Home / EKONOMI / UMKM

Kamis, 24 September 2020 - 09:18 WIB

Pemerintah Permudah Penyaluran Kredit bagi UMKM

UMKM batik. Ist

UMKM batik. Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Pemerintah terus berupaya memulihkan perekonomian nasional dengan menyasar peran dan potensi usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM). Salah satunya dengan memperluas penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) bagi UMKM melalui sejumlah mitra platform digital seperti Gojek, Grab Indonesia, Tokopedia dan Shopee Indonesia.

“Untuk meningkatkan peran UMKM sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi dan penyerap tenaga kerja pada masa pandemi Covid-19, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pembiayaan UMKM dengan memberikan kemudahan akses, penundaan pembayaran dan menyediakan tambahan subsidi bunga sehingga murah dan meringankan UMKM melalui pelonggaran kebijakan KUR,” kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartato di Jakarta, Rabu (23/9).

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan pelonggaran KUR tersebut merupakan bagian dari program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang bertujuan untuk memperkuat daya beli dan produksi. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran PEN untuk UMKM sebesar Rp123,46 triliun dari anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp695,20 triliun pada tahun 2020. Program PEN tersebut masih akan berlanjut hingga tahun 2021.

Pemerintah memberikan prioritas kepada pemulihan UMKM karena perannya yang strategis bagi perekonomian nasional dimana kontribusi UMKM mencapai sebesar 61,1 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan menyerap 97 persen tenaga kerja (116,9 juta tenaga kerja).

“Pelonggaran Kebijakan KUR tersebut berupa pemberian tambahan subsidi bunga KUR sebesar 6 persen, sampai dengan Desember 2020, sehingga suku bunga KUR tahun 2020 menjadi 0 persen untuk semua jenis skema KUR (KUR Super Mikro, KUR Mikro, KUR Kecil, KUR Khusus, dan KUR TKI),” terang Airlangga.

Pelonggaran kebijakan KUR adalah penundaan angsuran pokok KUR dengan jangka waktu paling lama 6 bulan, relaksasi ketentuan restrukturisasi KUR, dan relaksasi pemenuhan persyaratan administrasi dalam proses pengajuan KUR.

Selain itu, pemerintah juga menunda penetapan target penyaluran KUR sektor produksi tahun 2020 yang sebelumnya ditetapkan sebesar 60 persen, sehingga penyaluran KUR untuk sektor perdagangan tidak dibatasi lagi maksimum 40 persen.

Penundaan penetapan target sektor produksi ini rencananya akan dilaksanakan sampai dengan 2021 atau sewaktu-waktu sesuai perkembangan kondisi perekonomian.

Bentuk dukungan Pemerintah terhadap UMKM selanjutnya yaitu dengan membuat skema KUR baru yaitu KUR Super Mikro. Sasaran utamanya ialah pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau Ibu Rumah Tangga yang menjalankan usaha produktif.

Skema tersebut disalurkan dengan suku bunga 0 persen sampai dengan 31 Desember 2020. Pemerintah juga memberikan kemudahan persyaratan seperti tidak ada jaminan tambahan dan minimum lama usaha calon penerima KUR dan digantikan dengan keikutsertaannya dalam program pendampingan atau pelatihan.

“Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan bagi UMKM untuk bertahan dan bangkit pada masa Pandemi Covid-19. Pemerintah optimistis bahwa perekonomian Indonesia dapat tumbuh dan penyebaran Covid-19 dapat ditekan,” tutur Airlangga.

Salah satu bentuk implementasi kebijakan penguatan UMKM adalah dengan penyaluran KUR yang pada kesempatan ini diwakilkan oleh 3 Bank Penyalur KUR yaitu BRI, Bank Mandiri, dan BNI bagi UMKM mitra platform digital yang digelar hari ini. Penyaluran KUR tersebut secara luring terbatas diadakan di kantor Kemenko Perekonomian dan dihadiri oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Secara daring, acara tersebut disaksikan oleh sekitar 1.000 UMKM mitra platform digital. Selanjutnya diharapkan penyaluran KUR kepada UMKM mitra platform digital tersebut dapat dilanjutkan dan diperluas dengan penyaluran KUR dari 42 Penyalur KUR lainnya.

“Total KUR yang disalurkan oleh Bank Penyalur KUR pada hari ini mencapai Rp31,08 miliar yang diberikan kepada 294 debitur UMKM. Dari total penyaluran KUR hari ini terdapat pula penyaluran KUR Super Mikro sebesar Rp70 juta kepada 8 UMKM. Penyaluran KUR hari ini merupakan tahap awal yang akan ditindaklanjuti dengan penyaluran KUR kepada 12 juta UMKM mitra platform digital yang potensial menerima KUR,” ujar Airlangga.

Realisasi KUR hari ini menambahkan kembali kinerja penyaluran KUR dari Januari sampai 18 September 2020 yang telah mencapai Rp111,21 triliun (58,53 persen dari target penyaluran KUR tahun 2020 sebesar Rp190 triliun) dan diberikan kepada 3,28 juta debitur. Penyaluran KUR yang sangat baik tersebut juga diikuti dengan kualitas KUR yang terjaga dengan baik. Hal tersebut tercermin dengan tingkat NPL KUR terjaga sebesar 0,87 persen pada posisi September 2020.

Di tengah masa pandemi Covid-19 terdapat permintaan penambahan plafon KUR dari beberapa penyalur KUR. Hal tersebut menjadikan total plafon KUR tahun 2020 yang telah didistribusikan sebesar Rp208,85 triliun. Jumlah tersebut termasuk Rp11,3 triliun plafon KUR Super Mikro dan permintaan tambahan plafon KUR untuk skema lainnya.

“Upaya pemerintah dengan bantuan dari berbagai pihak, termasuk platform digital diharapkan dapat menumbuhkan kembali aktivitas usaha UMKM dan mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional,” tutur Airlangga.

(*)

Share :

Baca Juga

Presiden Jokowi memberi Banpres. Foto/BPMI Setpres

UMKM

Kuota Bantuan 2,4 Juta UMKM Ditambah 3 Juta, Cek dan Penuhi Syarat Ini
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Foto/Antara Foto/Hafidz Mubarak A

EKONOMI

Menko Luhut Ajak Negara Pulau dan Kepulauan Ciptakan Inovasi
Ojek daring terdampak pemberlakuan PSBB. Pengemudi ojek daring menunggu pesanan di kawasan gedung perkantoran Sudirman, Jakarta. Foto/Antara

EKONOMI

Realiasasi PEN 2021 Capai Rp76,59 Triliun Per 17 Maret 2021
Bank Syariah Indonesia diresmikan. Foto/MI

EKONOMI

Dongkrak Pembiayaan Konsumer, BSI Manfaatkan DP 0 Persen
Menko Perekonomian Airlangga Hartato. Ist

EKONOMI

Airlangga Sebut Pemulihan Ekonomi RI Sudah Terlihat Nyata
Ilustrasi--UMKM. Foto/Antara

UMKM

Usaha Mikro Kecil Diizinkan Beri Upah Pekerja di Bawah UMP

EKONOMI

UMKM Harus Proaktif agar Dapat Restrukturisasi Kredit
Presiden Joko Widodo membuka Jakarta Food Security Summit (JFSS) ke-5 Tahun 2020 secara virtual, sebagaimana ditayangkan dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu, 18 November 2020. Foto/BPMI Setpres

EKONOMI

Klaim UU Ciptaker Dapat Perbaiki Iklim Usaha dan Investasi