Home / NASIONAL

Rabu, 6 Januari 2021 - 10:01 WIB

Meski Tak Terima SMS, Semua Nakes Tetap Suntik Vaksin

Tenaga kesehatan khusus menangani pasien covid-19. Foto/Antara

Tenaga kesehatan khusus menangani pasien covid-19. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Pemerintah memastikan seluruh tenaga kesehatan (nakes) tetap terdaftar menjadi prioritas vaksin Covid-19 meski tidak menerima pesan singkat serentak (SMS blast).

Juru Bicara Tim Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan hal itu bisa terjadi lantaran nomor ponsel yang digunakan oleh nakes tersebut berbeda dengan nomor ponsel yang terdaftar di Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan (PPSDM) Kemenkes.

“Bisa saja dia terdaftar prioritas di PeduliLindungi.id tapi karena nomor ponselnya beda dengan yang ada di PPSDM Kemenkes makanya dia gak dapat SMS,” kata Nadia dalam keterangannya, Selasa (5/1).

Nadia menjelaskan, meski tidak mendapat SMS blast, jika Nakes tersebut terdaftar sebagai prioritas di situs PeduliLindungi.id, ia tetap akan mendapat suntik vaksin Covid-19 Sinovac.

Oleh sebab itu, Nadia meminta para nakes tidak menunggu SMS blast perihal vaksinasi Covid-19 namun langsung memeriksa statusnya di pedulilindungi.id. Dalam situs tersebut, nakes hanya diminta memasukkan nomor NIK dan mengisi kode captcha.

Jika sudah terdaftar sebagai prioritas, Nadia meminta agar nakes tersebut segera melakukan registrasi ulang untuk menerima vaksin Covid-19 Sinovac.

“Jadi sebaiknya memang membuka situs pedulilindungi.id, lalu segera registrasi,” kata Nadia.

Vaksinasi Covid-19 dikabarkan akan dimulai pada 13 Januari 2021. Presiden Joko Widodo beserta kabinetnya akan mendapat suntik vaksin Covid-19 asal Sinovac pertama kali. Kemudian vaksinasi Covid-19 secara massal kepada Nakes akan dimulai pada 14 Januari 2021.

Pemerintah Indonesia sebelumnya telah mendatangkan 3 juta dosis vaksin Sinovac dalam dua gelombang. Vaksin-vaksin itu sudah mulai disebar ke berbagai daerah. Jokowi menyebut pekan depan Indonesia akan kembali kedatangan 15 juta bahan baku vaksin kembali.

(cnn)

Share :

Baca Juga

Presiden Joko Widodo. Foto/Dok Biro Sekretariat Presiden

NASIONAL

Gaduh Izin Investasi Miras di RI
Vaksinasi Covid-19 produksi Sinovac tahap pertama. Foto/Antara

NASIONAL

Polri: Waspada Penipuan Program Vaksinasi Covid-19
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto/Antara

NASIONAL

Jokowi Siapkan PPKM di Luar Pulau Jawa-Bali
Mendikbud Nadiem Makarim. Foto/Antara

NASIONAL

Cara Dapat Modul Latihan Seleksi Guru PPPK
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC. Foto: Antara/Muhammad Adimaja

NASIONAL

Kejagung Panggil Direktur Pelindo II Terkait Dugaan Korupsi
Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin. Foto/Ist

NASIONAL

Aziz Syamsuddin: 18 Anggota DPR RI Terpapar Virus Corona
Gunung Merapi. Foto/Ist

NASIONAL

Gunung Merapi Muntahkan 10 Lava Pijar
Ilustrasi ganja. Foto/Ist

NASIONAL

Polisi Sita 75 Kg Paket Ganja dalam Dodol