Home / EKONOMI

Selasa, 12 Januari 2021 - 12:36 WIB

Lewat PKH, Anak Sekolah hingga Lansia Bisa Dapat BLT

Seorang warga menunjukan Kartu Keluarga Sejahtera, yang digunakan untuk menarik dana bantuan sosial PKH di Banyumas. Foto/Antara

Seorang warga menunjukan Kartu Keluarga Sejahtera, yang digunakan untuk menarik dana bantuan sosial PKH di Banyumas. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meluncurkan program bantuan sosial (bansos) 2021 pada 4 Januari 2021 lalu. Salah satunya adalah program keluarga harapan (PKH).

Mengutip laman resmi pkh.kemensos.go.id, bantuan PKH diberikan kepada beberapa kelompok masyarakat. Mereka adalah ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas, dan masyarakat lanjut usia (lansia).

Besaran yang diberikan berbeda tiap keluarga penerima manfaat (KPM). Rinciannya, untuk kategori ibu hamil atau nifas sebesar Rp3 juta per tahun, anak usia dini 0-6 tahun sebesar Rp3 juta per tahun, penyandang disabilitas berat sebesar 2,4 juta per tahun, dan lanjut usia Rp2,4 juta per tahun.

Selanjutnya, untuk anak sekolah juga terdiri dari beberapa kategori. Untuk pendidikan anak SD mendapatkan dana bantuan sebesar Rp900 ribu per tahun, pendidikan anak SMP sebesar Rp1,5 juta per tahun, dan pendidikan anak SMA sebesar Rp2 juta per tahun.

PKH ini nantinya diberikan dalam empat tahap, yakni pada Januari, April, Juli, dan Oktober 2021. Bantuan akan disalurkan langsung lewat bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN.

Pemerintah menetapkan target penerima PKH sebanyak 10 juta keluarga. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp28,7 triliun.

Jumlah target penerima PKH tahun ini sama seperti 2020 lalu, yakni 10 juta KPM. Namun, jumlah anggaran yang disiapkan pada 2020 lebih sedikit karena tahun lalu mencapai Rp36,9 triliun.

Jika dilihat, jumlah penerima PKH dari 2016 hingga 2020 terus meningkat. Rinciannya, jumlah penerima PKH pada 2016 sebanyak 5,98 juta KPM, pada 2017 sebanyak 6,22 juta KPM, pada 2018 sebanyak 10 juta KPM, pada 2019 sebanyak 9,84 juta KPM, dan 2020 sebanyak 10 juta KPM.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Pekerja saat bekerja memproduksi mobil di pabrik Honda, Wuhan, Tiongkok. Foto/AFP via South China Morning Post

EKONOMI

Pemerintah Beri Relaksasi PPnBM Dongkrak Industri Otomotif
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani. Foto/Ist

EKONOMI

Sri Mulyani Tambah Anggaran Kartu Prakerja Jadi Rp20 T
Uang Rupiah. Foto/Ist

EKONOMI

PPATK-BI Cegah Dana Hasil Pencucian Uang Masuk ke Sistem Pembayaran
Ilustrasi resesi ekonomi Indonesia. Ist

EKONOMI

Ancaman Resesi Ekonomi Indonesia Semakin Kuat
Ilustrasi uang Rupiah dan Dolar AS. Foto/MI/Pius Erlangga

EKONOMI

Rupiah Menguat ke Rp14.055 Berkat Vaksin Pfizer
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/AntaraMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/Antara

EKONOMI

Ekonomi Diprediksi Tumbuh 5,3 Persen pada 2021
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. Foto/MI

EKONOMI

Kekhawatiran China Bisa Jadi Investor Terbesar di RI
Tol Jakarta-Cikampek. Foto/MI/Ramdani

EKONOMI

Tarif Baru Tol Jakarta-Cikampek Naik