Home / EKONOMI

Senin, 1 Februari 2021 - 18:10 WIB

Mulai 2022, PUPR Jalankan Program Bayar Tol Tanpa Setop

Sejumlah kendaraan memasuki gerbang Tol Cililitan, Jakarta, yang dikelola PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Foto/Antara/Asprilla Dwi

Sejumlah kendaraan memasuki gerbang Tol Cililitan, Jakarta, yang dikelola PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Foto/Antara/Asprilla Dwi

JAKARTA, BERITANUSA.id – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR berharap implementasi sistem transaksi nontunai nirsentuh atau tanpa setop di tol dapat berjalan secara bertahap mulai 2022 nanti.

“Target Pelaksanaan Konstruksi MLFF (multilane free flow) dimulai pada 2021. Lalu, untuk implementasinya secara bertahap akan dimulai pada 2022,” ujar Kepala BPJT Danang Parikesit, mengutip Antara, Senin (1/2).

Menurut Danang, penerapan sistem MLFF akan mengacu pada lingkup wilayah. Sistem ini, kata dia, tidak dilakukan per ruas tol. Harapannya, sistem MLFF bisa mengurai penumpukan yang terjadi di gerbang tol.

“Dengan dilaksanakannya sistem transaksi MLFF ini, diharapkan bisa memperlancar dan mempercepat arus kendaraan dalam melakukan pembayaran,” imbuhnya.

Rotex Ltd Hungaria sebagai pemenang lelang sistem transaksi tol non tunai nirsentuh diminta untuk mempersiapkan feasibility study bersama Hungarian Toll Services Company (NUZs). Hasilnya, telah diserahkan kepada Kementerian PUPR sebagai basis pelaksanaan proyek.

Chief Representative Roatex Musfihin Dahlan menuturkan pihaknya sedang mempersiapkan rencana kerja pelaksanaan proyek. Ia merincikan tahun pertama sejak ditandatangani perjanjian kerja sama dengan pemerintah merupakan masa pelaksanaan konstruksi dari masa 10 tahun konsesi kerja sama.

“Diharapkan, awal 2022, sebagian besar ruas jalan tol, terutama di Jawa dan Bali sudah dapat menerapkan MLFF,” terangnya.

Sementara itu, ia menjelaskan teknologi yang akan diterapkan pada proyek itu yakni berbasis global navigation satellite system (GNSS). Teknologi itu diklaim sebagai teknologi mutakhir pada sistem pembayaran nontunai nirsentuh.

Teknologi ini disebut terbuka bagi pengembangan untuk pelayanan jalan berbayar lainnya, seperti Electronic Road Payment (ERP), trafik manajemen berbasis data induk (big data), dynamic pricing, parking, dan sesuai perkembangan kebutuhan.

Solusi ini, kata Musfihin, sukses diterapkan di Hungaria selama lebih dari tujuh tahun terakhir yang dikelola oleh NUZs. Di negara asalnya, solusi ini memudahkan pengguna jalan karena melalui jalan tol tanpa hambatan, meningkatkan efisiensi dan pendapatan tol, termasuk mengurangi tingkat kemacetan.

Nantinya, setiap kendaraan atau pengguna jalan tol akan diperkenalkan dengan perangkat e-Obu (aplikasi smartphone) atau Onboard Unit (OBU) atau tiket perjalanan bagi pengguna sekali jalan.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Uang pecahan Rp5.000 tahun emisi 1975 tak akan berlaku lagi mulai akhir tahun 2020. Foto/Ist

EKONOMI

Segera Tukar, 6 Pecahan Uang Rupiah Tak Berlaku Lagi
Menparekraf Wishnutama. Foto/Bisnis

EKONOMI

Anggaran Kemenparekraf 2021 Sebesar Rp4,9 Triliun
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu. Foto/BPMI Setpres

EKONOMI

Jokowi Perintahkan Mendag Antisipasi Harga Pangan
Ilustrasi bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat. (Foto: Ist)

EKONOMI

Mengulik Realisasi Bansos yang Diduga Dikorupsi Mensos
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Foto/MI

EKONOMI

Realisasi Dana PEN Capai 60,9 Persen per 23 November
Ilustrasi peaku UMKM batik. Foto/MI

EKONOMI

Kemenkop: Penjualan UKM Merosot 23 Persen Selama Pandemi
Presiden RI Joko Widodo. Foto/BPMI Setpres

EKONOMI

Proyek Pemerintah & BUMN Dilarang Pakai Barang Impor
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Foto/Antara

EKONOMI

Kemnaker Cairkan BLT Subsidi Gaji ke 3,1 Juta Pekerja