Home / UMKM

Jumat, 16 Oktober 2020 - 18:55 WIB

Mahasiswa Diajak Kembangkan Bisnis Start Up

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki> Foto/Kemenkop UKM

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengajak perguruan tinggi salah satunya Universitas Prasetiya Mulya untuk merancang desain pengembangan start up untuk anak muda dan mahasiswa.

Teten mengatakan, pentingnya untuk menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi. Salah satunya untuk membuat disain pengembangan start up anak muda yang telah mendapat bekal pendidikan cukup dan memiliki potensi usaha untuk naik kelas.

“Saat ini UMKM memikul beban berat yang mengharuskan penciptaan lapangan kerja lebih banyak akibat pandemi sehingga penting menyiapkan UMKM unggul dengan produk dan model bisnis yang lebih kreatif dan inovatif,” kata Teten dalam acara Diskusi Publik bertema Bangun UMKM di Tengah Multikrisis yang digelar atas kerja sama Universitas Prasetiya Mulya, Ikaprama, dan Kata Data secara daring, di Jakarta, Kamis (15/10).

Terlebih saat ini ekspor UMKM Indonesia di tengah pandemi kinerjanya menurun drastis atau tinggal 14 persen.

“Maka penting untuk mendorong dan membangun UMKM yang lebih unggul dan untuk itu kita harus memberikan perhatian lebih ke UMKM ‘high tech’ yang banyak digeluti kalangan anak muda yang memiliki banyak potensi,” kata Teten.

Teten mengungkapkan, pihaknya akan memfokuskan pendampingan dan pemberdayaan dalam dua pendekatan. Pendekatan pertama pemberian bantuan sosial dan modal kerja bagi pelaku usaha ultramikro dan mikro yang jumlahnya mencapai 98 persen.

Sementara yang kedua pendampingan yang lebih ‘high touch’ bagi UMKM yang memiliki potensi besar untuk naik kelas termasuk start up teknologi yang banyak berkembang di kalangan anak muda dan mahasiswa. Untuk itu, pihaknya mengajak lebih banyak perguruan tinggi untuk terlibat dalam penyusunan disain atau model pengembangan start up.

“Kita perlu juga mengembangkan inkubator bisnis di setiap daerah tergantung unggulan daerah tersebut, jadi kami akan melibatkan lebih banyak kampus-kampus,” katanya.

Teten meyakini apabila semua program tersebut dikonsolidasikan maka Indonesia akan mendapat tambahan jumlah wirausaha baru dari kalangan anak muda yang kreatif dan inovatif. Apalagi mengingat saat ini jumlah wirausaha di Indonesia masih berkisar 3,4 persen dari total populasi atau masih di bawah negara tetangga lainnya, termasuk Malaysia yang sudah mencapai 5 persen bahkan Singapura yang telah 9 persen.

Pada kesempatan itu, Teten juga menggarisbawahi terkait Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) yang diharapkan mampu menjadikan koperasi sebagai lembaga ekonomi utama pilihan masyarakat. UU Ciptaker juga disebutnya akan memperkuat posisi KUMKM dalam rantai pasok; mengakselerasi digitalisasi KUMKM; dan memberikan pembiayaan mudah dan murah bagi UMK.

UU Ciptaker juga kata Teten akan memberikan afirmasi dan perluasan akses pasar tehadap UMKM dan puncaknya UMKM menjadi rumah nyaman untuk mencetak dan menyerap tenaga kerja unggul Indonesia.

(kop/ukm/heq)

Share :

Baca Juga

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki. Foto/Ist

UMKM

Teten Masduki: Pelaku UMKM Akan Dapatkan Sertifikat Halal Gratis
PT Bank BRI Syariah Tbk mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang impresif pada triwulan II 2020. Foto/Ist

EKONOMI

Bank Syariah Indonesia Komitmen Garap UMKM Rp54 T
Foto: Istimewa

UMKM

Cetak Wirausaha Baru, KKP Gelar Pelatihan Olah Mie Rumput Laut
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto: Magelang Ekspres

NASIONAL

9,1 Juta Usaha Mikro Segera Dapat Modal Gratis Rp22 Triliun
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki> Foto/Kemenkop UKM

EKONOMI

Koperasi Bisa Berprinsip Syariah Dalam UU Ciptaker
Pekerja membuat masker dari kain batik di sebuah usaha kecil menengah (UKM). Foto/Antara

UMKM

Sederet Usaha yang Bisa Daftar BLT Rp2,4 Juta
Ilustrasi peaku UMKM batik. Foto/MI

EKONOMI

Kemenkop: Penjualan UKM Merosot 23 Persen Selama Pandemi
Ilustrasi uang Rupiah. Foto/iStock

EKONOMI

Yang Sudah Dapatkan BLT UMKM Segera ke Bank, Jika Lama Akan Ditarik Lagi