Home / NASIONAL

Selasa, 2 Maret 2021 - 14:08 WIB

MUI Desak Pemerintah Cabut Perpres Izin Miras

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam. Foto/MI

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam. Foto/MI

JAKARTA, BERITANUSA.id – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam mendesak pemerintah mencabut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang isinya mengizinkan investasi minuman keras (miras) di empat wilayah di Indonesia.

“Tentang Perpres Miras, komitmen MUI jelas, cabut aturan yang melegalkan miras,” kata Asrorun dalam keterangannya, Selasa (2/3).

Asrorun menilai pencabutan aturan tersebut demi mewujudkan ketertiban umum dan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara luas.

Asrorun juga mengingatkan rekomendasi Fatwa MUI Nomor 11 Tahun 2009 tentang Penggunaan Alkohol/Etanol Untuk Bahan Obat. Salah satu poin fatwa itu berisikan agar pemerintah melarang peredaran minuman beralkohol di tengah masyarakat. Salah satu caranya dengan tidak memberikan izin pendirian pabrik yang memproduksi minuman tersebut, dan tidak memberikan izin untuk memperdagangkannya.

“Serta menindak secara tegas pihak yang melanggar aturan tersebut,” bunyi salah satu poin fatwa tersebut.

Terpisah, Ketua MUI Cholil Nafis menegaskan bahwa Miras merupakan minuman yang haram untuk dikonsumsi. Ia secara pribadi turut menolak dan meminta agar pemerintah mencabut Perpres tersebut.

“Saya pikir harus dicabut kalau dengar aspirasi rakyat,” kata Cholil dalam rekaman suara yang diterima.

Menurutnya, persoalan Miras bukan hanya sekadar persoalan bagi agama Islam semata. Namun, sangat tak menguntungkan bagi masa depan masyarakat Indonesia.

“Tapi soal kemanusiaan juga. Miras adalah meracuni otak,” kata dia.

Aturan tentang izin investasi Miras tersebut menuai pro dan kontra dari sejumlah pihak. Sejumlah kalangan yang menolak dan bersikeras menilai bahwa aturan tersebut dapat meningkatkan kriminalitas dan tidak sesuai dengan ajaran agama.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Petugas Pemelihara Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) DKI atau yang sering disebut pasukan oranye, membersihkan jalanan di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Senin (23/1). Foto/AntaraPetugas Pemelihara Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) DKI atau yang sering disebut pasukan oranye, membersihkan jalanan di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Senin (23/1). Foto/Antara

NASIONAL

Dinas LH DKI: Sampah Sisa Demo 22 Oktober Capai 1,5 Ton
Ilustrasi Pilkada serentak 2020. Foto/Ayo Jakarta

NASIONAL

Kemendagri Siap Sukseskan Pilkada Serentak 9 Desember 2020
Uji coba GeNose di Stasiun Pasar Senen. Foto/Dok Kemenhub

NASIONAL

Syarat Tes Covid Pakai GeNose di Stasiun Gambir dan Senen
Simulasi vaksin covid-19 kepada tenaga medis. Foto/MI

NASIONAL

Pemerintah Targetkan Vaksinasi Pedagang di 115 Pasar Jabodetabek
WAKIL Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. Foto/MI

NASIONAL

Ibunda Fadli Zon Tutup Usia
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto/Ist

NASIONAL

Kasus Video Porno, Polisi Sebut Ada Peluang Panggil Gisel
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/Kompas

NASIONAL

DKI Tetapkan Prosedur Isolasi Terkendali Covid-19
Mahasiswa demo tolak Omnibus Law. Foto/Antara/Arnas Padda

NASIONAL

Mahasiswa Geruduk Istana Demo Tolak Omnibus Law Besok