Home / NASIONAL

Jumat, 18 Desember 2020 - 19:08 WIB

Peluang Ada Tersangka Baru Kasus Bentrok Polisi-FPI

Sejumlah anggota tim penyidik Bareskrim Polri memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. Foto/ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

Sejumlah anggota tim penyidik Bareskrim Polri memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. Foto/ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

JAKARTA, BERITANUSA.id – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bakal meminta keterangan ahli pidana terkait dengan kasus bentrok polisi dengan FPI di Jalan tol Jakarta-Cikampek beberapa waktu lalu. Keterangan ahli pidana itu diperlukan untuk mendalami pihak-pihak lain yang berpotensi menjadi tersangka.

“Iya benar (pendalaman calon tersangka). Hari ini ada belasan pemeriksaan saksi baru di TKP, pemeriksaan tambahan terhadap ahli, termasuk ahli pidana dan tambahan ahli balistik,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Brigadir Jenderal Andi Rian Djajadi, Jumat (18/12).

Namun demikian, Andi belum dapat menuturkan lebih lanjut terkait hasil penyidikan yang masih berjalan di Bareskrim tersebut.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya baru menginformasikan bahwa penyidik sudah mengantongi hasil autopsi terhadap enam jenazah laskar FPI yang tewas tertembak itu.

“Hasil autopsi sudah diterima penyidik dan minggu lalu. Nanti siang saya update khusus terkait autopsi,” ucap dia.

Sebagai informasi, enam laskar FPI itu diduga tewas ditembak polisi. Dua diantaranya meninggal saat terlibat baku tembak, sementara empat lainnya ditembak dalam mobil karena disebut melawan dan mencoba merebut senjata petugas.

Bareskrim telah rampung melakukan reka adegan di empat TKP berbeda yang diduga terkait dengan kasus bentrokan Laskar FPI dengan polisi.

Total ada 58 adegan yang diperagakan penyidik selama rekonstruksi tersebut. Dari situ, terungkap kronologi yang lebih utuh dari yang sebelumnya disampaikan Kapolda Metro Jaya Inspektur Fadil Imran dalam konferensi pers 7 Desember 2020.

Fadil sebelumnya menyatakan baku tembak terjadi di sekitar KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Dari peragaan polisi, disebutkan bahwa aparat pertama kali diadang laskar FPI di depan Hotel Novotel, Karawang Barat.

TKP pertama, depan Hotel Novotel, Jalan Internasional Karawang Barat. Kemudian, Jembatan Badami. Lalu, TKP ketiga Rest Area KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. TKP keempat di KM 51+200. Polisi terlibat baku tembak dengan Mobil Chevrolet Spin yang dikendarai laskar FPI. Hingga saat ini, belum ada tersangka yang dijerat oleh aparat kepolisian.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Aksi unjuk rasa buruh. Foto/Detik

NASIONAL

Hari Ini, Buruh Jakarta Longmarch ke Istana Demo Omnibus Law
Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara saat menyerahkan diri ke KPK. Foto/Tangkapan layar

NASIONAL

Masa Penahanan Eks Mensos Juliari Diperpanjang
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Foto/ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

NASIONAL

Kemenlu Tangani 54 Ribu Kasus Selama 2020
Kapolri Idham Aziz. Foto/Ist

NASIONAL

Polri Tak Keluarkan Izin Keramaian Pilkada Serentak 2020
Penumpang menunggu bus TransJakarta di Halte TransJakarta Pasar Baru Timur, Jakarta, Selasa (10/9). Foto/MI/Bary Fathahillah

NASIONAL

Demo Kedubes Prancis, Transjakarta Ubah Rute Bus
Ilustrasi: Massa demo di Monas, Depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (28/8). Foto/MI/Saskia Anindya Putri

NASIONAL

Demo Papua Merdeka: 2 Polisi Terluka, 36 Orang Ditangkap
Kapolri Jenderal Idham Azis. Foto/Antara

NASIONAL

Idham Minta Jajarannya Dukung Listyo Sigit Jadi Calon Kapolri
Sistem ganjil genap Jakarta. Foto: Istimewa

NASIONAL

Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Diterapkan