Home / NASIONAL

Rabu, 22 Juli 2020 - 08:53 WIB

Pemerintah Akan Berikan Bantuan Modal Kerja untuk 12 Juta Pelaku UMKM

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Foto: Istimewa

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Foto: Istimewa

JAKARTA, BERITANUSA.id – Sebanyak 60 pelaku usaha mikro dan kecil dari sejumlah wilayah di DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu menerima secara langsung bantuan modal kerja dari Presiden Joko Widodo. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (21/7).

Kepala Negara amat memahami situasi yang dihadapi oleh para pelaku usaha tersebut di tengah pandemi Covid-19 ini. Penurunan omzet dagang sering kali ia dengar langsung sebagai akibat dari penyebaran Covid-19 yang nyatanya tidak hanya berdampak pada sisi kesehatan saja, melainkan turut memengaruhi sektor ekonomi baik kecil maupun besar.

“Saya tahu mungkin situasi saat ini tidak seperti situasi yang dulu-dulu yang biasanya mungkin omzetnya per hari bisa Rp600 ribu atau Rp800 ribu, sekarang hanya Rp200 ribu atau mungkin lebih kecil dari itu. Semua merasakan dan ini tidak hanya terjadi untuk yang usaha kecil, usaha tengah juga kena, usaha besar juga kena,” kata Jokowi.

Untuk itu, Jokowi berharap agar bantuan modal kerja sejumlah Rp2,4 juta yang diserahkan langsung olehnya tersebut setidaknya dapat membantu meringankan beban yang dirasakan utamanya oleh para pelaku usaha mikro maupun kecil. Bantuan tersebut nantinya juga akan segera didapatkan oleh kurang lebih 12 juta usaha mikro dan kecil di seluruh Indonesia.

“Ini nanti akan juga diberikan kepada 12 juta usaha mikro dan kecil di seluruh Indonesia. Tetapi Bapak/Ibu semua mengawali. Isinya memang tidak banyak, tapi saya kira bisa menambah modal kerja,” ujarnya.

Selain meringankan beban, Kepala Negara juga berharap agar bantuan modal kerja tersebut dapat membuat usaha para penerima bantuan menjadi semakin berkembang meski harus bertahan di tengah pandemi. Maka itu penggunaan dari bantuan tersebut harus benar-benar digunakan untuk membiayai usaha mereka.

“Jangan sekali-kali tambahan modal kerja ini dipakai untuk beli HP, atau beli pulsa, hati-hati. Saya ikuti lo ini. Harus dipakai betul-betul untuk tambahan modal kerja,” tuturnya.

Salah seorang pedagang yang hadir menerima bantuan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo. Ia juga berharap agar bantuan yang telah diterimanya itu juga dapat dinikmati oleh rekan-rekan seprofesinya sesegera mungkin.

“Saya mewakili yang lain mengucapkan banyak terima kasih atas yang telah Bapak berikan kepada kami ini dan bisa nanti juga diberikan kepada rekan-rekan. Semoga Bapak diberikan panjang umur dan selama ini apa yang Bapak kerjakan menjadi berkah untuk semua rakyat Indonesia,” tuturnya.

Penyerahan bantuan modal kerja tersebut dilakukan dalam dua sesi pada hari ini sebagai upaya untuk mencegah kerumunan yang terlalu banyak dan dengan tetap menjaga jarak aman dan mematuhi protokol kesehatan. Para penerima bantuan tersebut juga telah melalui proses pemeriksaan kesehatan sebelum memasuki kompleks Istana Kepresidenan. (hms/pri)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi. Peta prakiraan cuaca. Foto: AFP PHOTO / ADEK BERRY

NASIONAL

BMKG: Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Jakarta pada Sore Hari
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. Foto/Istimewa

NASIONAL

Kapolri Terima Dua Penghargaan dari TNI
Ilustrasi polisi. Ist

NASIONAL

20 Ribu Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Demo
Ilustrasi BLT UMKM Rp2,4 juta. Foto/Ist

NASIONAL

Belum Dapat BLT UMKM? Minta Rekomendasi ke 4 Pengusul Ini
KKP tetapkan 17 calon hakim ad hoc baru. Foto/Kementerian Kelautan dan Perikanan

NASIONAL

KKP Tetapkan 17 Calon Hakim Ad Hoc Baru
Komisaris Jenderal Agus Andrianto bakal dilantik sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) yang baru di Rupatama Mabes Polri pada hari ini, Rabu (24/2). Foto/Istimewa

NASIONAL

Komjen Agus Andrianto Dilantik Jadi Kabareskrim Hari Ini
Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara saat menyerahkan diri ke KPK. Foto/Tangkapan layar

NASIONAL

Pengusaha Didakwa Suap Juliari Rp32 Miliar Kasus Bansos
Tenaga kesehatan khusus menangani pasien covid-19. Foto/Antara

NASIONAL

Meski Tak Terima SMS, Semua Nakes Tetap Suntik Vaksin