Home / UMKM

Kamis, 4 Februari 2021 - 15:06 WIB

Kisah UMKM Pusatnusa yang Bisa Bertahan Usai Terima BLT

Salah satu mitra UMKM binaan dari organisasi nirlaba Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa), Imas Marsito (48). Foto/Beritanusa/Radhea Heqamudisa

Salah satu mitra UMKM binaan dari organisasi nirlaba Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa), Imas Marsito (48). Foto/Beritanusa/Radhea Heqamudisa

JAKARTA, BERITANUSA.id – Program Banpres Produktif atau BLT UMKM sebesar Rp2,4 juta bagai dewa penyelamat bagi para pelaku usaha mikro di Indonesia. Ya, pasalnya dengan insentif tersebut pelaku UMKM setidaknya bisa mempertahankan kelangsungan usaha di tengah pandemi.

Hal ini diakui oleh salah satu mitra UMKM binaan dari organisasi nirlaba Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa), Imas Marsito (48). Perempuan asal Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang memiliki usaha di bidang konveksi ini menjadi penerima BLT yang diurusi oleh relawan Pusatnusa.

Imas mengatakan, dengan adanya BLT tersebut dirinya bisa mempertahankan usahanya yang tengah menurun drastis akibat pandemi Covid-19. Biasanya dalam sebulan ia bisa menerima omzet hingga di atas Rp10 juta, tapi saat ini hanya rata-rata Rp1-1,5 juta saja.

Salah satu mitra UMKM binaan dari organisasi nirlaba Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa), Imas Marsito (48). Foto/Beritanusa/Radhea Heqamudisa

Salah satu mitra UMKM binaan dari organisasi nirlaba Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa), Imas Marsito (48). Foto/Beritanusa/Radhea Heqamudisa

“Awalnya saya tidak tahu soal BLT UMKM itu. Tapi ada relawan dari Pusatnusa yang menawarkan bantuan agar bisa mendapat BLT, saya percayakan dokumen saya diserahkan dan memang benar akhirnya nama saya tercantum sebagai penerima dan tanpa ada potongan, saya utuh terima Rp2,4 juta,” aku Imas.

“BLT ini juga saya jadikan untuk memenuhi kebutuhan keluarga selain untuk menambah modal usaha,” imbuh dia.

Mulyanah (54), mitra UMKM binaan Pusatnusa. Pemilik warung sembako di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Foto/Beritanusa/Radhea Heqamudisa

Mulyanah (54), mitra UMKM binaan Pusatnusa. Pemilik warung sembako di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Foto/Beritanusa/Radhea Heqamudisa

Hal serupa juga diungkapkan oleh Mulyanah (54), mitra UMKM binaan Pusatnusa. Pemilik warung sembako di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat ini mengaku sangat bersyukur bisa menerima BLT UMKM dari pemerintah.

Mulanya, ia mengaku pasrah di tengah keadaan ekonomi yang sulit akibat pandemi Covid-19. Dagangan sembakonya yang biasanya dalam sehari menerima Rp300 ribu ke atas, namun karena pandemi ia hanya mendapatkan rat-rata Rp50 ribu-Rp200 ribu dalam sehari.

“Alhamdulillah saya bisa menerima BLT ini. Saya harap ini terus diadakan pemerintah untuk membantu orang-orang seperti saya,” ungkap Mulyanah.

Mulyanah juga mengaku dengan keterbatasannya ia tak mengetahui informasi soal BLT UMKM. Namun, relawan Pusatnusa yang terus proaktif mencari pelaku usaha mikro yang kurang paham bagaimana mendapatkan BLT itu agar bisa dibantu untuk diproses data-data yang nantinya diserahkan kepada petugas.

“Untung saja ada relawan Pusatnusa yang membantu saya. Saya sudah tua jadi ya nggak pagham memakai Handphone jadi relawan dari Pusatnusa datang ke rumah saya untuk membantu. Semuanya diurusi oleh mereka jadi saya tinggal menerima dan tanpa ada potongan dari mereka” tukasnya.

