Home / EKONOMI

Rabu, 16 September 2020 - 16:21 WIB

Menko Airlangga Bidik Peluang Relokasi Industri ke Asia Tenggara

Menko Perekonomian Airlangga Hartato. Ist

Menko Perekonomian Airlangga Hartato. Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan untuk mengatasi tantangan eksternal dan internal guna menangkap peluang relokasi industri dari Cina ke Asia Tenggara pemerintah menyadari pentingnya peningkatan iklim investasi dan daya saing Indonesia.

“Untuk itu, pemerintah telah mempersiapkan berbagai kebijakan,” kata Airlangga dalam acara HSBC Economic Forum, di Jakarta, Rabu (16/9).

Pertama, lanjut Airlangga, pemerintah segera menyelesaikan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja dengan DPR. Hal yang menjadi dasar dalam RUU Cipta Kerja adalah penciptaan lapangan kerja, peningkatan kompetensi pencari kerja, dan kesejahteraan pekerja sekaligus peningkatan produktivitas kerja serta peningkatan investasi transformasi ekonomi.

“Ini pun diharapkan menjadikan Indonesia bisa keluar dari jebakan negara pendapatan menengah dan mencapai pendapatan Indonesia sebagai negara maju di tahun 2045 sebagai lima besar ekonomi terkuat di dunia,” tutur Airlangga.

Kedua, Pemerintah menyusun daftar investasi di mana tentu penyusunan ini tidak hanya dengan pendekatan Viking The Winner tetapi juga mencakup bidang wirausaha yang akan diberikan fasilitas baik perpajakan maupun non perpajakan dengan kriteria antara lain industri yang berorientasi ekspor, substitusi impor padat karya atau padat modal hitech dan berbasis digital.

“Diharapkan dengan adanya daftar prioritas investasi ini dapat menarik investasi yang bukan hanya besar tetapi berkualitas dan mampu menciptakan lapangan kerja,” kata Menko Perekonomian.

Ketiga, dalam rangka penguatan pengembangan industri, konektivitas transportasi dan logistik, pemerintah melakukan pengembangan koridor di sepanjang Pulau Jawa bagian utara secara total.

Menurut Airlangga, koridor Jawa merupakan penyumbang 38,7 persen dari total PDB nasional dan 53,56 persen terhadap total sektor industri nasional.

“Dengan pengembangan koridor ekonomi di Jawa bagian utara diharapkan akan mendorong pemanfaatan kawasan peruntukan industri sebagai pusat pengungkit pertumbuhan ekonomi baru guna mendukung investasi di sektor industri perdagangan dan jasa, serta meningkatkan ekspor melalui peningkatan daya saing industri interkoneksi supply chain juga peningkatan value chain serta mengintegrasikan kawasan industri dengan sistem pengembangan infrastruktur transportasi dan logistik,” ujarnya.

Keempat, lanjut Menko Perekonomian, pemerintah menyusun inisiatif pembangunan super-hub sebagai sentra produksi perdagangan teknologi dan keuangan.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat lima potensi super-hub di Indonesia yaitu koridor Bali-Nusa Tenggara, koridor Sulawesi Utara, koridor Batam Bintan Karimun, Tanjung Pinang, kawasan ibu kota negara di Kalimantan Timur.

“Pemerintah memiliki keyakinan bahwa ekonomi Indonesia melalui kebijakan konkrit dan tepat akan dapat mengatasi tantangan yang sedang kita hadapi bersama di tahun 2020, kita harapkan agar kedepannya ekonomi Indonesia semakin kuat dan sukses,” pungkasnya. (inf/pub)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi stimulus Rupiah. Foto/Antara

EKONOMI

Kebijakan Stimulus Covid-19 Diperpanjang hingga Maret 2022
Pemberian insentif kepada peserta pelatihan Kartu Prakerja tetap sama yakni Rp2.400.000 yang akan diberikan selama empat bulan. Foto/Antara

EKONOMI

Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini
Gedung perkantoran di DKI Jakarta. Foto/ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

EKONOMI

Pemerintah Targetkan Laju Ekonomi 0 Persen Usai Resesi
Ilustrasi bantuan pemerintah. Foto/Ist

EKONOMI

BLT UMKM Rp2,4 Juta Sudah Turun, Begini Syarat Mendapatkannya
Presiden Joko Widodo menjadi salah satu pembicara dalam APEC CEO Dialogues 2020 secara virtual sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis, 19 November 2020. Foto/BPMI Setpres

EKONOMI

Jokowi Izinkan Asing Cari Harta Karun di Laut RI
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Foto/Antara Foto/Hafidz Mubarak A

EKONOMI

Luhut Minta UMKM Masuk Dalam Katalog Pengadaan Pemerintah
Presiden RI Joko Widodo. Foto/BPMI Setpres

EKONOMI

UMKM Jangan Menyerah
Presiden Joko Widodo. Foto: Istimewa

EKONOMI

Rancangan Postur APBN 2021, Jokowi Minta Antisipasi dalam Ketidakpastian Ekonomi Global