Home / NASIONAL

Rabu, 10 Februari 2021 - 13:45 WIB

Nadiem Buat Program Kampus Mengajar untuk Daerah 3T

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Foto/Ist

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim meluncurkan program Kampus Mengajar. Program ini bertujuan untuk memperbaiki mutu pendidikan Tanah Air yang selama pandemi Covid-19 ini turut terdampak.

Konsep dasar Kampus Mengajar adalah melibatkan mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia untuk melakukan pengajaran kepada anak-anak usia sekolah. Sasaran pengajaran utamanya di daerah-daerah yang cukup tertinggal.

“Melalui Kampus Mengajar 2021, saya ingin menantang kalian (mahasiswa) untuk juga mengatakan ‘saya mau’, yakni mau membantu mengubah tantangan tersebut menjadi harapan,” ungkap Nadiem dalam acara peluncuran, Selasa (9/2).

“Saya mengajak mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk beraksi, berkolaborasi, dan berkreasi selama 12 minggu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, terutama yang di daerah 3T,” sambungnya.

Program Kampus Mengajar, kata Nadiem, akan dilaksanakan selama 12 minggu. Di samping memberikan manfaat bagi siswa, program ini bakal melatih jiwa kepemimpinan mahasiswa.

“Sekaligus mengasah kepemimpinan, kematangan emosional dan kepekaan sosial, dan saya berharap setiap mahasiswa akan menjawab tantangan saya untuk terus memelihara api optimisme dan memberikan kontribusi terbaiknya,” sebutnya.

Ia pun mengimbau pihak kampus agar dapat segera memberikan keleluasaan bagi mahasiswa untuk bisa belajar di luar kelas, termasuk melalui Kampus Mengajar ini.

“Saya juga ingin mengingatkan pemimpin perguruan tinggi dan dosen untuk segera melakukan perubahan-perubahan yang diperlukan agar mahasiswa dapat melaksanakan hak belajarnya di luar kampus dan di luar program studi dengan mudah difasilitasi dan didukung,” kata Nadiem.

Nadiem meminta perguruan tinggi untuk segera merevisi kurikulum supaya memungkinkan mahasiswa menjalankan berbagai kegiatan Kampus Merdeka dan lulus tepat waktu. Pendaftaran dan konversi SKS program Kampus Merdeka harus dibuat mudah.

“Di samping itu saya berharap inisiatif Kemendikbud dapat sepenuhnya didukung oleh para kepala dinas, kepala sekolah dan guru dengan menerima kehadiran para mahasiswa mengajar di kota/kabupaten di sekolah Ibu dan Bapak,” tukasnya.

(dik/bud)

Share :

Baca Juga

Hujan di wilayah DKI Jakarta. Foto/Ist

NASIONAL

BPBD DKI: Peringatan Dini Cuaca di Wilayah Jakarta
Lalu lintas jalan tol. Foto/Antara

NASIONAL

Antisipasi Penyebaran Covid di Rest Area saat Libur Panjang
Presiden Joko Widodo membuka Inovasi Indonesia Expo 2020 secara virtual sebagaimana ditayangkan dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa, 10 November 2020. Foto/BPMI

NASIONAL

Presiden Jokowi Juga Lantik Kepala BNN dan BRG
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto/Antara

NASIONAL

Calon Kapolri Jamin Penegakan Hukum Berlaku Adil
Ilustrasi vaksin Covid-19. Ist

NASIONAL

Kemenkes Mulai Uji Klinik Terapi Plasma Konvalesen
Ilustrasi virus corona.

NASIONAL

Update Kasus Corona 5 Agustus: 116.871 Positif, 73.889 Sembuh
Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta memberikan sambutan di ruangan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2020). Foto/Kompascom

NASIONAL

Deretan Fakta Wagub DKI Ahmad Riza Patria Terpapar Covid
Ilustrasi tanah longsor. Foto/Antara

NASIONAL

BNPB: 2.676 Bencana Alam Terjadi Sepanjang 2020