Home / NASIONAL

Rabu, 24 Februari 2021 - 21:31 WIB

MUI Dukung Vaksin Nusantara dan Merah Putih Buatan RI

Ilustrasi vaksin. Foto/Pixabay

Ilustrasi vaksin. Foto/Pixabay

JAKARTA, BERITANUSA.id – Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan menyatakan dukungan terhadap pembuatan Vaksin Nusantara dan Vaksin Merah Putih buatan anak-anak dalam negeri.

“Ini harus dilakukan, karena Indonesia punya ahli-ahli, dan kita cinta produk Indonesia,” kata Amirsyah di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (24/2).

Amirsyah menyatakan progres pengembangan Vaksin Nusantara dan Vaksin Merah Putih masih harus melalui pelbagai tahapan panjang ke depannya. Hal itu ia ketahui setelah mengecek ke pihak terkait yang mengurusi kedua vaksin tersebut.

Ia menegaskan MUI akan terus mendorong pengembangan kedua vaksin tersebut agar bermanfaat bagi masyarakat demi terbebas dari pandemi.

“Sehingga kita dorong dari MUI agar segera menyelesaikan produksi vaksin tersebut,” kata dia.

Lebih lanjut, Amirsyah memastikan MUI siap untuk mengkaji dan melakukan proses sertifikasi halal bagi Vaksin Nusantara dan Vaksin Merah Putih. Hal itu akan dilakukan bila vaksin tersebut sudah rampung proses uji klinis.

Aspek kehalalan vaksin, kata dia, berguna agar masyarakat bisa nyaman dan aman dalam menggunakan vaksin. Selain itu, membuat Indonesia bisa terbebas dari pandemi virus Corona.

“Termasuk buatan anak bangsa juga, GeNose, kita dorong teman-teman GeNose juga. Itu salah satu alat yang dapat hak paten dari Kemenkes,” kata dia.

Vaksin Nusantara sendiri diprakarsai oleh Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Vaksin itu sudah melalui tahap uji klinis fase I. Namun saat ini data tersebut masih dievaluasi oleh BPOM.

Pengembangan dan uji klinis Vaksin Nusantara bekerja sama dengan PT Rama Emerald Multi Sukses (Rama Pharma) bersama AIVITA Biomedical asal Amerika Serikat, Universitas Diponegoro (Undip), dan RSUP dr. Kariadi Semarang.

Kementerian Kesehatan mengatakan Vaksin Nusantara masih lama bisa digunakan di Indonesia. Terlebih, Vaksin Nusantara juga belum masuk dalam daftar vaksin corona yang bisa digunakan di Indonesia.

Sementara itu, Vaksin Merah Putih dikembangkan oleh enam institusi/lembaga yang berasal dari Indonesia. Mereka ikut mengembangkan Vaksin Merah Putih dengan platform yang berbeda. Di antaranya Eijkman, LIPI, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, dan Universitas Gadjah Mada.

Penelitian Vaksin Merah Putih oleh Lembaga Eijkman sendiri sudah memasuki tahap akhir dengan pembuatan bibit vaksin di laboratorium.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Para guru mempersiapkan pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar yang disesuaikan dengan protokol penanganan pandemi covid-19. Foto/Antara

NASIONAL

Kemendikbud Buka Seleksi Guru Mengajar di Luar Negeri
Kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab disambut massa pendukungnya. Foto/AFP

NASIONAL

Rizieq Shihab Resmi Tersangka Kasus Kerumunan Petamburan
Halte Transjakarta. Foto/Ist

NASIONAL

Transjakarta Siapkan Masker dan Wastafel Portabel Khusus Disabilitas
Presiden Joko Widodo menjadi salah satu pembicara dalam APEC CEO Dialogues 2020 secara virtual sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis, 19 November 2020. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Menteri KKP Ditangkap, Presiden Hormati Proses Hukum di KPK
Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Foto/Istimewa

NASIONAL

Bareskrim Terima Laporan Dugaan Penipuan TikTok Cash
Kantor KPK. Foto/Tirto

NASIONAL

KPK Bakal Ungkap Sosok ‘Madam’ dalam Korupsi Bansos
Perum Bulog bersama 47 BUMN di DKI Jakarta melakukan pembagian masker gratis sebanyak 45 ribu buah kepada seluruh warga Jakarta. Foto/Bulog

NASIONAL

Bulog dan 47 BUMN Bagikan 45 Ribu Masker ke Warga DKI
Bus Transjakarta. Ist

NASIONAL

Jam Operasional Baru Transjakarta Selama Masa PSBB