Home / NASIONAL

Rabu, 13 Januari 2021 - 12:36 WIB

Kenapa Black Box Berbentuk Silinder dan Berwarna Oranye?

Ilustrasi--Salah satu kotak hitam (black box) pesawat  Lion Air JT-610 PK-LQP yang diyakini flight data recorder (FDR) telah ditemukan oleh Tim Gabungan Basarnas, Kamis (1/10) pagi. Foto/MI

Ilustrasi--Salah satu kotak hitam (black box) pesawat Lion Air JT-610 PK-LQP yang diyakini flight data recorder (FDR) telah ditemukan oleh Tim Gabungan Basarnas, Kamis (1/10) pagi. Foto/MI

JAKARTA, BERITANUSA.id – Istilah black box kerap terdengar saat terjadinya insiden kecelakaan pesawat terbang. Belakangan black box kembali diperbincangkan publik pada tragedi Sriwijaya Air SJ 182. Melalui alat ini, proses identifikasi kecelakaan pesawat dapat menjadi penunjang untuk membantu proses tim penyelidik.

Selain itu, black box dapat mencatat semua data penerbangan yang relevan, selain juga percakapan di kokpit pesawat. Benda ini mampu merekam suara perangkat pesawat, lalu lintas radio, diskusi antara awak kabin, hingga pengumuman kepada penumpang.

Lalu mengapa disebut black box padahal fisiknya berwarna oranye?

Melansir New York Time, istilah penggunaan nama black box muncul pertama pada Perang Dunia II, yang berasal dari pengembangan radio, radar, dan alat bantu navigasi elektronik di pesawat tempur Inggris dan Sekutu.

Perangkat elektronik yang sering dirahasiakan ini secara harfiah terbungkus dalam kotak hitam atau rumah non-reflektif. Oleh karena itu dinamakan ‘Black box’.

Adapun warna oranye dipilih agar terlihat terang dan mencolok secara visual di antara puing-puing setelah kecelakaan.

Fakta selanjutnya, meski dinamai black box, kotak hitam itu tidak memiliki bentuk kotak dan tidak berwarna hitam. Bentuk black box sendiri berupa silinder yang dipasang pada dua bagian logam besar. Bentuknya lebih mirip kompresor udara daripada alat perekam.

Black box adalah alat perekam elektronik yang ditempatkan di dalam pesawat terbang untuk memudahkan investigasi kecelakaan dan berbagai insiden penerbangan.

Black box sebenarnya dikenal sebagai perekam penerbangan. Namun ada dua perangkat perekam yang tersedia, flight data recorder (FDR) dan cockpit voice recorder (CVR).

FDR adalah fitur perekam yang menyimpan riwayat penerbangan seperti kecepatan di udara, ketinggian, aliran bahan bakar serta. Sedangkan pada CVR berfungsi untuk menyimpan riwayat suara di ruang kokpit dengan otoritas pengatur lintas udara atau ATC.

Kedua perangkat dapat digabungkan dalam satu unit, yaitu black box yang berukuran kurang lebih seperti kotak sepatu.

Black box merupakan alat perekam yang harus dimiliki tiap pesawat, baik itu pesawat komersial maupun pemerintahan. Letak penyimpanan black box biasanya terdapat pada bagian belakang pesawat, yang bertujuan agar tetap terlindung saat ada kecelakaan.

Melansir Times of India, kotak hitam juga dilengkapi dengan Underwater Locator Beacon (ULB) yang fungsinya mengirimkan sinyal ultrasonik di bawah air, yang dapat dideteksi oleh peralatan pelacak audio untuk mengetahui lokasi black box tersebut.

Alat ini dilengkapi dengan baterai yang panjang masa gunanya, yaitu hingga 30 hari. ULB akan mengeluarkan sinyal tiap detiknya hingga baterai habis. Black box dapat aktif walaupun pada kedalaman hingga 6 ribu meter di bawah laut.

Black box diuji dengan ditabrakkan ke dinding beton dengan kecepatan 750 kilometer per jam. Benda ini juga harus menahan beban seberat 2,25 ton setidaknya selama lima menit, tahan air, dan tahan tekanan air hingga 6.000 meter di bawah permukaan.

Untuk pengujian suhu,black box harus bisa bertahan pada suhu 1.100 derajat C selama satu jam dan 260 derajat C selama 10 jam.

Black box Sriwijaya AirSJ 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara ditemukan tepat tiga hari usai jatuh. Black box berisi data penerbangan yang bisa digunakan untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

Sriwijaya Air SJ 182 jatuh pada Sabtu (9/1) lalu usai lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Sedianya pesawat nahas tersebut akan menuju Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Presiden Joko Widodo. Foto: Istimewa

NASIONAL

Jokowi Siapkan Pembiayaan Koperasi dan UMKM Rp1 T di Masa Pemulihan Ekonomi
Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek di Jakarta. Foto/Istimewa

NASIONAL

Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan Digeledah
UMKM Indonesia. Foto/Bank Indonesia

NASIONAL

UMKM Indonesia Siap Memasuki Ekosistem Digital
Moda transportasi di DKI Jakarta commuter line (KRL). Foto/Ist

NASIONAL

Jadwal KRL Normal Seperti Sebelum Pandemi Mulai Hari Ini
Sekda DKI Jakarta Saefullah. Foto/Ist

NASIONAL

Sekda DKI Saefullah Meninggal Dunia
Tenaga kesehatan menyiapkan vaksin saat simulasi vaksinasi COVID-19 di RS Islam, Jemursari, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/12). Foto/ANTARA

NASIONAL

Vaksin Tahap Kedua Sasar Pelayan Publik hingga Pedagang
WNA di Indonesia. Foto/Ist

NASIONAL

Indonesia Larang WNA Masuk
Presiden RI Joko Widodo. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Jokowi Sebut Covid Bisa Mental Jika 70 Persen Warga Divaksin