Home / NASIONAL

Selasa, 5 Januari 2021 - 11:54 WIB

Maklumat Kapolri Soal Larangan Berkerumun Masa Nataru Dicabut

Apel Pasukan Operasi Lilin 2020. Foto/Antara Foto/Haidz Mubarak A

Apel Pasukan Operasi Lilin 2020. Foto/Antara Foto/Haidz Mubarak A

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kapolri Jenderal Idham Azis resmi mencabut maklumat tentang larangan berkerumun selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2021. Maklumat itu resmi tak berlaku usai masa libur panjang akhir tahun.

Dalam hal ini, Idham sekaligus juga mencabut masa kerja dari Operasi Lilin 2020 hingga 4 Januari 2021.

Pencabutan Maklumat Kapolri tersebut tertuang dalam surat telegram nomor STR/9/XII/OPS.2./2020 yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri bidang Operasi Irjen Imam Sugianto pada Senin (4/1).

“Benar, ada telegram dicabut karena waktu sudah selesai,” kata Argo saat dikonfirmasi, Senin (4/1).

Adapun, maklumat yang dirujuk dalam hal ini ialah nomor MAK/4/XII/2020 yang mana menegaskan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru dilarang untuk digelar dalam ruangan.

Kegiatan-kegiatan yang dilarang digelar selama libur Natal dan Tahun Baru antara lain, perayaan Natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah, pesta atau perayaan malam pergantian tahun, arak-arakan, pawai hingga karnaval dan pesta penyalaan kembang api.

Jenderal polisi bintang empat itu mengatakan pihak kepolisian akan menindak tegas apabila terdapat pelanggaran dalam aturan yang termaktub dalam maklumat tersebut.

“Berkaitan dengan hal tersebut di atas dengan berakhirnya Ops Lilin 2020, maka Maklumat Kapolri nomor MAK/4/XII/2020 tanggal 23 Desember tentang Kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan dalam pelaksanaan Libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 dinyatakan tidak berlaku,” tulis Idham dalam telegram terbarunya.

Sebagai informasi, arus balik dari libur akhir tahun pun telah berakhir sejak 4 Januari kemarin.

Pemerintah sendiri mengaku akan memantau jumlah kenaikan kasus Covid-19 dan memperketat penerapan protokol kesehatan setelah dua kali libur panjang pada akhir tahun 2020.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto menyampaikan pihaknya belajar dari lonjakan kasus pada musim liburan sebelumnya.

“Tentu pasca Natal dan Tahun Baru ini pemerintah akan mengevaluasi dua minggu ke depan, karena memang dengan liburan, seperti liburan-liburan sebelumnya itu biasanya dimonitor dalam dua minggu,” kata Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/1).

(cnn)

Share :

Baca Juga

Sampah sisa aksi unjuk rasa di DKI Jakarta. Ist

NASIONAL

Total 398 Ton Sampah Sisa Aksi Unjuk Rasa Diangkut Pemprov DKI
PT Transjakarta melipatgandakan frekuensi pencucian armada bus dengan menggunakan desinfektan dan menyediakan cairan pembersih tangan. Foto/MI/Pius Erlangga

NASIONAL

Imbas Demo Buruh dan Massa Rizieq Shihab, Transjakarta Ubah Rute
WNA di Indonesia. Foto/Ist

NASIONAL

Indonesia Larang WNA Masuk
Ilustrasi--Seorang Muslim tengah berdoa. Foto/Freepik

NASIONAL

Polisi Buru Pelaku Deklarator Tentara Allah
Ketua Umum FPI Habib Muhammad Rizieq Shihab. Foto/MI

NASIONAL

Jika Mangkir Lagi, Polisi Jemput Paksa Rizieq Shihab
Komisaris Jenderal Agus Andrianto bakal dilantik sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) yang baru di Rupatama Mabes Polri pada hari ini, Rabu (24/2). Foto/Istimewa

NASIONAL

Polisi Virtual Bisa Disanggah, Bukan Berdebat
Tim SAR gabungan menemukan beberapa puing yang diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. Foto/Pikiran Rakyat

NASIONAL

Jenazah Kopilot Sriwijaya Air Diserahkan ke Pihak Keluarga
Kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab disambut massa pendukungnya. Foto/AFP

NASIONAL

Polisi Ultimatum Bakal Jemput Paksa Rizieq Shihab