Home / NASIONAL

Jumat, 18 September 2020 - 15:14 WIB

Mendikbud: SLB Bisa Jadi Sumber Inspirasi Pembelajaran

Mendikbud Nadiem Makarim. Foto/Ist

Mendikbud Nadiem Makarim. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim meninjau pelaksanaan pembelajaran jarak jauh yang digelar oleh Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Bantul, Yogyakarta, Kamis (17/9). Dia menyebut, pihaknya akan memberikan perhatian lebih serius kepada SLB.

“Walaupun SLB itu menangani anak-anak berkebutuhan khusus, tetapi pedagogi dan metodologi pembelajaran yang dilakukan di SLB bisa menjadi panutan atau sumber inspirasi pembelajaran,” kata Nadiem dalam siaran persnya.

Dilanjutkan Mendikbud, pembelajaran di SLB pendekatannya lebih personal, tersegmentasi, dan tidak seragam. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan minat, bakat, dan kompetensi dari murid-muridnya.

“Dari sisi spektrum merdeka belajar, SLB itu lebih merdeka daripada sekolah umum. Jadi, kita akan memberikan lebih banyak sumber daya dan perhatian lagi, sehingga SLB juga bisa membantu sekolah-sekolah lain,” tutur Mendikbud, seperti dikutip dalam rilis Kemendikbud di Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Mendikbud mengapresiasi dedikasi para guru pendidikan khusus. Dia selalu melihat adanya hubungan batin yang erat antara guru pendidikan khusus dengan muridnya.

“Amanah itu terlihat sekali di wajah para guru pendidikan khusus, dan itu saya lihat jelas sekali saat masuk di sekolah ini,” ungkapnya.

Kepala SLB Negeri 1 Bantul Sri Muji Rahayu menyampaikan, pentingnya perubahan pola pikir di masyarakat mengenai pendidikan khusus. Ia berharap agar Kemendikbud dapat mendorong perubahan persepsi masyarakat mengenai SLB sebagai sekolah anak cacat yang berkonotasi negatif.
“Branding SLB itu, perlu ditingkatkan lagi sehingga orang tua anak berkebutuhan khusus tidak malu anaknya bersekolah di SLB,” ujarnya.

Lebih lanjut, Muji berharap agar Kemendikbud dapat meningkatkan kompetensi para guru SLB. Saat ini, guru SLB yang memiliki kompetensi untuk menyelenggarakan program khusus masih sangat minim.

“Ketika kami menerima guru baru, mereka belum dibekali dengan kompetensi kekhususan misalkan orientasi mobilitas bagi tuna netra. Guru-guru baru di SLB masih berlatarbelakang non pendidikan luar biasa (PLB). Kami berharap Kemendikbud dapat membantu memberikan kompetensi kekhususan bagi mereka,” tandasnya. (inf/pub)

Share :

Baca Juga

Simulasi vaksin covid-19 kepada tenaga medis. Foto/MI

NASIONAL

Suntik Vaksin Nakes Kategori Lansia Dimulai Hari Ini
Petugas berpatroli untuk memantau penerapan protokol kesehatan oleh penumpang dalam rangkaian KRL, di Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

Satgas Izinkan Penumpang Kereta Api Tes Covid Pakai GeNose
Ilustrasi--Pemprov DKI Jakarta belum memutuskan aturan baru pasca pembatalan peraturan Gubernur Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Sepeda Motor. Foto/MI

NASIONAL

Volume Kendaraan Bermotor di DKI Turun 4 Persen
Kapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Foto/Istimewa

NASIONAL

TNI Terjunkan 91.817 Personel Kawal Vaksinasi Covid
Demo konflik agraria. Foto/Antara

NASIONAL

Sepanjang 2020, Ada 135 Ribu KK Jadi Korban Konflik Agraria
Gedung Asabri. Foto/Istimewa

NASIONAL

Aset 8 Tersangka Korupsi Asabri di Luar Negeri Ditelusuri
Demo buruh tolak Omnibus Law. Foto/Detikcom

NASIONAL

Omnibus Law Cipta Kerja Terus Mendapat Penolakan
Ilustrasi dana desa.

NASIONAL

Penyaluran Dana Bergulir Rp1 T akan Dipercepat