Home / NASIONAL

Jumat, 8 Januari 2021 - 17:16 WIB

Kondisi Rizieq Shihab Baik-baik Saja Usai Sesak Napas

Eks Imam Besar FPI Rizieq Shihab di Mapolda Metro Jaya. Foto/AFP/Jenaya

Eks Imam Besar FPI Rizieq Shihab di Mapolda Metro Jaya. Foto/AFP/Jenaya

JAKARTA, BERITANUSA.id – Eks Imam Besar FPI Rizieq Shihab mengalami sesak napas di tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada Kamis (7/1) malam. Penasihat Hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, mengatakan pihak Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya segera turun tangan mengatasinya.

Alhamdulillah, semalam juga berangsur ada perkembangan baik,” ujar Aziz dalam keterangannya, Jumat (8/1).

Meskipun begitu, Aziz mengatakan Rizieq Shihab masih berada di ruang tahanan dan belum dipindahkan ke ruang perawatan medis. Pihaknya masih mempertimbangkan mengajukan pemindahan Rizieq ke ruang perawatan.

“Kami masih melihat kondisi day to day HRS dan mendengar saran dokter,” ujar Aziz.

Kabar Rizieq Shihab sakit pertama kali diinformasikan oleh Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Rahmat. Namun ia membantah informasi yang menyebutkan tidak menyediakan perawatan medis kepada Rizieq Shihab selama menjalani penahanan di rumah tahanan (Rutan).

Pada malam tahun baru, kepada polisi yang mengontrol, Rizieq mengaku tidak enak badan, lalu dipanggilkan dokter. Dokter yang memeriksa akan memberi oksigen karena Rizieq mengeluh sesak napas.

“Dia tidak mau, minta oksigen dari rumah,” kata Rahmat.

Rahmat mengatakan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya selalu memberikan fasilitas terbaik tidak hanya bagi Rizieq Shihab tapi juga seluruh tahanan titipan. Petugas kesehatan kepolisian pun terus mengecek kesehatan rutin para tahanan setiap hari. Selain itu juga ada tim dokter yang siaga selama 24 jam untuk para tahanan.

“Saya punya tahanan banyak, lebih dari 1.000. Putar anggota tiap hari itu, yang sakit mana, yang berobat ke rumah sakit mana, yang perlu didatangi dokter mana. Dokternya kan ada yang piket 24 jam,” ujar Rahmat.

Ditangani dokter pribadi dari Mer-C

Rizieq Shihab saat ini ditemani oleh dokter pribadi dari lembaga Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) selama ditahan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Dokter pribadi itu didatangkan polisi atas permintaan pengacara untuk memberikan perawatan sesak napas yang dialami Rizieq.

“Polda juga ada yang dampingi, Mer-C juga dampingi yang jadi dokter pribadinya. Sekarang juga dicek kadar oksigennya ada 98 persen,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (8/1).

Yusri mengatakan di sel tahanan Rizieq Shihab saat ini sudah disediakan tabung gas oksigen. Penyediaan tabung itu merupakan permintaan langsung dari Rizieq usai mengalami sesak napas pas 1 Januari 2021.

“Kemarin pada saat dia kurang enak badan karena asam lambung, dia minta oksigen, kami siapkan oksigen,” kata Yusri. Ia memastikan kondisi Rizieq saat ini sudah jauh lebih membaik.

(Tempo)

Share :

Baca Juga

Simulasi pemungutan suara pada Pilkada serentak dengan mengedepakan protokol kesehatan. Foto/ANTARA FOTO/Muhammad Iqba

NASIONAL

24 Wilayah Pilkada 2020 Masuk Zona Merah
Gedung Asabri. Foto/Istimewa

NASIONAL

Mobil Ferrari dan Kapal Milik Tersangka Kasus Asabri Disita
Tenaga kesehatan menyiapkan vaksin saat simulasi vaksinasi COVID-19 di RS Islam, Jemursari, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/12). Foto/ANTARA

NASIONAL

Pedagang Tanah Abang Diimbau Daftarkan Diri untuk Vaksinasi
Transjakarta. ist

NASIONAL

TransJakarta Buka Rute Baru Tanjung Priok-Ancol Barat
Pengunjuk rasa dari berbagai kelompok Islam menggelar aksi di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

Satgas Covid-19 Dorong DKI Antisipasi Klaster Penjemputan Rizieq
Ilustrasi sekolah. Foto/Ist

NASIONAL

33 Guru MAN 22 Jakarta Positif Covid Usai dari Yogyakarta
Presiden Joko Widodo. Foto/Antara

NASIONAL

Distribusi Vaksin ke Daerah Ditargetkan Rampung Maret 2021
Ilustrasi--Pengalihan arus lalu lintas di Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

Daftar Pengalihan Arus Lalin Sekitar Istana Imbas Aksi 1812