Home / NASIONAL

Selasa, 2 Maret 2021 - 21:36 WIB

Muhammadiyah Sebut Presiden Terbuka Kritik

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir

JAKARTA, BERITANUSA.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengapresiasi langkah Presiden Jokowi mencabut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 yang isinya mengizinkan investasi minuman keras (miras) di empat wilayah di Indonesia.

Ia menilai langkah pencabutan itu menunjukkan sikap positif pemerintah yang terbuka terhadap kritik dari pelbagai elemen masyarakat.

“Langkah pencabutan Perpres oleh presiden merupakan sikap politik yang positif dan menunjukkan keterbukaan pemerintah atas kritik dan masukan konstruktif masyarakat demi kemaslahatan bangsa,” kata Haedar dalam keterangan resmi, Selasa (2/3).

Haedar juga menilai pemerintah telah bersikap demokratis dan legowo atas aspirasi dan keberatan luas umat umat Islam. Termasuk di dalamnya Muhammadiyah yang sudah menolak aturan tersebut.

“PP Muhammadiyah juga secara resmi telah menyampaikan penolakan dan minta pencabutan atas Perpres tersebut,” kata dia.

Menurutnya, pemerintah memahami bahwa masalah miras bukan hanya urusan umat beragama semata. Namun, juga dapat merusak mental dan moral bangsa.

“Pembangunan ekonomi tentu sangat didukung penuh oleh semua pihak, asalkan tidak bertentangan dengan nilai Pancasila, agama, dan kebudayaan luhur Indonesia. Masih terbuka banyak bidang yang dapat dikembangkan dalam pembangunan ekonomi dan investasi di negeri ini,” kata Haedar.

Sebelumnya, Jokowi secara resmi mencabut Perpres Nomor 10 Tahun 2021. Ia membatalkan perpres tersebut setelah mendengar masukan dari beberapa kelompok masyarakat, seperti ulama, MUI, NU, dan organisasi masyarakat (ormas) lainnya.

“Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama, MUI, NU, Muhammadiyah, dan organisasi masyarakat (ormas) serta tokoh-tokoh agama yang lain saya sampaikan lampiran perpres pembukaan investasi baru industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut,” ucap Jokowi dalam pernyataannya, Selasa (2/3).

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Embusan material vulkanis Gunung Raung tahun 2015. Foto/MI

NASIONAL

Gunung Raung Muntahkan Abu Vulkanik 2.000 Meter
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menerima suntik vaksin Covid-19 di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro, Jakarta, 17 Februari 2021. Foto/dok Setwapres RI

NASIONAL

Aturan Vaksin Covid Mandiri Siap Pekan Depan
Massa FPI berkumpul di markas mereka di Petamburan untuk menyambut kedatangan Rizieq Shihab. Foto/AFP

NASIONAL

Lurah Petamburan dan Camat Tanah Abang Dicopot
Rapat paripurna DPR RI. Foto/Ist

NASIONAL

DPR Resmi Sahkan 33 RUU dalam Prolegnas 2021
Ilustrasi vaksin Covid. Foto/Ist

NASIONAL

Pertengahan 2021, Vaksin Merah Putih Siap Beredar
Kantor KPK. Foto/Tirto

NASIONAL

Ubah Struktur Organisasi, KPK Buat 19 Jabatan Baru
Prajurit TNI. Foto/Antara

NASIONAL

10 Ribu Prajurit TNI Siap untuk Suntik Vaksin Covid
Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara saat menyerahkan diri ke KPK. Foto/Tangkapan layar

NASIONAL

KPK Perika 5 Saksi Terkait Korupsi Bansos Covid