Home / NASIONAL

Senin, 15 Februari 2021 - 20:37 WIB

KPK Tambah 19 Personel dari Jaksa dan Polisi

Kantor KPK. Foto/Tirto

Kantor KPK. Foto/Tirto

JAKARTA, EBRITANUSA.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan ‘amunisi’ baru dengan bergabungnya 19 orang dari unsur Kejaksaan Agung dan Kepolisian untuk mengisi tugas di Kedeputian Penindakan.

Pelaksana tugas (Plt.) Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri mengatakan bergabungnya belasan personel baru tersebut diharapkan mampu membantu mempercepat penuntasan perkara yang ditangani lembaganya.

“Saat ini telah dinyatakan lulus 11 orang pegawai yang bersumber dari Kejaksaan Agung dan 8 orang yang bersumber dari Kepolisian yang akan memperkuat Kedeputian Penindakan KPK. Baik direktorat penyelidikan, penyidikan dan penuntutan,” kata Ali Fikri pada Senin (15/2).

Ali menjelaskan 19 orang tersebut sebelumnya telah melewati sejumlah tahapan proses seleksi, mulai dari seleksi administrasi, potensi, asesmen, bahasa Inggris, dan kesehatan. Pelbagai tahapan tes ini kata dia digelar oleh pihak ketiga yang independen.

Mereka, lanjut Ali, juga telah dinyatakan lulus tahap wawancara dengan struktural di Kedeputian Penindakan dan pimpinan KPK.

“Bergabungnya 19 orang pegawai pada Kedeputian Penindakan KPK ini diharapkan mampu mempercepat penuntasan perkara yang saat ini sedang ditangani KPK,” imbuh dia.

KPK sebelumnya mengakui memiliki utang empat perkara korupsi yang menjadi perhatian publik sepanjang 2020, tapi penanganannya belum selesai.

Empat perkara yang dimaksud terkait kasus penerbitan surat keterangan lunas terhadap obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI); kasus mantan Direktur Utama Pelindo II, Richard Joost Lino (RJ Lino); kasus eks caleg PDIP, Harun Masiku; dan kasus pengadaan KTP-elektronik (e-KTP).

Sementara terkait kekurangan pegawai juga sempat dikeluhkan pimpinan KPK jilid V.

Berdasarkan hasil analisis beban kerja, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, pada Desember 2020 lalu sempat menyatakan KPK masih kekurangan ratusan pegawai untuk seluruh sektor. Angkanya mencapai 400 orang.

“Tentu sesungguhnya KPK bukan hanya tahun ini, dari tahun sebelumnya KPK sudah melakukan analisis terhadap kebutuhan SDM tidak lebih sudah di atas 400 kebutuhan penambahan sesungguhnya tapi belum dipenuhi,” tutur Ghufron dalam jumpa pers ‘Kinerja KPK Tahun 2020’, Rabu, 30 Desember 2020.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Jokowi: Duka Cita Atas Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182
Logo Asian Games 2019. (Foto: Ist)

NASIONAL

Polisi Tetapkan Tersangka Penipuan Pencucian Uang Proyek Venue Asian Games 2018
Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad. Foto/TNI

NASIONAL

TNI: Perang Saat Ini Adalah Peperangan Informasi Media Sosial
Wakil Ketua DPR RI A. Muhaimin Iskandar. Foto: Istimewa

NASIONAL

Pemerintah Harus Lakukan Pendampingan Terhadap UMKM
Kantor Kemenkes. Ist

NASIONAL

Kemenkes Jangan Jadi Contoh Buruk Penerapan Protokol Kesehatan
Transjakarta. ist

NASIONAL

Demo di Istana, Transjakarta Alihkan Rute Layanan
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan sebanyak 1.200 orang disuntik per hari dalam vaksinasi massal, di Masjid Istiqlal, DKI Jakarta. Foto/Setneg

NASIONAL

Vaksinasi Anggota DPR Ditargetkan Rampung Sebulan
Ilustrasi--Banjir di Manado. Foto/Antara

NASIONAL

Enam Orang Meninggal Akibat Banjir-Longsor di Manado