Home / NASIONAL

Rabu, 10 Februari 2021 - 10:03 WIB

Pegawai Swasta Diimbau Tak Keluar Kota Saat Libur Imlek

Foto udara Sejumlah kendaraan melintas di tol Jakarta-Cikampek I dan II, Jatimulya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (28/10). Foto/Antara

Foto udara Sejumlah kendaraan melintas di tol Jakarta-Cikampek I dan II, Jatimulya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (28/10). Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meminta kepada pemimpin perusahaan swasta untuk mengimbau para pegawainya agar tidak melakukan perjalanan ke luar kota pada periode libur panjang Hari Raya Imlek 12-14 Februari.

Upaya itu dilakukan guna mencegah potensi lonjakan kasus virus corona di tanah air, sehingga tak mengulangi pengalaman libur panjang sebelumnya di tahun 2020.

“Untuk pimpinan perusahaan swasta agar mengimbau pekerjanya tidak melakukan perjalanan. K/L, Polri, Pemda sebagai instansi berwenang akan melakukan pengawasan dan disiplin protokol kesehatan, dan penegakan hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa (9/2).

Permintaan itu menyusul kebijakan serupa yang diterbitkan pemerintah dalam rangka larangan bepergian ke luar kota saat liburan Imlek bagi anggota TNI, Polri serta pegawai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Wiku juga menegaskan pengetatan perjalanan ke luar kota dengan angkutan umum juga terus dilakukan pemerintah dalam masa PPKM berskala mikro.

Salah satunya melalui pemberlakuan syarat hasil tes diagnosa covid-19 baik PCR swab, antigen swab maupun GeNose.

Adapun ketentuan khusus untuk perjalanan udara ke Bali masih sama, yakni syarat tes PCR maksimal 2×24 jam atau swab antigen 1×24 jam sebelum keberangkatan. Sedangkan laut dan udara baik pribadi atau umum menggunakan tes PCR atau antigen 3×24 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan untuk di Pulau Jawa, pelaku perjalanan udara boleh menggunakan RT-PCR dengan batas waktu 3×24 jam sebelum keberangkatan. Adapun tes antigen berlaku 2×24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara untuk perjalanan via laut di Pulau Jawa, penumpang bisa menunjukkan hasil tes RT-PCR atau antigen. Hasil kedua tes itu berlaku 3×24 jam sebelum keberangkatan.

Ia juga mengimbau agar tidak ada pihak yang menggunakan surat keterangan palsu, sebab pemerintah tak segan menjatuhkan sanksi pidana terhadap perbuatan itu.

“Apabila ditemukan pelanggaran protokol kesehatan atau pemalsuan surat hasil RT PCR atau rapid test antigen, atau GeNose tes yang digunakan saat perjalanan. Maka akan dikenakan sanksi tegas,” pungkas Wiku.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Kepadatan kendaraan roda empat dari arah Bogor menuju Jakarta di Jalan Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta Timur , Senin (1/5). Foto/ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

NASIONAL

198 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Libur Tahun Baru
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kiri) dan Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris (kanan) mengikuti rapat kerja dengan DPR RI. Foto/Antara

NASIONAL

Vaksinasi Covid Masih Tunggu Izin dari BPOM
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 untuk kelompok lansia. Foto/Antara

NASIONAL

Kemenkes Siapkan Skema Vaksinasi Lansia di Dekat Rumah
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P

NASIONAL

Polda Metro Buat Skema Cegah Kerumunan di Malam Tahun Baru
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Idham Azis meluncurkan Kampung Tangguh di Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (9/7). (Foto: Div Humas Polri)

NASIONAL

Panglima TNI dan Kapolri Luncurkan Kampung Tangguh di Mauk Tangerang
Hujan di wilayah DKI Jakarta. Foto/Ist

NASIONAL

BMKG: Puncak Musim Hujan Januari-Februari 2021
Polda Metro Metro Jaya menggelar Gerakan Donor Plasma Konvaselen untuk pasien Covid-19. Foto/Istimewa

NASIONAL

Polda Metro Gelar Donor Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.

NASIONAL

Mendes Optimis Perekonomian Bangkit dari Desa