Berdasarkan data Pusatnusa per Selasa, 5 Januari 2021 lalu, sebanyak 48 mitra UMKM binaan Pusatnusa terkonfirmasi menerima BLT UMKM. Di tengah keterbatasan yang ada, Pusatnusa terus proaktif membantu UMKM agar usahanya bisa tetap bertahan.

Ketua Umum Pusatnusa Parluhutan Simanjuntak. Foto/Beritanusa/Radhea Heqamudisa

Ketua Umum Pusatnusa Parluhutan Simanjuntak. Foto/Beritanusa/Radhea Heqamudisa

“Kami terus aktif membantu para mitra binaan untuk mendapat segala bantuan dari pemerintah yang terkait dengan UMKM. Kami yang urus segala berkas dan persyaratan para mitra dan tak ada potongan apapun, semua langsung masuk ke rekening mereka,” kata Ketua Umum Pusatnusa Parluhutan Simanjuntak, Selasa (5/1).

Pria yang akrab disapa Topad ini menjelaskan niat tulus Pusatnusa adalah membantu para pelaku usaha kecil mikro agar tetap bertahan di tengah badai pandemi virus corona (Covid-19). Dengan begitu, perekonomian Indonesia diharapkan bisa kembali pulih.

Ia mengungkapkan akan semaksimal mungkin membantu para UMKM yang telah bermitra dengan Pusatnusa. Meski adanya keterbatasan, Topad bakal turut serta mewujudkan ekonomi kerakyatan yang berdaulat di Tanah Air melalui UMKM.

“Ada semangat baru yang muncul dalam diri saya. Semoga kami bisa mewujudkan cita-cita memajukan perekonomian negara dari UMKM ini,” harapnya.

Pengusaha yang dikenal jujur itu juga mengatakan bahwa masih banyak pelaku UMKM yang belum mengetahui segala persyaratan untuk mendapatkan BLT UMKM. Untuk itu, pihaknya selalu terbuka untuk membantu para pelaku UMKM dengan bergabung di Pusatnusa.

“Pusatnusa ini adalah wadah bagi UMKM yang nantinya kami akan membuat sebuah marketplace agar mereka bisa transaksi atau jual beli tidak lagi dengan bertemu karena saat ini juga lagi masa pandemi. Ini bisa menjadi solusi mengatasi pandemi,” jelas dia.

Tak sampai di situ, Pusatnusa juga siap memfasilitasi mitra UMKM binaan soal pengadaan barang/jasa dari pemerintah. Dimana pemerintah bakal melibatkan UMKM dalam proyek pengadaan tersebut.

“Dalam wadah Pusatnusa ini kami akan bersinergi untuk membentuk suatu perkumpulan yang memang berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat,” tandasnya.

(heq)

Share :

Baca Juga

UMKM di DKI Jakarta. Foto/Ist

UMKM

Pemprov DKI Permudah Penyaluran Kredit dan Perizinan Bagi UMKM
Menteri Perindustrian Agus Gumiwan. Foto/Ist

UMKM

Menperin: Beli Produk Lokal Adalah Patriotisme Modern
Pelaku UMKM memperlihatkan produknya di marketplacr online. Foto/Antara/Andreas Fitri Atmoko

UMKM

Dua Cara Daftar UMKM Online
Ilustrasi bantuan pemerintah. Foto/Ist

EKONOMI

Skema Pencairan BLT UMKM Rp2,4 Juta
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto: Magelang Ekspres

NASIONAL

9,1 Juta Usaha Mikro Segera Dapat Modal Gratis Rp22 Triliun
Foto: Istimewa

UMKM

Pelaku UMKM Mulai Rasakan Manfaat Program PEN
Ilustrasi online. Foto/Ist

UMKM

UMKM Diminta Beralih Ke Pemasaran Online
Kopi olahan citarasa Nusantara. foto/Ist

EKONOMI

Meski Pandemi, Ekpsor Kopi Olahan Masih Surplus Rp3,14 T