Home / NASIONAL

Kamis, 28 Januari 2021 - 14:05 WIB

Menkes Minta RS Tambah Tempat Tidur untuk Pasien Corona

Presiden Joko Widodo saat meninjau fasilitas di RSKI Galang, Kepulauan Riau. Foto/Dok Biro Setpres

Presiden Joko Widodo saat meninjau fasilitas di RSKI Galang, Kepulauan Riau. Foto/Dok Biro Setpres

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin disebut telah menginstruksikan kepada semua rumah sakit, khususnya di zona merah, untuk melakukan penambahan atau mengonversi tempat tidur sebagai antisipasi lonjakan kasus Covid-19.

“Konversi yang dimaksud mengubah tempat tidur yang selama ini digunakan pasien non-Covid-19 dikonversi menjadi pelayanan untuk pasien yang terinfeksi virus itu,” kata Direktur Jenderal pelayanan Kesehatan Abdul Kadir dalam acara yang digelar Forum Merdeka Barat via Youtube, Rabu (27/1).

Rumah sakit di zona merah diminta menambahkan kapasitas tempat tidur setidaknya 40 persen di ruang isolasi dan 25 persen untuk instalasi gawat darurat (IGD).

Kemudian RS di zona kuning diminta menambah sebanyak 30 persen di ruang isolasi dan 30 persen di IGD. Sementara untuk di zona hijau, rumah sakit juga diminta mengonversi tempat tidur sebanyak 25 persen di ruang isolasi dan 15 persen di IGD.

Abdul mengaku khawatir bila keterisian tempat tidur saat ini bertambah 20 persen, maka Indonesia bersiap berada di titik kritis.

Hingga saat ini, keterisian tempat tidur di sejumlah provinsi di Indonesia diketahui telah berada di atas 70 persen.

“Karena kalau kita berada pada titik kritis, di mana kenaikan kasus secara eksponensial tidak bisa diikuti oleh kenaikan jumlah tempat tidur, maka akan banyak masyarakat kita yang tidak bisa mendapat pelayanan di rumah sakit. Dan tentunya angka kematian daripada kasus Covid ini (tinggi),” kata Abdul.

Berdasarkan data dari RS Online per 24 Januari, ada sejumlah provinsi dengan keterisian tempat tidur di atas 70 persen. Sejumlah daerah tersebut adalah DKI Jakarta 85,76 persen; Yogyakarta 83,04 persen; Banten 77,30 persen; Jawa Barat 75,08 persen dan Sulawesi Tengah 71,79 persen.

Selain penambahan kapasitas tempat tidur, Abdul menyebut kebijakan itu juga dilengkapi dengan penambahan tenaga kesehatan beserta fasilitasnya untuk menangani pasien Covid-19.

Abdul menuturkan, Menkes telah memberikan relaksasi aturan untuk meningkatkan jumlah sumber daya manusia di sektor kesehatan khususnya tenaga keperawatan tanpa surat tanda registrasi.

Nantinya, mereka akan dibekali pelatihan dan tetap dilakukan supervisi di bawah pengawasan seniornya.

“Jadi buat mereka-mereka, anak-anak kita, saudara-saudara kita yang baru saja lulus dari Fakultas Keperawatan dan belum memiliki surat tanda registrasi, maka mereka diberikan izin untuk dipekerjakan,” kata Abdul.

Abdul juga menyebut kenaikan kasus yang tak terbendung membuat Kemenkes mengizinkan seluruh rumah sakit di Indonesia termasuk swasta untuk memberikan pelayanan pasien Covid-19 asal mengikuti prosedur operasional yang telah ditetapkan.

“Sampai ini sudah tercatat 1.600 lebih rumah sakit yang telah melayani pasien Covid-19,” kata Abdul.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Foto/Istimewa

NASIONAL

DPR Masih Tunggu Daftar Nama Calon Kapolri
Gubernur DKI Jakarta Anies melantik penjabat sekretaris daerah. Foto/DKI

NASIONAL

Anies Lantik Penjabat Sekretaris Daerah DKI Jakarta
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Foto: Istimewa

NASIONAL

Jokowi Bentuk Satu Tim Terpadu untuk Tangani Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Foto: Istimewa

NASIONAL

Banyak RS Belum Terbayarkan, Terawan Janji Begini
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan. Foto/Antara

NASIONAL

Kasus BPJS Ketenagakerjaan Diduga Terkait Dana Investasi
Ilustrasi bantuan pemerintah. Foto/Ist

NASIONAL

Batas Akhir Pendaftaran BLT UMKM Rp2,4 Juta Hari Ini
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Zebra 2020 selama dua pekan, mulai 26 Oktober. Foto/Pikiran Rakyat

NASIONAL

Polda Metro Gelar Operasi Zebra Mulai 26 Oktober
Sejumlah kendaraan berhenti saat lampu merah di dekat kawasan aturan ganjil-genap, Jalan Medan Merdeka Selatan. Foto/ANTARA/Sigid Kurniawan

NASIONAL

Ganjil Genap DKI Masih Belum Berlaku