Home / TOPAD

Jumat, 8 Januari 2021 - 14:30 WIB

Pahlawan Tersembunyi

Almarhum Sahala Halomoan Manalu.

Almarhum Sahala Halomoan Manalu.

Oleh: Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa/www.pusatnusa.com).

TERCATAT telah 174 warga negara ditetapkan berdasarkan UU sebagai pahlawan nasional, 2 warga negara Pahlawan Proklamator dan 10 Pahlawan Revolusi. Penetapan ini diatur dalam UU No. 20 Tahun 2009, dimana syarat dalam UU tersebut, warga negara sepanjang hidupnya berintegritas, berjuang, pantang menyerah, konsisten, memimpin perang kemerdekaan, melahirkan konsep, melahirkan gagasan besar, meraih kemerdekaan, meningkatkan harkat dan martabat bangsa.

Bangsa ini sedang berduka, dijajah Covid-19, tekanan ekonomi, dijajah oleh perilaku (LAKU) bangsanya sendiri. Bangsa ini butuh pahlawan untuk memerdekakan bangsa ini kembali. Pahlawan yang sepanjang hidupnya berjuang penuh integritas, ketulusan hati dan niat, bermanfaat bagi orang banyak, minimal bagi keluarga dan kelompoknya sendiri.

Belakangan ini banyak muncul para pahlawan palsu, beretorika dan berteriak seolah berbuat banyak bagi bangsa ini. Namun justru sebaliknya, hanya memicu terciptanya instabilitas, memupuk lahirnya LAKU tidak terpuji dan berpotensi terhadap kemelaratan dan perpecahan di sekelilingnya dan bangsa ini.

Bangsa ini butuh pahlawan sesungguhnya, walau sekecil apapun itu, minimal perbuatannya mampu menyejahterakan dan mengangkat harkat dan martabat keluarga dan kelompoknya, karena jika merata dan disatukan, maka akan bermanfaat besar untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa ini.

Itu artinya pahlawan-pahlawan kecil tumbuh di masing-masing keluarga, desa dan kota, kemudian disatukan dan bergotong royong memberi yang terbaik minimal bagi keluarga dan kelompoknya masing-masing, maka mereka-mereka itu patut disematkan sebagai pahlawan sesungguhnya, pahlawan keluarga, pahlawan bangsa, pahlawan nasional, serta pahlawan NKRI.

Minggu ini, Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa), situs www.pusatnusa.com, telah kehilangan salah satu warga terbaiknya, pahlawan bagi keluarganya, pahlawan bagi Pusatnusa, dan tentunya pahlawan bagi bangsa ini, yaitu saudara kami, Sahala Halomoan Manalu, BSc, yang selama hidupnya tidak henti berbuat yang terbaik bagi semua. Melalui Pusatnusa, turut berperan untuk membangkitkan usaha-usaha kecil yang saat ini butuh perhatian, pendampingan serta bimbingan.

Sesuai dengan pengalaman dan bidang yang dikuasai almarhum, sebelum pensiun dari Dinas Perindustrian Pemprov DKI Jakarta, sepanjang hidupnya almarhum bekerja keras, pantang menyerah dan berjuang mengangkat harkat dan martabat dirinya sendiri, menempuh ilmu dan berkarya di Pemda DKI, dan sekaligus membantu dan mengangkat derajat para adik-adiknya untuk tetap bersekolah. Saat ini, dengan dasar yang ditanamkan oleh beliau, para adik-adiknya mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang paling tinggi, dan meraih kedudukan tinggi dan bergengsi di berbagai lembaga penting yang ada di Negara ini.

Walau dengan penuh air mata perpisahan, keluarga memberangkatkan saudara kami Almarhum Sahala Halomoan Manalu, BSc, dua hari yang lalu, namun beliau telah meninggalkan jasa dan karya besar, minimal bagi keluarga besarnya, mulai dari mamanya D. Br. Panggabean/Ny.Manalu; kakaknya Sumi Nurhayati Manalu; dan para adiknya berurut mulai dari Ir. Risma Uly Manalu MT; Dr. Yuni Artha Manalu, SH, MH; Ade Ernawati Manalu, STh; Dr. Jojor Lamsihar Manalu, SSi. MT; Ir. Deddy Halim S Manalu, MM; Dr. Yuni Artha Manalu, SH, MH, pengacara, menjabat di partai dan pernah di Komisioner Komisi Kejaksaan Republik Indonesia; Dr. Jojor Lamsihar Manalu, SSi. MT, dosen dan calon DPRD DKI tahun lalu, dan lainnya.

Selamat jalan suadaraku, Almarhum Sahala Halomoan Manalu, BSc, walau perjuangan Pusatnusa belum berdampak besar bagi bangsa ini, namun kita semua keluarga besar Pusatnusa telah berjuang dengan penuh ketulusan, berbuat banyak bagi kaum marginal, UMKM dan masyarakat yang membutuhkan karya Pusatnusa, melalui situs www.pusatnusa.com. Senyum bahagia yang telah berhasil menghantarkan adik-adikmu, suatu waktu, saudara juga akan turut tersenyum bersama saudara-saudara lainnya, menanti pertumbuhan dan perkembangan Pusatnusa.

Share :

Baca Juga

Oleh: Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa/www.pusatnusa.com).

TOPAD

Perwujudan ‘Polisi dan Indonesia Raya Terbarukan’
Parluhutan S (Topad), Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa). Foto/Beritanusa

TOPAD

Selaraskan Keinginan dengan Kebijakan, Ketaatan dan Tindakan
Parluhutan S (Topad), Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa). Foto/Beritanusa

TOPAD

Sampai Kapan Corona Mengancam?
Ketua Umum PUSATNUSA Parluhutan S. Foto/pribadi

TOPAD

Sumpah Pemuda

TOPAD

Tindak Akuntan Publik Nakal Demi Integritas Akuntan Publik Nusantara (Bagian 2)
Parluhutan (Topad),Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa). Foto/Beritanusa

TOPAD

Menanti Vaksin Covid-19
Ketua Umum PUSATNUSA Parluhutan S. Foto/pribadi

TOPAD

Self Assesment Dari Rakyat
Ketua Umum PUSATNUSA Parluhutan S (Topad). Foto/Beritanusa

TOPAD

Uang Tidak Mengenal Saudara