsidi ini merupakan program pelengkap bagi program-program mitigasi dampak pandemi Covid-19 yang ada sebelumnya.

“Pekerja formal yang terdampak Covid-19 itu tidak sedikit, Banyak sekali mereka yang juga menerima program dari pemerintah (Kemensos, Kemendes PDTT). Data menunjukkan pekerja formal yang masih eksis juga membutuhkan bantuan pemerintah. Mereka juga terdampak Covid dan butuh bantuan pemerintah,” katanya. (inf/pub)

Share :

Baca Juga

Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM Hanung Harimba Rachman. Foto/Kemenkop UKM

EKONOMI

Tak Ada Potongan Dana Banpres UMKM Rp2,4 Juta
Pedagang berjualan daging sapi di Los Daging Pasar Ciroyom, Bandung, Jawa Barat, Jumat (22/1). Foto/Antara

EKONOMI

Pemerintah Bakal Impor 100 Ribu Ton Daging untuk Lebaran
Sejumlah kendaraan memasuki gerbang Tol Cililitan, Jakarta, yang dikelola PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Foto/Antara/Asprilla Dwi

EKONOMI

Mulai 2022, PUPR Jalankan Program Bayar Tol Tanpa Setop
Pemerintah tengah menyalurkan bantuan sosial tunai kepada 9 juta kepala keluarga rentan miskin yang terdampak virus Corona (Covid-19). Foto/Ist

EKONOMI

9 Juta KK Terima BLT Rp300 Ribu dari Pemerintah
Gedung perkantoran di DKI Jakarta. Foto/ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

EKONOMI

Bank Dunia Revisi Proyeksi Ekonomi RI 2020 Minus 2,2 Persen
Petani sednagn mengolah tanah persawahan dengan traktor. Foto/Kementan

EKONOMI

Produktivitas Pertanian RI Menurun, Perlu Ada Marketplace
Sejumlah orang mengemas paket bansos di Gudang Food Station Cipinang, Jakarta. Foto/MI

EKONOMI

Karena Corona, Belanja Bansos Naik Hampir Dua Kali Lipat
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan pers hasil Rapat Dewan Gubernur di kantor Bank Indonesia. Foto/ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

EKONOMI

BI Beri Syarat Kredit Mobil DP 0 Persen