Home / EKONOMI / UMKM

Jumat, 2 Oktober 2020 - 11:01 WIB

Meski Pandemi, Ekpsor Kopi Olahan Masih Surplus Rp3,14 T

Kopi olahan citarasa Nusantara. foto/Ist

Kopi olahan citarasa Nusantara. foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya memfasilitasi perluasan pasar ekspor kopi Indonesia. Pasalnya, usaha sektor industri pengolahan kopi di dalam negeri cukup mengalami tekanan dampak pandemi Covid-19.

“Industri pengolahan kopi nasional tidak hanya menjadi pemain utama di pasar domestik, akan tetapi juga sudah dikenal sebagai pemain global,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam sambutannya pada International Coffee Day 2020 yang dilaksanakan secara virtual, Kamis (1/10).

Agus mengungkapkan, ekspor produk kopi olahan memberikan sumbangan pemasukan devisa pada 2019 mencapai 610,89 juta dolar AS atau sekitar Rp9,08 triliun. Angka ini meningkat 5,33 persen dibanding 2018.

“Ekspor produk kopi olahan kita didominasi produk berbasis kopi instan, kopi instan, ekstrak, esens dan konsentrat kopi yang tersebar ke negara tujuan utama seperti di ASEAN, China, dan Uni Emirat Arab,” sebutnya.

Meskipun di tengah imbas pandemi, pada periode Januari-Juni 2020, neraca perdagangan produk kopi olahan masih mengalami surplus sebesar 211,05 juta dolar AS atau sekitar Rp3,14 triliun.

“Ini merupakan pencapaian yang cukup menggembirakan pada masa pandemi saat ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, indikasi geografis (IG) merupakan salah satu komponen penting untuk mendorong ekspor kopi melalui penguatan merek produk-produk khas sejumlah daerah di Indonesia. Saat ini, telah terdaftar 32 IG kopi di Indonesia. Kopi arabika Gayo, misalnya, merupakan kopi Indonesia pertama yang mendapat pengakuan IG dari Uni Eropa sejak tahun 2017.

Pada kesempatan ini, Agus memberikan apresiasi kepada Provinsi Bengkulu yang terpilih sebagai penyelenggara peringatan Hari Kopi Internasional di Indonesia.

“Provinsi Bengkulu merupakan salah satu daerah penghasil kopi utama dengan produksi biji kopi sebanyak 56,97 ribu ton pada 2019, dan dua sertifikasi IG telah didapatkan, yaitu Robusta Kepahiang dan Robusta Rejang Lebong,” ujarnya.

Agus berharap, pelaksanaan International Coffee Day 2020 menjadi media promosi kopi khas Indonesia.

“Dengan ini, keunggulan dan brand kopi Indonesia dapat diketahui berbagai pihak dari dalam dan luar negeri, yang pada akhirnya dapat mendorong kemajuan industri, membangun ekosistem bisnis, serta destinasi wisata kopi nusantara,” tuturnya.

Agus mengaku, pihaknya optimistis bahwa industri pengolahan kopi nasional akan lebih berdaya saing global karena ditopang berbagai faktor, salah satunya adalah Indonesia merupakan negara penghasil biji kopi terbesar keempat di dunia setelah Brasil, Vietnam dan Kolombia. Pada 2019, produksi biji kopi Indonesia mencapai 729 ribu ton.

“Selain itu, guna memacu pengembangan industri kopi di Indonesia, kami secara konsisten melakukan berbagai program strategis, antara lain peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi, peningkatan standar dan kualitas produk, fasilitasi mesin peralatan, perbaikan kemasan, serta sertifikasi produk dan kompetensi bagi industri kecil dan menengah (IKM),” tandasnya.

(heq/kem/per)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi daftar Kartu Prakerja. Foto/Ist

EKONOMI

Hari Ini, Batas Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12
Presiden RI Joko Widodo. Foto/BPMI Setpres

EKONOMI

UMKM Jangan Menyerah
Presiden Joko Widodo menjadi salah satu pembicara dalam APEC CEO Dialogues 2020 secara virtual sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis, 19 November 2020. Foto/BPMI Setpres

EKONOMI

Jokowi Izinkan Asing Cari Harta Karun di Laut RI
Foto udara jalan tol Pekanbaru-Dumai. Foto/Antara

EKONOMI

PUPR Targetkan 17 Jalan Tol Baru Selesai 2021
Petani sednagn mengolah tanah persawahan dengan traktor. Foto/Kementan

EKONOMI

Produktivitas Pertanian RI Menurun, Perlu Ada Marketplace
Resesi RI Tak Akan Lama Mal kembali beroperasi. Foto/MI/Ramdani

EKONOMI

Resesi RI Tak Akan Lama
Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM Victoria Simanungkalit. Foto/Ist

UMKM

Festival Belanja Online Produk UMKM di Shopee Raup Ratusan Juta
Menko Perekonomian Airlangga Hartato. Ist

EKONOMI

Airlangga Sebut Pemulihan Ekonomi RI Sudah Terlihat Nyata