Home / NASIONAL

Senin, 14 September 2020 - 16:46 WIB

Pembatasan Transportasi Publik Saat PSBB Tahap Kedua

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo. Foto/Ist

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menentukan pembatasan transportasi publik usai diberlakukannya kembali PSBB tahap kedua. Ketentuan itu berlaku berdasarkan SK Kepala Dishub DKI Jakarta Nomor 156 Tahun 2002 tentang Teknis Pelaksanaan PSBB.

Dalam SK tersebut ditetapkan adanya sejumlah pembatasan terhadap kapasitas angkut kendaraan bermotor dan pengaturan posisi duduk penumpang. Selain itu, ada juga jam operasional angkutan umum dalam trayek, angkutan perkeretapian dan perairan, jam operasional prasarana transportasi beserta fasilitas penunjangnya, operasional ojek online dan ojek pangkalan, serta angkutan barang.

“Kami sudah siapkan secara rinci petunjuk teknisnya. Harapannya, para operator kendaraan umum dan juga para pemilik kendaraan pribadi dapat mematuhi dan menjalankan dengan baik petunjuk teknis ini. Memutus mata rantai Covid-19 adalah kerja bersama, termasuk dalam mobilitas kita sehari-hari. Maka, perlu kedisiplinan tinggi untuk keselamatan bersama,” kata Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo, Senin (14/9).

Adapun, rincian pembatasan penumpang dan jam operasional untuk kendaraan bermotor umum di Jakarta, meliputi:

