Home / NASIONAL

Jumat, 26 Februari 2021 - 16:40 WIB

Menkes Bolehkan Vaksinasi Covid-19 Lewat Jalur Mandiri

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Foto/Setpres

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Foto/Setpres

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin resmi memperbolehkan vaksinasi Covid-19 lewat jalur mandiri. Hal itu dituangkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021 yang terbit Rabu (24/2).

Dalam aturan itu, vaksinasi Covid-19 mandiri diberi nama Vaksinasi Gotong Royong. Vaksinasi ini dikelola oleh pihak swasta.

“Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilakukan melalui Vaksinasi Program atau Vaksinasi Gotong Royong,” seperti dikutip dari salinan pasal 3 ayat (3/ PMK Nomor 10 Tahun 2021.

Kepala Bidang Media dan Opini Publik Kemenkes Busroni mengonfirmasi keabsahan salinan aturan yang diterima.

Vaksinasi Gotong Royong diberikan secara gratis. Perusahaan akan memastikan vaksin bagi karyawan dan keluarga tidak dipungut biaya. Perusahaan yang akan menanggung.

“Karyawan/karyawati, keluarga dan individu lain terkait dalam keluarga sebagai penerima Vaksin Covid-19 dalam pelayanan Vaksinasi Gotong Royong sebagaimana dimaksud pada ayat (3) tidak dipungut bayaran/gratis,” bunyi Pasal 3 Ayat (5).

Dalam pasal 6, setiap perusahaan diwajibkan menyetor data penerima vaksin jalur mandiri. Data itu setidaknya berisi jumlah karyawan yang akan divaksin, nama, alamat, dan nomor induk kependudukan setiap karyawan.

Pasal 22 menegaskan Vaksinasi Gotong Royong tidak dilaksanakan di rumah sakit milik pemerintah. Perusahaan swasta harus bekerja sama dengan rumah sakit swasta untuk menggelar penyuntikan vaksin bagi karyawan.

“Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui kerja sama antara badan hukum/badan usaha dengan Fasilitas Pelayanan Kesehatan milik masyarakat/swasta,” bunyi pasal 22 ayat (3).

Menkes akan menentukan batas harga edar vaksin untuk vaksinasi mandiri. Batas harga itu akan ditetapkan lewat peraturan berikutnya.

“Biaya pelayanan Vaksinasi Gotong Royong yang dilakukan oleh Fasilitas Pelayanan Kesehatan milik masyarakat/swasta tidak boleh melebihi tarif maksimal yang ditetapkan oleh Menteri sebagaimana dimaksud pada ayat (1),” bunyi pasal 23 ayat (2).

Sebelumnya, pemerintah menargetkan vaksinasi Covid-19 untuk 181,5 juta orang. Pemerintah menargetkan vaksinasi rampung tahun ini.

Namun, dalam beberapa waktu belakangan, pemerintah membuka opsi vaksinasi mandiri. Metode itu dipertimbangkan untuk mempercepat proses vaksinasi.

“Kita memang perlu mempercepat, perlu sebanyak-banyaknya, apalagi biayanya ditanggung oleh perusahaan sendiri, kenapa tidak? Tetapi sekali lagi harus kita kelola isu ini dengan baik,” ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/1).

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penangangan Covid-19 Doni Monardo. Foto/MI

NASIONAL

Warga Sulbar Jangan Percaya Hoaks Soal Gempa Susulan
Ilustrasi - Seorang relawan mencoba pelindung wajah (Face Shield) disela-sela pembuatan alat tersebut, di Jakarta, Senin (6/4). Foto/ANTARA

NASIONAL

Jumlah Relawan Bakal Bertambah Alasan Insentif Nakes Dipangkas
Warga DKI Jakarta menggunakan masker. Foto Ilustrasi/Suara

NASIONAL

Indonesia Terbanyak Kasus Positif dan Kematian Karena Covid di ASEAN
Syekh Ali Jaber. Foto/Screenshot

NASIONAL

Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Ditetapkan Tersangka
Pekerja pemakaman beristirahat di TPU Pondok Ranggon, Jakarta. Foto/AFP/Adek Berry

NASIONAL

Jenazah Covid-19 Ditumpuk Akibat TPU Penuh
Ilustrasi gempa bumi. Foto/Ist

NASIONAL

Gempa M 5,2 Guncang NTT dan Maluku Barat Daya
Presiden Joko Widodo membuka Inovasi Indonesia Expo 2020 secara virtual sebagaimana ditayangkan dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa, 10 November 2020. Foto/BPMI

NASIONAL

Jokowi Klaim RI Berhasil Kendalikan Krisis Akibat Pandemi
Foto: Istimewa

NASIONAL

Kemhan Siapkan SDM Unggul Untuk Bangun Kekuatan Nirmiliter