Home / UMKM

Selasa, 23 Februari 2021 - 10:39 WIB

Lewat Pasar Digital, 47 BUMN Jajaki Kerja Sama dengan UMKM

Perajin batik di Malang, Jawa Timur, tak tergerus oleh dampak korona. Mereka tetap berproduksi melayani pembeli. Foto/MI

Perajin batik di Malang, Jawa Timur, tak tergerus oleh dampak korona. Mereka tetap berproduksi melayani pembeli. Foto/MI

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kementerian BUMN mengungkapkan sebanyak 47 BUMN dalam proses penjajakan untuk bekerja sama dengan UMKM melalui Pasar Digital UMKM atau PaDi UMKM. Kerja sama tersebut diharapkan bisa mendorong daya saing UMKM.

Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting menuturkan saat ini baru sembilan perusahaan pelat merah yang menjadi percontohan program PaDi UMKM. Sembilan BUMN tersebut meliputi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), dan PT BRI (Persero) Tbk.

Selanjutnya, PT Pegadaian (Persero), PT PNM (Persero), PT PP (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

“Terima kasih ke 47 BUMN yang sedang dalam proses perluasan implementasi PaDi UMKM, yang juga sudah turut berpartisipasi aktif dalam pameran PaDi UMKM Virtual Expo 2021,” ujarnya dalam upacara penutupan PaDi UMKM Virtual Expo 2021, Senin (22/2)

Guna meningkatkan partisipasi BUMN, Kementerian BUMN telah menyelenggarakan PaDi UMKM Virtual Expo 2021 selama sepekan dari 15-22 Februari 2021. Loto menuturkan dari pameran tersebut tercatat 69.122 kunjungan dari pembeli (buyer) BUMN, 1.800 frekuensi transaksi, dan Rp3,5 miliar volume transaksi per hari ini pukul 12.00 WIB.

Loto yang juga berperan sebagai Ketua Pelaksana PaDi UMKM Virtual Expo 2021, berharap transaksi belanja BUMN kepada UMKM melalui platform PaDi UMKM terus berlanjut.

“Secara umum tujuan pameran dapat kami katakan bisa dicapai, dimana terlihat dari BUMN khususnya buyer group BUMN dapat lebih mengenal produk UMKM binaan organisasi atau instansi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto mengatakan kerja sama antara perusahaan pelat merah dengan UMKM merupakan salah satu upaya mendorong percepatan pemulihan ekonomi. Terlebih, UMKM merupakan salah satu penopang pertumbuhan ekonomi.

“Selaras dengan kebijakan program Pemulihan Ekonomi Nasional dan keberpihakan pengembangan, UMKM menempati prioritas tertinggi karena UMKM berperan penopang utama struktur perekonomian nasional yang terkena dampak pandemi sangat besar,” ucapnya.

Ke depannya, kata dia, Kementerian BUMN akan mendorong seluruh perusahaan pelat merah untuk ikut serta dalam PaDi UMKM. Dengan demikian, dapat meningkatkan sisi aksesibilitas dan kapabilitas PaDi UMKM.

“Kemitraan BUMN dan UMKM didorong melalui peningkatan online marketplace dan virtual event, sehingga akan membuka semakin banyak peluang peningkatan rantai pasok dan rantai nilai. Pada gilirannya, akan mendorong peningkatan daya saing produk UMKM baik di pasar dalam negeri maupun global,” ucapnya.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi masker. Foto/Ist

NASIONAL

Kemenkop Akan Gandeng UKM untuk Produksi Masker dalam Jumlah Besar
Ilustrasi uang Rupiah. Foto/iStock

NASIONAL

Pendaftaran BLT UMKM Diperpanjang hingga Akhir September
Ilustrasi platform dagang daring. Bisnis/Rayful Mudassir

UMKM

Platform Dagang Daring Harus Bantu Produk UMKM
Ilustrasi UMKM binaan. Ist

UMKM

Pertamina Segera Kumpulkan UMKM Binaan di SMEXPO 2020
Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin. Foto/Ist

NASIONAL

UU Cipta Kerja Dinilai Bisa Bantu Pulihkan UMKM yang Terguncang

EKONOMI

Menristek: Ekonomi Digital UMKM Tingkatkan Daya Beli Masyarakat
Organisasi nirlaba Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa) terus membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di tengah keterpurukan ekonomi akibat pandemi. Foto/Beritanusa

UMKM

Pusatnusa Jaring 71 UMKM Sebagai Mitra
Pedagang mengemas sandal hasil industri kecil rumah tangga yang dipasarkan melalui daring di Denpasar, Bali, kemarin. Foto/Antara

UMKM

BUMN Susun Skema Tingkatkan Penyerapan Produk UMKM