Home / PARIWISATA

Jumat, 29 Januari 2021 - 18:11 WIB

Menparekraf Ingin Garap Wisata Sejarah Makam Bung Karno

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Foto/Kemenparekraf

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Foto/Kemenparekraf

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno ingin mengembangkan wisata sejarah makam para mantan presiden Indonesia agar menjadi salah satu destinasi yang dapat dikunjungi oleh para wisatawan dalam negeri.

“Kemarin DPR bilang mungkin bisa wisata untuk makam Bung Karno di Blitar, Pak Harto, Gus Dur, ini saya rasa menjadi bagian heritage, wisata berbasis sejarah. Ini yang akan kami kembangkan sebagai wisata minat khusus,” kata Sandi, sapaan akrabnya, di acara Media Group News Summit Indonesia 2021 secara virtual, Kamis (28/1).

Selain wisata sejarah, ia juga ingin mengembangkan wisata religi ke makam para wali songo. “Ini bagian dari ziarah,” imbuhnya.

Wisata religi juga akan dikembangkan tidak hanya bagi umat muslim, namun umat beragama lain di Indonesia.

“Bukan hanya muslim, waktu ada keuskupan yang datang ke saya, katanya di Manggarai Barat sampai Larantuka, itu bisa untuk retret, ada salib besar. Jadi tenang, tenang, saya bicara konteks yang menyatukan,” tuturnya.

Tak ketinggalan, ia juga ingin mengembangkan wisata halal. Apalagi, Indonesia disebutnya punya potensi yang besar dari sisi populasi, industri, dan pasar.

“Wisatanya yang halal, ramah muslim. Ini permintaannya meningkat, jadi harus kita fokuskan,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga ingin mengembangkan wisata overland atau wisata perjalanan darat dengan mengunjungi beberapa kota sekaligus menggunakan kendaraan pribadi atau sewa.

“Jadi ini wisata dengan kendaraan roda empat atau van, misal keliling Jakarta, Tanjung Lesung, Bandung, Cirebon, bisa juga Joglo-Semar, Yogyakarta sampai Semarang. Ada juga ke Borobudur, wisata kopi Temanggung, Magelang, sampai Bromo Tengger Semeru, Banyuwangi juga,” jelasnya.

Sandi mengatakan berbagai pilihan wisata ini sengaja dikembangkan agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa bangkit lagi pada tahun ini. Targetnya, sekitar Rp50 triliun atau satu pertiga dari Rp150 triliun dana wisatawan nasional yang biasanya ke luar negeri bisa berputar di dalam negeri ketika pandemi ini.

“Kalau ada 30 persenan saja, bisa Rp50 triliun itu masuk ke kita sendiri, ke NTB, ke Sulsel, dan lainnya,” tuturnya.

Bila sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bergerak lagi, ia yakin target pertumbuhan lapangan kerja di sektor ini bisa meningkat. Targetnya, pertumbuhan lapangan kerja di pariwisata naik 3 persen sampai 4 persen dan ekonomi kreatif 2 persen hingga 3 persen pada tahun ini.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Kapal wisata jenis Pinisi di Perairan Labuan Bajo, manggarai Barat, NTT. Foto/Antara

PARIWISATA

Kemenhub Bangun 4 Kapal Wisata untuk Labuan Bajo dan Bunaken
Maskapai pesawat Garuda Indonesia. Foto/Media Indonesia

EKONOMI

Garuda Luncurkan Tiga Rute Baru Destinasi Wisata Unggulan
Menteri Pariwisata, Ekonomi dan Kreatif Sandiaga Uno. Foto/Antara

EKONOMI

Strategi Menteri Sandiaga Genjot Pariwisata 2021
Menparekraf Wishnutama. Foto/Bisnis

EKONOMI

Pemerintah Segera Kucurkan Rp3,3 Triliun Dana Hibah Pariwisata
Ilustrasi pesawat Sriwijaya Air. Foto/Antara/Widodo Jusuf

PARIWISATA

Tiket Promo Sriwijaya Air Rp170 Ribu Ke Semua Rute Domestik
Ketua VIWI Board Hariyadi Sukamdani. Foto/Antara

EKONOMI

Pengusaha Pariwisata Minta PSBB Transisi DKI Dicabut
Kabupaten Buleleng masuk dalam daftar penerima dana hibah yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Foto/Ist

PARIWISATA

Pemkab Buleleng Terima Hibah dari Kemenparekraf Rp13 Miliar
Maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Foto/Antara

EKONOMI

Garuda Buka Layanan Tes Swab Khusus Penumpang