Home / NASIONAL

Senin, 10 Agustus 2020 - 11:04 WIB

KKP Gelontorkan Rp474,9 Miliar Bantu Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional

Ilustrasi panen garam. Foto/Ist

Ilustrasi panen garam. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan kembali menggelontorkan dana untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional imbas pandemi Covid-19, setelah mendapat tambahan anggaran tahun 2020 sebesar Rp474,9 miliar dari Kementerian Keuangan.

Tambahan anggaran itu berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor S-180/MK.2/2020 pada 8 Agustus 2020. Dengan adanya tambahan ini, APBN 2020 KKP pun naik dari yang tadinya Rp4,6 triliun menjadi Rp5,1 triliun.

Sekretaris Jenderal KKP melalui Kepala Biro Perencanaan, Ishartini, menjelaskan bahwa anggaran tambahan sebesar Rp474,9 miliar itu untuk merealisasikan berbagai kegiatan di satuan kerja di bawah naungan KKP.

“Dana tambahan ini pada prinsipnya untuk membantu stakeholders KKP imbas pandemi, di antaranya untuk bantuan untuk nelayan seperti alat tangkap, bantuan untuk pembudidaya ikan seperti benih, mesin pakan, asuransi, karamba jaring apung, bantuan untuk pengolah dan pemasar ikan, petambak garam, termasuk di dalamnya mendorong kegiatan-kegiatan padat karya,” jelas Ishartini, Senin (10/8).

Pihaknya pun sudah melakukan rapat koordinasi dengan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan untuk membahas secara rinci setiap kegiatan dan mekanisme penggunaan anggarannya.

Ini bukan langkah pertama KKP dalam mengupayakan percepatan pemulihan ekonomi nasional imbas pandemi.

Sebelumnya, KKP juga telah melakukan refocussing anggaran tahun 2020 sebesar Rp371 miliar. Dana itu untuk mengcover 23 kegiatan yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi sektor kelautan dan perikanan, termasuk Rp16 miliar untuk akun Covid-19 tahun 2020 di 107 satker KKP, baik di pusat maupun UPT.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dibanyak kesempatan menyatakan optimismenya bahwa sektor kelautan dan perikanan bisa menjadi solusi bangkitnya ekonomi Indonesia dari dampak pandemi.

Ini dibuktikan dengan meningkatnya ekspor hasil perikanan di Semester I 2020. Peningkatan mencapai 6,9 persen atau USD2,4 miliar, di mana Amerika Serikat dan Tiongkok menjadi pasar yang paling banyak menyerap produk perikanan Indonesia. (inf/pub)

Share :

Baca Juga

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Foto: Istimewa

NASIONAL

Nadiem: Belajar Tatap Muka Efektif untuk Daerah 3T
Parluhutan S (Topad), Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa). Foto/Beritanusa

NASIONAL

Pahlawan Zaman Now
Ilustrasi--Air laut pasang. Foto/NGI

NASIONAL

Air Laut Pasang Manado Bukan Tsunami
Kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab disambut massa pendukungnya. Foto/AFP

NASIONAL

Rizieq Shihab Resmi Tersangka Kasus Kerumunan Petamburan
Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Foto/Antara

NASIONAL

PA 212 Serukan Aksi Demo 1812 di Istana Negara
Pariwisata di Bali akan di-reopening dengan mengutamakan kebersihan, kesehatan dan keamanan. Foto/ANTARA

NASIONAL

Bule Ajak WNA Pindah ke Bali, Imigrasi: RI Tutup Pintu
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke PBNU. Foto/Istimewa

NASIONAL

Kunjungi PBNU, Kapolri Listyo: Silaturahmi Jaga Sinergitas
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. Foto/Ist

NASIONAL

Tim Kajian UU ITE Diberi Tenggat hingga 22 Mei