Home / NASIONAL

Rabu, 13 Januari 2021 - 19:08 WIB

Pemerintah Berharap DPR Setujui Komjen Listyo Jadi Kapolri

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Foto/Antara

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menyatakan bahwa pemerintah berharap DPR RI bakal menyetujui usulan untuk menempatkan Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) pengganti Jenderal Idham Azis.

“Saya harap DPR bisa menyetujui Kapolri yang diusulkan,” kata Pratikno saat memberikan keterangan pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (13/1).

Kata Pratikno, pemerintah juga berharap DPR bisa secepatnya memproses pencalonan Listyo dengan tenggat 20 hari. Agar, lanjut dia, kepolisian segera memiliki pemimpin definitif yang baru.

“Pemerintah berharap bisa ditindaklanjuti DPR secepatnya, 20 hari. Kami harap bisa lebih cepat dari itu sehingga kita bisa dapat Kapolri definitif,” tutur dia lagi.

Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani berkata bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti usulan nama calon Kapolri yang telah disampaikan oleh Jokowi sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Menurutnya, DPR akan segera menggelar uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR.

“DPR akan menjalankan proses tersebut sesuai ketentuan perundang-undangan dan mekanisme yang berlaku dan kita akan dapat segera mengetahui apakah Kapolri yang ditunjuk Presiden mendapatkan persetujuan dari DPR,” kata Puan.

Sebelumnya, Jokowi mengusulkan Listyo sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Idham. Usulan nama Kapolri ini tertuang dalam Surpres yang diserahkan Pratikno ke Pimpinan DPR, Rabu (13/1).

“Hari ini surpres telah kami terima dari presiden yg mana presiden menyampaikan usulan pejabat mendatang tunggal yaitu Listyo,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (13/1).

Pengusulan ini pun mengartikan bahwa Listyo menepikan empat nama calon lain yang diusulkan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yaitu Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, serta Kalemdikpol Komjen Arief Sulistyanto.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Aksi unjuk rasa penolakan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) berlangsung di sejumlah kota pada 20 Oktober 2020. Foto/Antara

NASIONAL

Ramai-ramai Tolak Omnibus Law, dari Jakarta hingga Surabaya
PSBB transisi DKI Jakarta. Foto/Ist

NASIONAL

Pemprov DKI Bakal Segera Evaluasi PSBB Transisi
Permohonan SKCK di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat meningkat sejak ada lowongan penerimaan CPNS secara nasional. Foto/Antara

NASIONAL

Cara dan Syarat Buat SKCK Tanpa Dipungut Biaya
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran beserta dengan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman meninjau lokasi banjir Kabupaten Bekasi. Foto/Istimewa

NASIONAL

Kapolda dan Pangdam Jaya Tinjau Banjir di Kabupaten Bekasi
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Foto/Ist

NASIONAL

Kemendikbud Luncurkan Merdeka Belajar Jilid Enam
Anggota Komisi IV DPR RI Slamet Ariyadi. Foto/Ist

NASIONAL

Masyarakat Harus Cintai Produk Dalam Negeri
Ilustrasi airsoft gun. Foto/Istimewa

NASIONAL

Seorang Pria di Cengkareng Todong Satpam Pakai Airsoft Gun
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Foto/Antara

NASIONAL

Istana Tutup Pintu Soal Revisi UU Pemilu dan Pilkada