Home / NUSANTARA

Senin, 10 Agustus 2020 - 10:24 WIB

Mulai September, Polres Metro Depok Rencana Aplikasikan Tilang Elektronik

Ilustrasi tilang Polda Metrp Jaya. Foto/Ist

Ilustrasi tilang Polda Metrp Jaya. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Satlantas Polres Metro Depok berencana untuk mengaplikasikan sistem E-TLE pada September 2020 mendatang. Kasat Lantas Polres Metro Depok Kompol Erwin Aras Genda mengatakan, pihaknya bakal bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk memberlakukan E-TLE.

“Kami informasikan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2020 yang dilaksanakan pada tanggal 22 Juli hingga 5 Agustus 2020 saat ini evaluasinya adalah Depok menjadi penyumbang terbesar pelanggaran yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujarnya dikutip laman resmi Polri, Senin (10/8).

Dari angka tersebut, didominasi oleh pelanggaran melawan arus dengan jumlah pelanggar mencapai sekira 2.600 orang yang dikenakan sanksi tilang, dan 4.600 pelanggar lagi dikenakan sanksi teguran simpatik.

Dia mengaku, data ini menjadi evaluasi. Salah satu yang jadi perhatiannya rendahnya kesadaran masyrakat tertib berlalu lintas. Hal itu ditandai dengan tingginya jumlah pengendara yang nekat melawan arus.

“Oleh karena itu kita mengantisipasi, bekerjasama dengan Pemkot Depok bulan depan kita akan melaunching pemberlakuan E-TLE,” sambungnya.

Rencana itu juga telah melalui serangkaian kajian bersama Ditlantas Polda Metro Jaya, dan survei dari vendor.

“Harapan kami minggu depan pemasangan sarana dan prasarana, sehingga pertengahan September E-TLE ini bisa di-launching,” tambahnya.

Adapun titik yang menjadi target pemasangan E-TLE adalah di kawasan Margonda dan di Jalan Raya Bogor.

“Pertama kita prioritaskan ada di simpang Margonda-Juanda, mungkin juga akan kita lengkapi di Cisalak (Jalan Raya Bogor), dan daerah-daerah yang sering melawan arus. Ini menjadi sasaran pertama program ini,” kata Kasat Lantas Polres Metro Depok.

Dia menjelaskan, pemasangan E-TLE akan dibagi dalam tiga tahap. Untuk tahap 1 diberlakukan pada September, kemudian dilanjut pada 2 November, dan 3 Februari 2021.

“Harapannya nanti setelah Februari 2021 sebagian Kota Depok sudah dilengkapi dengan kamera E-TLE, itu sangat bagus untuk efek jera dan mendisiplinkan masyarakat,” pungkasnya. (pmj)

Share :

Baca Juga

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto diwakili oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto menerima kedatangan Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni (Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII F United. Foto/TNI

NUSANTARA

Kasum TNI Terima Kedatangan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII F/Minusca Car
Banjir ibu kota Jakarta. Foto/BPBD DKI

NUSANTARA

BMKG Peringatkan Jabar Siaga Banjir 24-25 Februari
Basarnas menemukan 29 korban jiwa yang tertimbun tanah longsor di Sumedang, Jawa Barat. Foto/Instagram @sar_nasional).

NUSANTARA

5 Santri Ponpes di Pamekasan Meninggal Tertimpa Longsor
Perum Bulog. Foto: Istimewa

NUSANTARA

Realisasi Serapan Bulog Capai 850 Ribu Ton Beras
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil siap menjadi relawan uji klinis vaksin covid-19. Foto/Antara

NUSANTARA

PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang hingga 23 Desember
Korem 162/WB menggelar kegiatan olahraga bersama dan bakti sosial. Foto/TNI

NUSANTARA

Sambut HUT TNI ke-75, TNI-Polri Kota Mataram Gelar Baksos dan Olahraga
Ilustrasi Gunung Sinabung yang mengalami erupsi. Foto/AFP

NUSANTARA

Erupsi Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas 13 Kali
Tenaga kesehatan menyiapkan vaksin saat simulasi vaksinasi COVID-19 di RS Islam, Jemursari, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/12). Foto/ANTARA

NUSANTARA

Vaksinasi Nakes di Jatim Ditargetkan Rampung 31 Januari