Home / NASIONAL

Senin, 11 Januari 2021 - 17:41 WIB

Larangan WNA Masuk Indonesia Diperpanjang

Dua WNA berbincang dengan petugas untuk proses karantina setibanya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Foto/Antara

Dua WNA berbincang dengan petugas untuk proses karantina setibanya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Presiden Joko Widodo secara resmi menyetujui untuk memperpanjang masa larangan warga negara asing (WNA) masuk ke Indonesia menyusul Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan mulai 11-25 Januari.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia memberlakukan larangan masuknya WNA dari seluruh negara ke Indonesia pada 1-14 Januari 2021.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, sekaligus Ketua Komite Penangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto, usai menggelar rapat terbatas didampingi Menteri Kesehatan di Istana Kepresidenan.

“Pemerintah diketahui meningkatkan pembatasan kegiatan masyarakat antara 11-25 Januari, namun sebelum itu Bapak Presiden menyetujui untuk pelarangan WNA masuk ke Indonesia diperpanjang,” kata Airlangga dalam konferesi pers di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (11/1).

Menurut Airlangga, PPKM penting lantaran kasus positif Covid-19 terus melonjak pasca libur Oktober, maupun Natal dan Tahun Baru akhir Desember lalu. Menurut dia, perlu ada upaya untuk mendisiplinkan mobilitas masyarakat guna menekan laju penyebaran.

Oleh sebab itu, Airlangga mengaku mendukung agar operasi Yustisi penegakan disiplin masyarakat terus dilakukan. Di samping ia juga mengingatkan bahwa cara tersebut perlu didukung oleh penerapan protokil kesehatan oleh masyarakat.

“Tentu kita lihat kasus kenaikan ini penting untuk diadakan kedisiplinan dari masyarakat, dan pemerintah akan terus mendorong operasi yustisi,” kata dia.

Mengutip pembaruan laporan harian kasus Covid-19 per Minggu (10/1), kasus positif corona di Indonesia telah menyentuh angka 828.026 kasus. Satgas Covid-19 sempat mencatat penambahan tertinggi mencapai 10 ribu dalam dua hari berturut-turut pada 8 dan 9 Januari.

Sedangkan, pasien yang meninggal bertambah 182 orang, dengan demikian totalnya menjadi 24.129 orang.

Dari total jumlah kasus tersebut, angka positivity rate harian naik mencapai 30,4 persen. Angka itu menjadi tertinggi setelah sebelumnya angka itu sempat menyentuh rekor dengan pada 1 dan 2 Januari lalu, masing-masing 29,4 persen dan 29,5 persen.

“Tentu setelah libur panjang di akhir Oktober terjadi kenaikan sampai pasca libur Natal dan tahun baru. Dan kasus harian tembus angka 10 ribu,” kata dia.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi uji emisi sepeda motor. Foto/Istimewa

NASIONAL

Pemprov DKI Terapkan Uji Emisi Bagi Sepeda Motor
Mendikbud Nadiem Makarim. Foto/Antara

NASIONAL

Alokasi Dana BOS 2021 Capai Rp52,5 Triliun
Vaksinator melakukan penyuntikan kepada peserta vaksinasi COVID-19 untuk tenaga kesehatan (nakes) di RSPP. Foto/Antara

NASIONAL

Vaksinasi Nakes Ditargetkan Rampung Februari 2021
Ilustrasi tes usap atau swab test antigen. Foto/Antara

NASIONAL

Dana Covid Rp132 T, Tes Harus Bisa 15 Persen Penduduk
Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad. Foto/Medcom/Octavianus Diw Sutrisno)

NASIONAL

Wali Kota Depok Positif Corona
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan. Foto/Antara

NASIONAL

Kasus BPJS Ketenagakerjaan Diduga Terkait Dana Investasi
Gedung Kemenkes. Ist

NASIONAL

Jadi Klaster Covid Terbanyak, Istana Minta Kemenkes Diaudit
Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon saat menerima Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7). Foto : DPR RI

NASIONAL

Indonesia-Uni Eropa Dorong Akses Vaksin Covid-19 Bagi Semua Negara