Home / EKONOMI

Rabu, 20 Januari 2021 - 22:07 WIB

Pemerintah Jamin Harga Karkas Daging Sapi di Bawah Rp100 Ribu

Harga daging sapi di pasar tradisional Klaten, Jawa Tengah tembus Rp140.000 per kg pada H-2 Lebaran. Foto/Antara

Harga daging sapi di pasar tradisional Klaten, Jawa Tengah tembus Rp140.000 per kg pada H-2 Lebaran. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) menyatakan pemerintah akan memberi jaminan bahwa harga karkas daging sapi di bawah Rp100 ribu per kilogram (kg) dalam beberapa waktu ke depan. Jaminan ini merupakan hasil dari rapat bersama antara Kementerian Perdagangan (Kemendag), pedagang, dan distributor.

“Pemerintah menjamin harga karkas tertinggi di bawah Rp100 ribu per kg, yaitu dengan harga (saat ini) Rp95 ribu per kg (dari distributor),” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APDI Asnawi dalam keterangannya, Rabu (20/1).

Asnawi mengatakan pemerintah, pedagang, dan distributor yang diwakili oleh Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo) telah sepakat bahwa harga karkas daging sapi terendah akan berada di angka Rp94 ribu per kg dan tertinggi Rp95 ribu per kg. Bila harga naik, maka pemerintah menjamin harganya akan tetap berada di bawah Rp100 ribu per kg.

Sementara untuk harga timbang sapi hidup terendah di tingkat feedloter disepakati sebesar Rp48.500 per kg. Sedangkan tertingginya di kisaran Rp49 ribu per kg.

Atas kesepakatan itu, harga daging sapi di tingkat pengecer atau pedagang pasar akan berada di angka Rp130 ribu per kg. Harga itu, kata Asnawi, akan berlaku mulai hari ini sampai setidaknya dua bulan ke depan.

Ketika harga tinggi, sambungnya, Kemendag akan menerbitkan izin impor daging sapi siap potong dari Australia dan Meksiko. Namun, belum diketahui berapa estimasi kuotanya.

Asnawi hanya mengatakan bahwa langkah ini akan dilakukan Kemendag sebagai upaya memenuhi kecukupan stok daging sapi di dalam negeri. Khususnya untuk memenuhi kebutuhan jelang Ramadan, sehingga impor akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Pemerintah akan mengambil alternatif sapi siap potong yang berasal dari Australia dalam rangka menekan harga dari Rp95 ribu menjadi di bawah Rp95 ribu per kg. Ini (impor) dalam waktu dekat, dua bulan ke depan,” ujarnya.

Saat ini, harga daging sapi tengah meningkat. Hal ini membuat pedagang merugi karena sepi pembeli, sehingga memutuskan untuk mogok jualan.

Mogok jualan dilakukan oleh para pedagang sapi di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) mulai hari ini hingga Jumat (22/1) nanti. Mogok akan berakhir bila Kemendag mengumumkan hasil kesepakatan antara pemerintah, pedagang, dan distributor dari rapat yang digelar pada Selasa kemarin.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Pusat perkantoran di kawasan Thamrin Jakarta sepi karena pandemik covid-19. Foto/Antara Foto/Nova Wahyudi

EKONOMI

Oktober 2020, Inflasi DKI Tetap Rendah dan Terkendali
Karyawan bank menghitung tumpukan uang Rupiah. Foto/MI/Ramdani

EKONOMI

Bank BUMN Restrukturisasi Kredit UMKM Rp189 T
Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Marwan Cik Asan. Foto/Ist

EKONOMI

Alokasi Penerima Subsidi Perlu Dibenahi
Presiden Joko Widodo. Foto/Antara

EKONOMI

Jokowi: Potensi Wakaf di RI Capai Rp2.000 T
Pelaku UMKM memperlihatkan produknya di marketplacr online. Foto/Antara/Andreas Fitri Atmoko

EKONOMI

Pemerintah Harus Beri Subsidi Ongkir untuk UMKM Online
Perajin tempe. Foto/Antara

EKONOMI

Belum Ada Indikasi Penimbunan Kedelai
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah.

EKONOMI

Kebijakan Fiskal Ekspansi-Konsolidatif RAPBN 2021 Untuk Bangkitkan Ekonomi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Foto/Antara

EKONOMI

Menhub Bakal Kembangkan KRL di Berbagai Daerah