Home / NASIONAL / NUSANTARA

Rabu, 6 Januari 2021 - 10:48 WIB

Masuki Fase Erupsi, Gunung Merapi Keluarkan Lava Pijar

Gunung Merapi mengeluarkan empat kali guguran lava pijar. Foto/Antara

Gunung Merapi mengeluarkan empat kali guguran lava pijar. Foto/Antara

YOGYAKARTA, BERITANUSA.id – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan Gunung Merapi mulai memasuki fase erupsi 2021.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, Gunung Merapi telah memasuki fase awal erupsi sejak 31 Desember 2020 yang ditandai munculnya api diam hingga fenomena guguran lava pijar dari puncak yang terlihat pertama kali pada 4 Januari 2021 malam.

“Dari satelit juga menginformasikan gundukan yang diduga itu adalah material baru,” papar Hanik dalam jumpa pers virtual, pada Selasa (5/1).

Hanik memperkirakan, fase awal erupsi Merapi ini sekaligus menjadi awal indikasi proses intrusi magma yang masih akan terjadi. Perkiraan tersebut berdasarkan data seismik dan deformasi yang tinggi.

“Ini agak berbeda dengan tahun 2006 yang begitu menjelang muncul kubah lava, deformasi sudah berhenti,” sambungnya.

Hanik juga menyampaikan bahwa erupsi eksplosif masih mungkin terjadi setiap saat. Meski pihaknya memprediksi letusannya tak akan lebih besar dari erupsi 2010.

Namun demikian, pihaknya belum menaikkan status Merapi dari siaga ke awas. Sebab, peningkatan status gunung berapi itu didasarkan pada ancaman bahaya erupsi terhadap penduduk.

Sementara dari peristiwa yang terjadi di gunung Merapi, luncuran lava pijar belum mencapai jarak yang membahayakan penduduk.

Gunung Merapi sendiri mulai memuntahkan lava pijar berkali-kali, sejak muncul gundukan yang diduga kubah lava baru di lava 97 puncak gunung tersebut.

Berdasarkan Laporan Hasil Pengamatan periode 5 Januari 2021, dari pukul 18.00 – 24.00 WIB, gunung berketinggian 2.968 mdpl itu telah empat kali memuntahkan guguran lava pijar dengan intensitas kecil ke arah kali Krasak.

Jarak luncur maksimal sekitar 400 meter dari puncak. Selain itu juga terdengar dua kali suara guguran dengan intensitas sedang.

BPPTKG mengimbau agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, DIY, serta Pemkab Magelang, Boyolali, dan Klaten, Jawa Tengah mulai menyiapkan mitigasi bencana akibat letusan gunung berapi di perbatasan DIY – Jateng tersebut.

“Termasuk menutup sementara aktivitas penambangan pasir yang berhulu di puncak Merapi, dan menghindari aktivitas pariwisata di Kawasan Rawan Bencana III,” ucapnya.

(cnn)

Share :

Baca Juga

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin. Foto/Ist

NUSANTARA

Kapolda Sumut Tandatangani Pakta Integritas Panitia dan Peserta Seleksi Terpadu Sespimta Polri Dikreg ke-30
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo. Foto/MI

NASIONAL

Formasi ASN 2021 Akan Diumumkan Akhir Maret
Ilustrasi UMKM. Foto/Ist

NASIONAL

RUU Cipta Kerja Segera Disahkan, Ini Dampak Bagi UMKM
Ilustrasi vaksin Covid-19. Foto/Ist

NASIONAL

Update Corona: Bertambah 3.788, Kasus Positif Jadi 429.574 Orang
Presiden Joko Widodo telah disuntik vaksin Covid-19 untuk yang pertama kali di Indonesia bersama sejumlah pejabat tinggi negara, kepala lembaga, tokoh agama hingga tokoh masyakarat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1). Foto/Setneg

NASIONAL

Efek Jokowi Usai Divaksin: Pegal hingga Mengantuk
Ilustrasi PSBB total Jakarta. Foto/Ist

NASIONAL

Sepekan PSBB DKI Tahap Kedua, Covid Naik 6.960 Kasus
Kota suci Mekah. Foto: Istimewa

NASIONAL

Kemenag Kaji Tiga Skenario Penyelenggaraan Umrah Ketika New Normal
Rizieq Shihab. Foto/MI/Ramdani

NASIONAL

Ancaman Enam Tahun Penjara Rizieq Shihab