Home / NASIONAL

Rabu, 30 Desember 2020 - 20:13 WIB

Mensos Risma Lanjutkan Bansos BNPT dan BST pada 2021

Ilustrasi uang Rupiah. Foto/Ist

Ilustrasi uang Rupiah. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Sosial Tri Rismaharini memaparkan daftar program bantuan sosial (bansos) yang akan berlanjut hingga 2021. Program yang ditangani langsung oleh kementeriannya itu terdiri dari dua jenis, yaitu bansos reguler dan khusus.

Risma menargetkan pada pekan pertama Januari 2021, bantuan tersebut sudah dapat disalurkan kepada masing-masing penerima dengan asumsi basis data yang digunakan untuk penyaluran sudah rampung.

“Untuk 2021, bantuan-bantuan yang rutin diberikan pemerintah datanya saat ini sudah hampir final, karena kami sudah mengembalikan ke daerah dan itu (datanya) harus kembali ke pemerintah pusat 1 Januari,” jelasnya dalam konferensi video yang disiarkan Sekretariat Presiden, Selasa (29/10).

Lantas seperti apa bantuan masing-masing jenis bansos tersebut?

Bansos Rp200 Ribu per Bulan

Risma menjelaskan bansos reguler terdiri dari program keluarga harapan (PKH) dan program sembako untuk keluarga penerima manfaat (KPM) non PKH. Bentuknya berupa bantuan pangan non tunai (BPNT) dengan besaran Rp200 ribu per bulan.

Targetnya adalah 18,8 juta KPM. Penyalurannya dilakukan secara langsung dari himpunan bank milik negara (Himbara) ke rekening KPM. “Itu akan diberikan sepanjang Januari hingga Desember,” tutur Risma.

BLT Rp300 Ribu per Bulan

Sedangkan bansos khusus merupakan bantuan sosial tunai (BST) yang diberikan selama enam bulan dan ditargetkan kepada penerima bansos Jabodetabek serta KPM program sembako non PKH.

Artinya program bansos yang tahun ini berupa sembako akan berubah sepenuhnya menjadi bantuan langsung tunai (BLT) di tahun depan.

Jumlah penerimanya mencapai 10 juta orang dengan besaran bantuan per bulan sebesar Rp300 ribu per bulan selama Januari hingga April 2020. “Ini seluruh Indonesia, termasuk Jabodetabek,” kata Risma.

Penyalurannya dilakukan secara langsung oleh petugas PT Pos Indonesia ke alamat masing-masing penerima. “Itu diberikan pemerintah selama empat bulan, jadi tidak utuh selama satu tahun seperti PKH,” terangnya.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Budi Gunadi Sadikin. Foto/BNPB

NASIONAL

Warga yang Sudah Divaksin Dapat Sertifikat Bebas Pergi
Warga menunjukan Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 tahun kemerdekaan Indonesia senilai Rp75 ribu usai di Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo, di Kota Gorontalo, Gorontalo, Rabu (19/8). Foto/Antara

NASIONAL

Kini 9.000 Cabang Bank Layani Penukaran Uang Rp75 Ribu
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Foto/Ayo Surabaya

NASIONAL

JPS Kemnaker untuk Warga yang Gagal Lolos Kartu Prakerja
Presiden RI Joko Widodo. Foto/Antara

NASIONAL

Daftar Nama Menteri Baru Jokowi yang Dilantik Hari Ini
Tenaga kesehatan khusus menangani pasien covid-19. Foto/Antara

NASIONAL

Bupati Lumajang Positif Terpapar Corona
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto/Antara

NASIONAL

Istana Ungkap Alasan Tunjuk Listyo Sigit Jadi Kapolri
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Foto/MI

NASIONAL

DPR Gelar Fit and Proper Test Calon Kapolri 20 Januari
Presiden Jokowi menyampaikan belasungkawa atas bencana di Sulawesi Barat dan Jawa Barat. Foto/Setneg

NASIONAL

Bertolak ke Kalsel, Jokowi Tinjau Kondisi Korban Banjir