Home / NASIONAL

Rabu, 15 Juli 2020 - 17:55 WIB

Optimalkan Pembangunan Infrastruktur Jangkau Sentra Produksi

Ilustrasi infrastuktur di Indonesia. (Foto: Ist)

Ilustrasi infrastuktur di Indonesia. (Foto: Ist)

JAKARTA, BERITANUSA.id – Anggota Komisi VI DPR RI Sondang Tiar Debora Tampubolon mendorong Hutama Karya (HK) untuk mengoptimalkan pembangunan infrastruktur yang lebih dapat menjangkau daerah sentra-sentra produksi atau daerah industri. Menurutnya cara tersebut akan lebih cepat membantu negara dalam upaya meningkatkan produk domestik bruto (PDB).

Hal tersebut dikatakannya dalam rapat dengar pendapat Komisi VI DPR RI dengan jajaran Direksi HK, PLN, BPUI, PNM, dan PANN membahas Penyertaan Modal Negara (PMN) di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7). Seperti halnya menurut Sondang bahwa ia kurang setuju tujuan penyertaan modal negara HK yang akan digunakan membangun tol lintas Sumatera.

“Saya kalau jadi pembisiknya Presiden, saya lebih setuju dana yang dibutuhkan sebenarnya ini sebesar untuk trans Sumatra ini Rp 476 triliun lebih kepada membangun infrastruktur yang langsung ‘kena’ kepada sentra-sentra produksi atau yang menghasilkan produk. Seperti di Sumatera apakah langsung ke sawit, apakah ke pertambangan, karena masih banyak saat ini jalan-jalan yang masih belum terhubung,” ucap Sondang.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menuturkan bahwa pembangunan infrastruktur tol lintas Sumatera membutuhkan waktu jangka panjang untuk return of investment (ROI). Selain itu pembangunannya juga diduga Sondang tidak akan langsung menciptakan multiplier effect bagi perekonomian. Maka itu menurutnya anggaran PMN tersebut dialihkan dalam prioritas membangun infrastruktur sentra produksi.

“Kalau kita membangun hanya lintas tol Sumatera ini kan lintas Sumatera ini tanpa adanya tol pun sudah tersambung tapi hanya bagaimana membuat jalan tol atau highway itu supaya lebih cepat. Tetapi yang dibutuhkan sebenarnya untuk bagaimana meningkatkan produk domestik bruto kita adalah bagaimana masuk langsung ke dalam sentra produksi,” ujarnya.

Namun Sondang mengatakan hal ini sudah terlanjur dan harus segera dilaksanakan seefisiensi mungkin. “Nah tetapi memang kalau sudah terlaksana dan harus dilakukan kami ingin bagaimana ini benar-benar diefisiensikan kalaupun masih bisa dievaluasi, maka dievaluasi ulang,” tutup legislator dapil DKI Jakarta I itu. (rls/dpr)

Share :

Baca Juga

Petugas membongkar atribut-atribut saat melakukan penutupan markas DPP Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

Eks FPI Klaim Rekening yang Diblokir untuk Dana Kemanusiaan
Ilustrasi gempa bumi. Foto/Ist

NASIONAL

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Sumatera Barat
Ilustrasi vaksin Covid-19. Ist

NASIONAL

Update Kasus Corona 16 September: 228.993 Positif, 164.101 Sembuh
Ilustrasi covid-19.

NASIONAL

Update Kasus Corona 21 Agustus: 149.408 Positif, 102.991 Sembuh
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/12/2020). Foto/Antara

NASIONAL

Transaksi Keuangan Calon Kapolri Listyo Sigit Bersih

NASIONAL

Menristek Dorong Perguruan Tinggi Turut Kembangkan Industri Nasional
Warga mengenakan masker saat beraktivitas di kawasan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Rabu (28/8/2020). Foto: Merdeka/Iqbal S. Nugroho

NASIONAL

Kota Depok Masih Masuk Zona Merah Covid-19
Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Eko Wahyu Fredian, S.I.K. Foto/Istimewa

NASIONAL

Hari Pers Nasional, Polri Syukuran Bersama Insan Media