  1.  MRT Jakarta. Jumlah maksimal yang boleh diangkut: 60 orang per kereta. Jam operasional:
    a) 14 – 16 September 2020 beroperasi pada pukul 05.00 – 22.00, dengan headway / jarak antarrangkaian kereta pada weekday selama 5 – 10 menit
    b) 17 – 20 September 2020 beroperasi pada pukul 05.00 – 20.00, dengan headway / jarak antarrangkaian kereta pada weekday selama 10 menit
    c) dan 21 September sampai dengan seterusnya beroperasi pada pukul 05.00 – 19.00, dengan headway / jarak antarrangkaian kereta pada weekday selama 10 menit
    d) Sedangkan, untuk weekend, headway / jarak antarrangkaian kereta selama 10 menit.
  2. LRT Jakarta. Jumlah maksimal yang boleh diangkut: 30 orang per kereta. Jam operasional:
    a) 14 – 16 September 2020 beroperasi pada pukul 05.30 – 21.00, dengan headway / jarak antarrangkaian kereta pada weekday selama 10 menit
    b) 17 – 20 September 2020 beroperasi pada pukul 05.30 – 20.00, dengan headway / jarak antarrangkaian kereta pada weekday selama 10 menit
    c) dan 21 September sampai dengan seterusnya beroperasi pada pukul 05.30 – 19.00, dengan headway / jarak antarrangkaian kereta pada weekday selama 10 menit
    d) Sedangkan, untuk weekend, headway / jarak antarrangkaian kereta selama 10 menit.
  3. KRL Jabodetabek. Jumlah maksimal yang boleh diangkut: 74 orang per kereta. Jam operasional:
    a) 14 – 16 September 2020 beroperasi pada pukul 05.00 – 21.00
    b) 17 – 20 September 2020 beroperasi pada pukul 05.00 – 20.00
    c) 21 September sampai dengan seterusnya beroperasi pada pukul 05.00 – 19.00.
  4. Kereta Api Jarak Jauh. Jumlah maksimal yang boleh diangkut:
    a) Eksekutif: 25 orang per kereta
    b) Bisnis: 30 orang per kereta
    c) Ekonomi: 30 orang per kereta.
  5. Bus Transjakarta. Jumlah maksimal yang boleh diangkut: Bus Tempel: 60 orang per bus, Bus Besar: 30 orang per bus, Bus Sedang: 15 orang per bus dan Bus Kecil: 6 orang per bus.
    Jam operasional:
    a) 14 – 16 September 2020 beroperasi pada pukul 05.00 – 22.00, dengan headway / jarak antarrangkaian bus saat jam sibuk adalah 3 – 5 menit, di luar jam sibuk adalah 10 – 15 menit
    b) 17 – 20 September 2020 beroperasi pada pukul 05.00 – 20.00, dengan headway / jarak antarrangkaian bus saat jam sibuk adalah 5 – 15 menit, di luar jam sibuk adalah 15 – 30 menit
    c) 21 September sampai dengan seterusnya beroperasi pada pukul 05.00 – 19.00, dengan headway / jarak antarrangkaian bus saat jam sibuk adalah 5 – 15 menit, di luar jam sibuk adalah 15 – 30 menit.
  6. Angkutan Umum Reguler : Bus Besar: 1 baris 2 orang dipisahkan oleh gang. Bus Sedang: 1 baris 2 orang dipisahkan oleh gang. Bus Kecil (kursi berhadapan): 6 orang (1 pengemudi di depan, 2 penumpang di sisi kiri belakang, 3 penumpang di sisi kanan belakang). Bus Kecil (kursi 4 baris):6 orang (1 pengemudi, 1 penumpang di baris kedua, 2 penumpang di baris ketiga, 2 penumpang di baris keempat). Bus Kecil (kursi 5 baris): 8 orang (1 pengemudi, 1 penumpang di baris kedua, 2 penumpang di baris ketiga, 2 penumpang di baris keempat, 2 penumpang di baris kelima). Bajaj: 2 orang (1 pengemudi dan 1 penumpang). Jam operasional: a) 14 – 16 September 2020 beroperasi pada pukul 05.00 – 22.00, b) 17 – 20 September 2020 beroperasi pada pukul 05.00 – 19.00, c) 21 September sampai dengan seterusnya beroperasi pada pukul 05.00 – 19.00.
  7. Taksi / angkutan sewa khusus berkursi 2 baris: 3 orang (1 pengemudi, 2 penumpang di belakang).
  8. Taksi / angkutan sewa khusus berkursi 3 baris: 4 orang (1 pengemudi, 2 penumpang di baris kedua, 1 penumpang di baris ketiga).
  9. Kapal angkutan perairan Pulau Seribu (Seat 3-3): 1 baris 2 orang dipisahkan oleh gang. Jam operasional: 05.00 – 18.00, hanya pada hari Senin – Jumat, khusus untuk warga ber-KTP Kepulauan Seribu, ASN, TNI/Polri, dan petugas lainnya yang bertugas di Kepulauan Seribu dengan menunjukkan Tanda Pengenal dan Surat Tugas.
  10. Ojek Online dan Ojek Pengkolan.
    a) Diperbolehkan mengangkut penumpang dengan menerapkan protokol kesehatan
    b) Pengemudi ojek online dan ojek pangkalan dilarang berkerumun lebih dari 5 orang dan menjaga jarak parker antarsepeda motor minimal 2 meter saat menunggu penumpang
    c) Perusahaan aplikasi wajib menerapkan teknologi Geofencing agar pengemudi yang berkerumun pada 1 titik lokasi tidak mendapatkan order perjalanan penumpang
    d) Jika poin 2 dan 3 tidak dipatuhi oleh pengemudi dan perusahaan aplikasi, maka dilakukan pelarangan pengangkutan penumpang
    e) Pengawasan pembatasan operasional pada poin 4 dilakukan selama 3 hari sejak berlakunya SK dan menjadi dasar evaluasi dilakukan pelarangan kegiatan pengangkutan penumpang.

(*)

Share :

Baca Juga

Warga menunjukkan jari yang telah ditetesi tinta pemilu usai memberikan hak suara untuk Pilkada 2020. Foto/Antara/Basri Marzuki

NASIONAL

100 dari 132 Sengketa Pilkada 2020 Kandas
Petugas kesehatan mempersiapkan vaksin COVID-19 saat simulasi pelayanan vaksinasi di Puskesmas Kemaraya, Kendari, Sulawesi Tenggara. Foto/Antara

NASIONAL

Dinkes DKI Bakal Vaksin 7,9 Juta Warga
Kesiapan rumah sakit tangani pasien Covid. Foto/Antara

NASIONAL

Ruang ICU Pasien Covid di RS Jabodetabek Terisi 100 Persen
Ilustrasi token listrik. Foto/Ist

EKONOMI

Covid-19 Sebabkan Penurunan Penjualan Listrik
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Foto: Istimewa

NASIONAL

DPR: Mendikbud Harus Dipecat
Ilustrasi prostitusi. Foto/Ist

NASIONAL

Dua Muncikari Artis ST dan MA Ditetapkan Tersangka
Prajurit TNI. Foto/Antara

NASIONAL

10 Ribu Prajurit TNI Siap untuk Suntik Vaksin Covid
Ilustrasi--Penumpang kereta api Cirebon menurun. Foto/Antara

NASIONAL

Pengguna Transportasi Publik Berisiko Tinggi Terpapar Covid