Home / UMKM

Selasa, 21 Juli 2020 - 17:06 WIB

Menkopukm Dorong Koperasi Pangan Masuk Dalam Skala Bisnis

Menteri Koperasi dan UKM. Foto: Istimewa

Menteri Koperasi dan UKM. Foto: Istimewa

INDRAMAYU, BERITANUSA.id – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki siap memberikan alternatif pembiayaan bagi koperasi pangan yang mengalami masalah likuiditas. Hal itu disampaikan Teten saat berdialog dengan pengurus Koperasi Gapoktan Tani Mulus di Desa Mundakjaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu lalu.

“Ada skema pembiayaan talangan karena semua ritel atau juga non ritel itu tidak bisa cash karena konsinyasi 14 hari. Jadi saya kira kebutuhan-kebutuhan ini nanti akan kita selesaikan supaya betul-betul koperasi bisa tumbuh besar,” kata Teten.

Teten mendorong koperasi-koperasi sektor pangan masuk dalam skala bisnis supaya koperasi tersebut dapat tumbuh berkembang. Koperasi Gapoktan Tani Mulus saat ini mengolah lahan pertanian seluas 278 ha dengan dukungan modal dari pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) Bank Sinarmas. Sementara mulai tahun ini Koperasi Gapoktan Tani Mulus menargetkan penambahan lahan garapan seluas 10 ribu ha.

“Kalau produksinya dalam skala bisnis dia bisa mendapatkan market yang stabil, juga mendapatkan skema pembiayaan baik pembiayaan modal kerja untuk produksi, maupun investasi untuk pembangunan RMU dan pengolahan hasil padinya,” katanya.

Teten mengatakan koperasi bisa tumbuh besar karena didukung dengan skema pembiayaan yang terhubung dengan market. “Banyak petani yang menjual hasil panennya itu langsung ke pasar. Biasanya seperti itu petaninya tidak terlindungi. Kalau nanti ini dalam bentuk koperasi, koperasi jadi offtaker yang beli dari hasil panen petani lalu koperasi juga mengarahkan petani tanam,” ulasnya.

Menurut Teten, dengan konsep korporatisasi petani maka koperasi yang akan melindungi petani dari permainan harga. “Kalau koperasi juga bisa memberikan dana talangan juga ketika petani membutuhkan di saat panen raya itu juga bisa menahan penjualan padi di panen raya ketika harga jatuh. Itu yang dibutuhkan,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Teten turut menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Koperasi Gapoktan Tani Mulus dengan PT Caracas Global Mandiri tentang pembelian beras. Serta meninjau lahan pertanian dan sarana pengolahan beras koperasi.

Roadshow Indramayu

MenkopUKM Teten Masduki melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Teten didampingi Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran KemenkopUKM Victoria Simanungkalit, dan Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo.

Teten mengawali kunker tersebut dengan mengunjungi Koperasi Mitra Jasa. Di sini Teten menyerahkan secara simbolis Program Restrukturisasi sebagai bagian dari upaya KemenkopUKM untuk memberikan dukungan terhadap koperasi dan UMKM yang terdampak pandemi Covid-19.

Di tempat yang sama, Teten memberikan secara simbolis masker kain dan disinfektan sumbangan dari KemenkopUKM. Dilanjutkan dengan menggelar dialog bersama perwakilan anggota KSP Mitra Jasa. Menteri Teten juga meninjau areal tambak ikan air tawar yang merupakan salah satu penopang usaha dari KSP Mitra Jasa.

Kemudian Teten meninjau sentra pengrajin kerupuk Kelapa Gading di Desa Kenanga Kecamatan Sindang, dan melakukan dialog dengan perwakilan anggota dan pengurus Koperasi Gapoktan Tani Mulus di Desa Mundakjaya Kecamatan Cikedung. (rls/ukm)

Share :

Baca Juga

Ketua Umum PUSATNUSA Parluhutan S. Foto/Beritanusa/Radhea Heqamudisa

UMKM

Deretan Ucapan dan Doa di Ulang Tahun Ketum Pusatnusa
Perajin menyelesaikan pembuatan kain batik di Desa Karangmalang, Gebog, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (25/8). Foto/Antara

UMKM

Pemerintah Siapkan Roadmap UMKM Naik Kelas
Foto: Istimewa

UMKM

Pelaku UMKM Mulai Rasakan Manfaat Program PEN
Dua mitra UMKM Pusatnusa telah terdaftar sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif atau BLT UMKM Rp2,4 juta. Hal ini diketahui setelah mereka mendapat notifikasi pesan dari Bank BRI. Tangkapan layar/Beritanusa

UMKM

Dua Mitra UMKM Pusatnusa Terdaftar Penerima Banpres
Ilustrasi bantuan pemerintah. Foto/Ist

NASIONAL

Batas Akhir Pendaftaran BLT UMKM Rp2,4 Juta Hari Ini
Pedagang mengemas sandal hasil industri kecil rumah tangga yang dipasarkan melalui daring di Denpasar, Bali, kemarin. Foto/Antara

UMKM

Kabar Baik! UMKM Bisa Ajukan Pinjaman hingga Rp50 Juta
Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin. Foto/Ist

NASIONAL

UU Cipta Kerja Dinilai Bisa Bantu Pulihkan UMKM yang Terguncang
Ilustrasi uang Rupiah. Foto/iStock

EKONOMI

Program BLT UMKM Bakal Diperpanjang hingga 2021